drakkk... drakkk... drakkk...
suara langkah kaki memecah keheningan malam dirumah sakit.. lampu-lampu yang terang menderang tidak membuat langkah itu terhenti. suara decitan pintu terbuka membuat mata yang terpejam akhirnya terbuka. ada rasa khawatir dan was-was ketika bayangan seorang pria bertubuh tinggi, memkai jaket kulit dan menutupi wajahnya dengan topi,masker juga kacamata..
"SIAPA ANDA!!!LANCANG SEKALI MEMASUKI KAMARKU"
suara tertawa keras sedikit menggema namun tidak membuat orang diluar mendengarnya " kau tidak mengenali dirimu sendiri abimanyu!!! HAHAHA.. kau sudah seperti tikus yang tidak berdaya.. kau lupa siapa dirimu?diriku? sebenarnya!!! kau terlalu buta akan cinta yang tampa kau sadari jika cintamu hanya menjerumuskan kamu pada dunia KELEMAHAN!!!"
"aku tidak tau maksud anda mengatakan itu dan aku tidak peduli dengan apa yang anda katakan itu.. jika pun mau akan aku panggil security untuk menyeret anda dari kamar ini" Abimanyu yang sudah siap akan menghubungi security tiba-tiba badannya kaku dan tidak bisa menggerakan tangan atau tubuhnya..
"jangan pura-pura bodoh abimanyu.. kau sedang di tipu daya oleh mertua juga istrimu, mereka berpura-pura baik demi membalaskan dendam mereka padamu.. maka sadrlah sebelum semuanya berakhir"tiba-tiba lampu kamar mati dan menyala dalam sekejab. seorang pria dihadapan abimanyu menghilang namun bisikan ditelinga abimanyu terus memutar..
"balaskan perbuatan mertuamu pada anaknya maka semua terlihat adil bagimu"itulah bisikan kecil yang terus memutar di telinga abimanyu..
tangan abimanyu mulai mengepal kuat, pandangannya sudah tidak seteduh biasanya.. emosinya kembali terbakar. abimanyu mengingat perbuatan jahat mertuanya selama dirinya disekap.. "DANU AKU AKAN MENGHANCURKANMU!!!"
GUYS APAKAH HARUS AKU LANJUT CERITA INI???
