01

15.6K 689 5
                                        

Shani yang baru saja pulang langsung menuju toko kue yang di kelola oleh orang tuanya sejak perusahaan sang ayah jatuh bangkrut..

"Sore yah, bun.. "Shani menghampiri ayah dan bundanya lalu mencium pipi

"Loh nak.. Kamu kok kesini? Emang gak cape, abis kuliah langsung bantuin bunda di toko"bunda risa mengusap lembut pundak putrinya

"Enggaklah bun.. Ayah saja yang sakit masih semangat, shani yang sehat kok ngeluh cape.. Padahal apa yang bunda juga ayah lakukan di toko kue ini demi masa depan shani juga.. Jadi sekarang bunda ayah diam.. Biarkan shani yang melayani konsumen "bagi risa juga danu, shani adalah anugerah tuhan yang paling berharga.. Mungkin harta hilang dapat dicari tapi mendapatkan anak yang baik seperti putrinya itu sulit sekali..

Shani melayani beberapa pelanggan yang membeli kue di tokonya, sedangkan ayah dan bundanya memperhatikan dari kursi-kursi yang memang di sediakan oleh mereka jika ada pembeli yang menginginkan makan kue ditempat.

Sebagai seorang ayah, danu menginginkan sesuatu yang terbaik untuk putrinya. Sejak Kecelakaan mobil yang mengakibatkan dirinya lumpuh juga perusahaannya bangkrut, dia tidak bisa lagi memberikan kemewahan yang pernah dia berikan dahulu.

Danu sedih dengan nasib putrinya sekarang karna di usia muda, shani sudah menghabiskan waktunya hanya untuk membantu orang tuanya mengelola toko kue. Masa kanak-kanak juga remaja shani benar-benar dihabiskan di toko kue bersama ayah bundanya, bahkan shani lebih memilih membantu orang tua dari pada main atau pun nongkrong sepulang sekolah bersama teman-temannya.

Danu maupun risa tidak pernah melarang putrinya bermain, nongkrong atau belanja bersama temannya tapi memang sudah menjadi pilihan shani untuk lebih memilih meringankan tugas orang tuanya di toko. Sungguh! Alangkah beruntungnya risa juga danu memiliki anak seperti shani, seorang Putri yang begitu mengerti kondisi orang tuanya saat ini.

menjelang malam tiba-tiba toko didatangi sejumlah orang berpakaian rapih

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

menjelang malam tiba-tiba toko didatangi sejumlah orang berpakaian rapih.. Danu yang mengenali siapa orang yang datang langsung mendekati orang tersebut dengan kursi rodanya..

"Pak syabas, selamat datang di toko kami,mari pak duduk.. "danu menyambut pria paruh baya diantara pria-pria bertubuh tegap itu

"Tidak usah, saya berdiri saja.. "

"Baiklah.. Shani buatkan bapak-bapak minuman"

"Iya yah.. "

Pak menghentikan langkah shani karna lagi-lagi pak syabas menolaknya "tidak usah nak.. Pak danu saya kesini memiliki keperluan penting dengan bapak. Jika bapak masih ingat kejadian 12 tahun lalu dimana mobil bapak menabrak mobil anak saya hingga menyebabkan anak saya meninggal dunia, disini saya akan ingatkan kembali sebelum saya berbicara keintinya"

"Saat itu kondisi bapak pun dalam keadaan yang tidak baik sehingga saya juga yang lainnya memutuskan untuk tidak menuntut bapak dan membebaskan bapak dari segala hukuman.. Kita semua menganggap itu takdir dan tidak memperpanjang masalah saat itu"pak syabas kembali sedikit menceritakan masa lalu yang kelam itu

True Mother's LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang