5. [ GARA GAK JELAS ]

23.7K 1.9K 157
                                        

HAPPY READING!!

DON'T FORGET VOTE AND COMMENTS!!

Istirahat kali ini Nara hanya makan seorang diri, tanpa ditemani Allisya karena perempuan itu sudah di bawa lebih dulu oleh Arsen.

Nara tidak ingin ikut campur dalam urusan kedua remaja tersebut, toh ia pun tidak memaksa Allisya untuk bercerita terlebih dahulu kali ini.

"Bosen banget deh" Gerutu Nara sembari menusuk-nusuk bakso yang berada di mangkok.

"Nara" Panggil seseorang dari arah belakang.

Nara langsung menoleh dengan cepat, dan mendapati Kenzo tersenyum manis ke arahnya.

Kenzo menempatkan diri di samping Nara, mengulurkan susu kotak coklat kepada gadis favoritnya.

"Makasiiii Kenzo, kamu dateng di waktu yang tepat!" Nara menerima susu kotak pemberian Kenzo, lalu meminumnya.

Tidak peduli tadi ia habis memakan bakso yang sedikit pedas, susu kotak bisa membuat moodnya kembali baik.

"Pelan-pelan Ra" Peringkat Kenzo lembut.

Laki-laki itu sibuk memperhatikan Nara yang tengah menyedot susu kotak yang dirinya beli tadi.

"Tumben makan pedes" Celetuk Kenzo yang tidak sengaja melirik mangkuk bakso milik Nara.

"Bete"

"Kenapa cantik? Cerita sama gue" Tutur Kenzo.

"Sebel sama abang, Allisya, Gara semuanya kecuali Kenzo" Jelas Nara dengan wajah cemberut.

"Gimana kalo pulang sekolah kita ke mall?" Ucap Kenzo menawarkan.

"Supaya mood lo balik lagi"

"Mauuu, tapi aku izin dulu sama mama" Ujar Nara antusias.

"Gak perlu, gue udah minta izin sama ortu lo" Jawab Kenzo santai, ya dirinya memang cukup dekat dengan kedua orang tua Nara.

Pas sekali Kenzo menyelesaikan ucapannya, bel tanda istrihat telah selesai berbunyi.

"Lo tunggu di kelas aja, nanti gue kesana" Beritahu Kenzo.

"Siappp!" Nara mengacungkan jempolnya.

"Belajar yang bener"

"Iyaa Kenzo gantengg" Nara terkekeh singkat.

∆∆∆

"Kak udah bel" Beritahu Allisya.

Sejak awal istrihat, Arsen membawa Allisya ke dalam kelas laki-laki itu. Arsen sengaja mengusir teman-teman sekelasnya untuk mengosongkan ruangan ini.

Karena ia ingin berduaan dengan Allisya tanpa di ganggu oleh siapa pun, saat ini Arsen tengah berbaring dengan kepala berada di paha perempuan itu.

Arsen mematikan ponselnya, mendongak menatap Allisya. Terdiam beberapa detik hingga suara Allisya membiarkan lamunannya.

"Kak aku–"

"Gue anter" Potong Arsen, dengan cepat laki-laki ini bangkit lalu merapihkan seragamnya yang sedikit berantakan.

"Tunggu kak"

Nara mengulurkan tangannya untuk membenarkan letak dasi sekolah Arsen, kesempatan ini membuat laki-laki itu bisa leluasa menatap intens gadisnya.

"You look very beautiful" Ucap Arsen pelan, namun bisa Allisya dengar.

Allisya buru-buru menarik tangannya, dan mundur beberapa langkah dari posisi yang terlihat sangat dekat dengan Arsen.

ARSYAGANACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang