Kedatangan Leon

7.8K 878 3
                                        

[Master bangunlah, sebentar lagi jenderal Leon sampai ke istana]

Mendengar itu Fiona langsung membuka matanya, "A-apa?" Tanyanya memastikan.

[Jenderal Leon akan segera tiba kurang dari 30 menit master!]

Fiona tergesa-gesa berlari keluar pintu kamarnya dan meminta pelayannya untuk segera menyiapkan air untuk dia mandi.

"Putri anda seharusnya tidak keluar dengan pakaian tidur anda!" Pekik salah satu pelayan Fiona.

Para pengawal langsung memalingkan pandangan mereka.

"Lupakan! Cepatlah siapkan untukku mandi!" Perintah Fiona.

Para pelayan itu membawa sang putri memasuki kamar dan segera menyiapkan segala yang dibutuhkan.

30 menit berlalu, tapi para pelayan itu belum juga selesai mendandani sang putri.

"Cepatlah!" Ucap Fiona.

"Maaf yang mulia anda harus kami dandani dengan cantik" Ucap salah satu pelayan.

Fiona meremas gaunnya kesal, sedari tadi wajahnya terus dipolesi makeup. "Aku sudah cantik! Berhentilah mengolesi makeup itu!" Bentak Fiona.

Para pelayan itu terkejut dan langsung menundukkan pandangan mereka. Baru kali ini mereka dibentak oleh sang putri.

Fiona langsung melangkah keluar kamarnya meninggalkan para pelayan yang khawatir di belakangnya.

Hari ini dia keluar kamar tanpa memakai makeup tebal dan lebih terlihat natural daripada biasanya, mahkota yang seharusnya ia gunakan pun tidak ia pakai.

Dengan rambut terurai dan gaun putihnya, Fiona terlihat seperti pengantin yang kabur dari acara pernikahannya. Dia berlari melewati lorong istana menuju ke ruang utama.

🌹

"Apakah Jenderal sudah kembali?" Tanya Fiona kepada para pengawal yang menjaga pintu ruang utama.

Para pengawal yang melihat sang putri terengah-engah dengan keringat terlihat jelas membuat mereka kesal, pelayan mana yang membiarkan putri berpenampilan berantakan. Jika Kaisar mengetahuinya para pelayan itu akan dihukum.

"Cepat katakan!" Perintah Fiona yang sudah tidak sabar mendengar jawabannya.

"Jenderal sudah kembali putri, dan sedang menghadap yang mulia kaisar" Jawab pengawal itu.

"Buka pintunya sekarang!" Perintah Fiona dengan tegas.

Pengawal itu tersentak.

"Cepat!" Perintahnya dengan lebih tegas.

Pengawal itu tidak mau membuka pintu itu. Tapi karena melihat sang putri yang bersikap tegas itu mereka tidak punya pilihan lain.

"Yang mulia putri memasuki ruang utama" Ucap Pengawal itu lantang.

Fiona langsung memasuki ruangannya, ditatapnya sang jenderal yang menundukkan kepalanya menyembunyikan wajah frustasinya itu.

Sang Kaisar yang melihat penampilan putrinya berantakan menjadi kesal. Tapi kemudian khawatir ketika melihat putrinya itu meneteskan air matanya.

Fiona berjalan mendekati sang jenderal yang masih menunduk dengan wajah frustasinya.

Lalu dia mengalihkan pandangannya kepada Kaisar, "Se-semoga kejayaan terus menyinari kekaisaran Vorexar" Salam Fiona dengan sopan kepada Kaisar.

Kaisar langsung mendekati putrinya dan menghapus air mata di pipinya. Mengabaikan pandangan orang-orang yang menatapnya di ruangan itu.

Fiona memaksakan dirinya untuk tersenyum, kemudian menatap sahabatnya itu, Leon.

Pembalasan [18+]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang