Sebelum baca follow dulu ya!
"Cantik" Arsen berkata pelan.
"H-hah?" Tanya Allisya bingung.
"Warna mata lo cantik" Perjelas Arsen.
"Gue suka"
~
"Lo siapa berani perintah gue?"
"Garaa kali ini aja deh, aku janji!" Mohon Nara.
"Gue bilang gak ya nggak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Gara kita mau kemana?" Tanya Nara pelan, jujur saja kali ini Gara lebih seram dari biasanya.
Membuat Nara takut, ia juga tidak tahu kemana Gara akan membawanya. Nara merutuki keputusan bodohnya tadi, seharusnya ia menolak dengan tegas tidak ingin pulang bersama Gara.
Namun Nara tidak tega, jadi lah dia ikuti kemauan laki-laki itu walupun kali ini tidak seperti biasanya.
"Beautiful place" Jawab Gara.
Nara mengangguk, semoga saja Gara tidak ada niat jahat kepadanya. Mata Nara menangkap stand penjual Ice cream, langsung saja dia menepuk pelan pundak Gara, menandakan laki-laki itu untuk berhenti.
"Garaa stop, aku mau beli ice cream dulu boleh?" Mata Nara terlihat berbinar.
Gara menepikan motornya, ikut menatap penjual ice cream yang berlawanan arah dari mereka.
"Hmm"
Laki-laki itu memutar arah, dan berhenti tepat di stand penjual ice cream. Gara membuka helm full facenya, menyugar rambut kecoklatan miliknya.
Gara menoleh ke arah Nara, memerintahkan gadis itu untuk turun dan membeli apa yang dia mau.
"Gara gak mau? Ice cream enak tau" Bujuk Nara.
"Gue gak suka manis" Beritahu Gara.
"Ohh kamu gak suka manis" Nara mengangguk-anggukan kepalanya lucu, mendapatkan fakta baru bahwa laki-laki yang ia suka tidak menyukai manis.
Nara menghampiri sang penjual, mulai memilih-milih varian apa yang akan dia pilih. Pada akhirnya Nara memilih varian green tea karena ia suka dengan rasa itu.
Setelah membayar, Nara mulai mencicipi ice cream yang ia beli. Lalu kembali pada Gara, angin di sini memang sedikit kencang karena dekat dengan pantai.
Laki-laki itu terlihat menutup mata, menikmati hembusan angin yang menerpa wajah tampannya.
"Udah?" Gara membuka matanya, membuat Nara kaget karena ia melamun melihat ketampanan laki-laki itu.
"U-udah" Jawab Nara gugup.
"Buru naik" Titah Gara.
Nara memberikan ice cream nya untuk Gara pegang, karena ia agak kesusahan untuk menaiki motor Gara yang tinggi.
Tanpa di sangka-sangka, laki-laki itu menjilat ice cream green tea milik Nara. Gara meringis, merasa aneh dengan rasa yang dia coba.
"Gak enak" Protes Gara.
"Enak kok, malah ini gak terlalu manis"
"Gue lebih suka taro dari pada ijo gak enak yang lo beli ini" Tutur Gara.
"Hemmm, ayo jalan keburu sore Gara" Nara malas meladeni Gara, yang ada tidak akan selesai.
Tidak lebih dari lima menit, Gara menepikan kembali motornya. Kali ini hamparan pantai yang menyambut mereka, dengan ombak kecil yang menghiasi.