Happy reading
° ° ° ° °
'Rin, pantai yuk?'
Minggu pagi hari ini begitu terasa indah, apalagi tiba-tiba dichat ayang seperti itu saat bangun tidur.
Airin mengusap matanya. Dia tidak salah bacakan? ini serius Argi mengajaknya ke pantai? wah, momen yang langkah.
'Boleh, bang. Kapan?'
Tidak butuh waktu lama, chatnya langsung dibalas.
'Nanti, jam 2. Bisakan?'
Senyum Airin semakin mengembang, apalagi sepertinya lelaki itu sedang bermain game dan rela membalas chatnya di tengah-tengah permainan.
Bagaimana Airin tau lelaki itu tengah bermain game? Itu karena tulisan dibawah profilnya tidak tertulis online.
Jari mungil Airin lalu membalas chat tersebut.
'Bisa dong, apa sih yang nda bisa buat ayangku ini. btw kamu lagi main game ya?'
Chat tersebut segera mendapatkan balasan.
'Oke, nanti aku jemput. Iya, aku lagi main game.'
Airin semakin tersenyum. Otaknya berfikir seperti 'jika Argi rela membalas chatnya saat lelaki itu bermain game, berarti aku prioritasnya kan?' dan mengingat hal itu, Airin menjadi semakin senang.
Minggu pagi ini benar-benar indah bagi Airin. Sudah diajak ke pantai, eh malah jadi prioritas si ayang. Ah, jika ini diceritakan kepada Rana, gadis itu pasti akan iri. Airin jadi tidak sabar untuk memamerkannya.
Tangan mungil gadis itu lalu mencari room chatnya dengan Rana. Lalu dia mengirimkan screenshot chatan ajakan Argi ke pantai tadi.
'Ketikan doang deckk😛'
Airin mengerutkan keningnya. Lalu tangannya mengetik balasan.
'Itu baru yg ketikan, nanti ku pamerin pelukan 🤪🤪🤪'
Rana membalas chat terbaru dengan cepat.
'Dah kayak orang jadian aj Lo. Tiati dighosting😆 🙏'
Airin membelalakkan matanya. Astaga bisa-bisanya gadis ini ceroboh dan hampir keceplosan ngomong kalo mereka memang sudah jadian.
'Iya-iya, tenang nda bakalan dighosting 🙈😎'
Setelah itu percakapan mereka selesai dengan Rana yang mengirimkan emoji '🗿'.
÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷
Ayang Argi💗
Sayang, kamu udah siap?
Udaaa
Otw.
Tak lama kemudian terdengar suara Maharini yang berseru memanggil Airin.
"Ai, ada pacar kamu, nih," seru Maharini.
Senyum Airin mengembang. Gadis itu segera keluar kamarnya untuk menemui sang kasih dan Mamanya.
"Ayo!" ajak Airin dengan menarik tangan Argi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Airin dan Kisahnya
Novela Juvenil[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA.] [UNTUK DIBACA, BUKAN DIPLAGIAT.] [HASIL IMAJINASI SENDIRI.] Warning⚠️: terdapat kata-kata kasar yang tidak untuk ditiru. HAPPY READING♡ Airin menyukai salah satu anggota OSIS. Argi namanya. Argi ganteng, baik dan ramah...
