PART 15: STALKER

58 6 0
                                        

Happy reading♡

° ° ° ° °

Bunyi jam di dinding membuat keheningan malam di tengah dua orang gadis yang sibuk dengan kegiatannya masing-masing.

Airin--gadis itu sibuk sibuk dengan gawai di tangannya, sedangkan Rana sibuk dengan buku-buku pelajaran.

Lelah dengan keheningan yang terjadi, Airin berseru, "Ran?!"

Menoleh sekilas, Rana lalu melanjutkan belajarnya.

"Oke. Gue bakalan cerita tentang crushh gue," ujar Airin.

Menoleh cepat, Rana lalu menjawab, "siapa?"

Menahan malu untuk berkata, muka Airin tiba-tiba berubah menjadi merah.

"Bang Argi," jawabnya.

"Enggak kaget lagi, sih, gue. Soalnya lo kalo gue liatin selalu ngeliat ke Argi," jawab Rana.

"Hehe~" Airin menyengir lebar.

"Jangan cerita sama siapa-siapa, ya," ujar

"Hmm."

"Janji?"

Rana tersenyum misterius. "Janji."

"Jadi, Rana?"

"Apa?"

"Mau tolong aku cari informasi tentang, bang Argi?" tanya Airin.

"Ayo, kita jadi stalker," jawab Rana.

"Asik."

Mengambil gawai milik Airin, Rana membuka aplikasi yang terkenal di kalangan remaja, yaitu Instagram.

"Siapa nama panjang Argi?" tanya Rana.

"Argi Mahardika."

Jari-jari Rana lalu dengan lincah menekan huruf-huruf yang ada di keyboard smartphone Airin. Tidak sulit mencari sebuah akun di aplikasi Instagram.

"Ketemu?!" pekik Rana.

"Mana-mana?" Airin dengan cepat merebut smartphone-nya kembali.

Argi lumayan di kenal orang ternyata. Terlihat dari followersnya yang 15 ribu.

"Gila! cakep-cakep banget fotonya. Ma sya Allah," kagum Airin melihat foto di akun tersebut.

"Rin? bang Argi, tuh, kelas 11 apa?" tanya Rana.

Dengan terus menscroll akun Instagram Argi, Airin menjawab, "11 MIPA 1."

"Wih, anak pintar ternyata," kaget Rana.

"Hmm."

"AKH!!" pekik Airin tiba-tiba.

Rana terkejut, lalu melihat apa yang di lihat Airin dari layar smartphone. Tiba-tiba gelak tawa terdengar dari kamar tersebut.

Rana dan Airin sama-sama tertawa melihat foto tersebut. Foto itu memperlihatkan muka Argi yang tersenyum lebar. Itu sekitar tahun 2017. Rambut di foto itu juga terlihat seperti di berikan minyak rambut. Di foto tersebut, Argi sangat terlihat seperti jamet.

"Sumpah ... dia dulu waktu masih SMP enggak kaya gini tampilannya." Airin dengan tawa yang belum mereda berbicara.

"Seriusan?"

"Hmm."

Perlahan tawa yang semula sangat terdengar sampai keluar kamar itu berhenti. Keheningan terjadi beberapa menit, hingga Rana memecahkan keheningan tersebut dengan pertanyaannya.

"Lo tau dari mana dia dia enggak berpenampilan begitu?"

"Gue sering liatin dia dulu. Gue kan suka dia dari SMP," jelas Airin.

"Berarti dia gitu di sosmed doang dong?" tanya Rana.

Airin mengangguk ragu. "Mungkin."

"Okey. Sekarang, lo mau mem-follow bang Argi gak?" tanya Rana.

"Iya. Gue juga mau nyari Facebook dia," jawab Airin.

"Okey." Rana lalu menekan tombol bertuliskan 'ikuti'.

"Udah gue follow. Sekarang, lo bisa mantau SG dia," kata Rana.

SG atau yang biasa di sebut snapgram adalah salah satu fitur di aplikasi Instagram yang sering digunakan untuk membagikan posting singkat. Snapgram tersebut akan dilihat pengguna lain dan akan bertahan selama 24 jam.

"Sip dah."

Argi.mrdka mulai mengikuti anda

"OMO!! RIN," kaget Rana.

"Apa-apa?"

"Langsung di follback, dong," ujarnya.

"Dari siapa?" tanya Airin.

Rana memberikan smartphone yang dipegangnya kepada Airin. Saat melihat notifikasi tersebut, Airin berteriak histeris.

"Gila!! gue di follback, dong." Airin kesenangan bukan main. Gadis itu sampai berguling-guling di atas kasur Rana.

Tok tok tok

Ketukkan pintu membuat kedua gadis tersebut saling menatap. Tiba-tiba ....

"Jangan berisik. Nanti tetangga keganggu sama suara kalian." Itu adalah suara ayah dari Rana. Tampaknya beliau terganggu atas suara kedua gadis tersebut.

"Iya, Yah." Rana berteriak dari kamarnya. Setelahnya, tidak terdengar lagi suara dari luar.

"Fyuh~ untuk bokap lo enggak marah," ujar Airin.

"Bokap gue jarang marah kalo ada tamu," kata Rana.

° ° ° ° °

Airin dan KisahnyaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang