Kisah si aneh, unik, dan enerjik Jaemin yang jatuh cinta secara tiba-tiba pada si kakak tingkat yang dingin namun mampu menghangatkan hatinya yang kesepian.
NOMIN
JENO
JAEMIN
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yang nggak sanggup bacanya skip,-skip aja nggak apa-apa. Beberapa scene agak membuat tidak nyaman.
Terimakasih 💕
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
#
Dunia itu lucu. Kadang ia menahan manusia begtu kuatnya agar tetap di bumi, kadang ia hancurkan manusia sekali tepukan tanpa ampun!
Menyiksa! Membunuh tanpa menyentuh.
Malam begitu riuh, semua orang dirumah sakit hilir mudik bersama bsuara derap langkah kaki terburu-buru. Jaemin, anak tersebut duduk melantai di depan ruang IGD, nafasnya tersendat-sendat bersama tangan gemetar coba merapalkan doa. Kedua tangan berlumuran darahnya terangkat, menakutkan! Darah kakak tumpah ruah disana...
Pikirannya belum jernih, semua terjadi secara tiba-tiba dan belum dapat dicerna oleh otaknya. Sama! Sama seperti bagaimana ia ditarik keluar dari toko kue, api berkobar lalu diakhiri dengan menatap mayat mamaw dan adiknya hitam, tak utuh, dan menyakitkan! Lalu mengapa ia harus merasakannya kembali? Bahkan luka pak Raden belum hilang dari hatinya.
Ia tak tahu mengapa kembali pada luka yang sama...
Lamat-lamat pintu terbuka, bersama langkah kaki papa yang tergopoh-gopoh mendekat. Wajahnya memerah dengan air maleleh. Pasti! Pasti hati papa begitu hancur kala kebanggaannya diambang maut.
Jaemin lantas berdiri menyambut papa dan dokter berwajah pias yang keluar dari ruangan. Sebelum mengungkap kata dokter tersebut menghalau nafas begitu berat.
"Maaf—
Setelah kata tersebut semuanya berputar-putar buat kepala berdenyut menyakitkan, namun tak lebih sakit daripada hatinya yang diam-diam roboh tak berbentuk.
—kami sudah berusaha semaksimal mungkin, namun luka pada bagian kepala pasien cukup berat, dan mohon maaf kami tidak bisa menyelamatkannya" Jelas dokter tersebut. Tak lama papa menerobos masuk begitupun Jaemin.