19.

334 9 0
                                        

Setelah terjadi pertengkaran yang hebat pada malam itu. Kini sekarang dua sejoli sedang berbincang serius berada di dalam kamar mereka.

"kamu jahat mas!" tekan prisa

"kamu dengan entengnya ngomong kaya gitu sama anak aku!" ketua prisa lagi

Baraq hanya terdiam mendengar omelan dari sang istri. Ia juga masih merenungkan kesalahan yang sudah ia buat.

"vina itu anak kita mas, vina dan vira itu lahir dari rahim aku! mereka lahir bersama mereka keluar bersama bisa bisanya kamu bedain mereka mas! aku mohon ubah sikap kamu! aku nggak suka mas !aku udah nggak tahan kalau kamu kaya gini terus! mau sampai kapan mas hah?!" marah prisa dengan mata yang sudah berkaca kaca

"sakit hati aku mas, saat kamu pukul vina dengan tangan kamu , kamu kasar ke dia seakan akan vina itu bukan anak aku . Aku ibunya mas! aku yang merasakan sakit! sakit mas hiks disini sakit" ucap prisa dengan air mata yang sudah mengalir deras

hikss

hikss

Tangisan prisa pun semakin menjadi, kaki prisa sudah sangat lemas ia pun terduduk menatap kosong suaminya. Yang sedari tadi hanya diam. Tak bersuara.

Lalu baraq pun mendekat ke arah prisa dan memeluk istrinya itu. Namun dengan cepat prisa menolak pelukan itu, prisa memberontak .

"lepas!" ucap prisa dingin

"aku.kecewa.sama.kamu.mas" tekan vina pada baraq dengan mata yang sudah menahan amarah.

"maaf"  kata baraq , yang sedari tadi hanya diam tak bersuara.

"buat?" tanya prisa

"bu-" jawab baraq terpotong

"nggak ada gunanya kamu minta maaf sama aku, minta maaf tuh sama anak aku! ELVINA ALEXCIA ROBINSON!" tekan prisa

"a-aku nggak bisa"

"nggak bisa? iya? kalau vina mati apa kamu nggak akan menyesal mas? umur itu nggak ada yang tahu!"

"DIAM PRISA!" bentak baraq, yang sedari tadi menahan amarahnya.

"KENAPA? HAH? KAMU TAKUT KAN? KAMU PENGECUT MAS!" bentak prisa tak kalah seru

"AKU NGELAKUIN INI ADA ALASAN PRISA!"

"ALASAN APA LAGI HAH? KARENA ADIK KAMU MENINGGAL  IYA? KAMU ADA BUKTI KALAU VINA YANG MEMBUNUH ADIK KAMU? LAGI PULA DULU VINA MASIH KECIL MAS! DIA BELOM TAHU APA APA!" marah prisa yang sudah tak terkendalikan

"semua itu nggak mudah prisa! kamu bukan aku kamu nggak pernah jadi diri aku!" ucap baraq sambil melangkah keluar kamar meninggalkan prisa yang masih menangis.

_____________________

Ditempat lain, vina sedang menangis ia selalu mengingat perkataan papanya malam itu. Ia tidak berpikir sejauh itu. Bahwa kenyataan papanya membencinya .

@elvinarobinson

@elvinarobinson

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
STORY ELVINA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang