Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

07. SEBUAH TAWARAN

5.2K 307 4
                                        

HALO GENGS!
ADA YANG NUNGGUIN UPDATE AN GA?

VOTE + COMENT.

- HAPPY READING -

...

Cklek.

Dengan pelan pintu terbuka, menampilkan Rey yang tengah mengendap-endap saat memasuki rumah, lalu ia berlari pelan menuju dapur berniat mengambil minum sebentar, namun suara bariton yang tak asing baginya menghentikan langkahnya.

" ALREYZKA ZAIDAN! " Panggil Alle dengan tegas.

Rey menoleh dan mendapati kakak nya sedang berdiri di pucuk tangga dengan tangan yang disilangkan. Rey meringis pelan dan mengangguk sopan, " Eh kakak. "

" Udah! ga ada yang perlu ditutup-tutupin lagi, hari ini juga kakak akan cerita semua kelakuan dan masalah kamu disekolah ke Papa sama Buna! "

Rey melotot dan panik, " Aduh, kak jangan dong. Rey mohon. "

" Kakak ga kasian sama Rey kalo dihukum sama Papa Buna? Ntar kalo Rey dibuang? dititipin ke rumah Oma lagi gimana? terus Rey pulang-pulang sakit kaya dulu, Kaka tega? Terus ntar kalo uang jajan Rey disita setahun gimana? Rey jajan apa, ntar Rey tambah kurus gimana, gak ganteng lagi dong? " Ujar Rey panjang lebar, berharap Alle mengasihani dirinya.

" Emang gue peduli? " Tanya Alle datar.

Sudahlah Rey pasrah sekarang.

Rey berjalan lesu seperti tidak ada tenaga dan tentunya dengan muka datar serta dingin nya. Ya, sifat awal nya kembali jika mood nya sedang berantakan.

•••

Alle membulatkan matanya setelah mendengar penuturan sang Papa.

" Pah? " Raka menanggapi dengan tersenyum sembari menaikturunkan alisnya.

" Gimana, mau ya dijodohin? Mau lah anaknya ganteng juga kok, baik, terus pasti kamu ga bakal nyesel kalo nikah sama dia. Karna ini permintaan kamu sendir-- " Raka terdiam ketika dirinya hampir keceplosan, dan Alle semakin tak mengerti dengan Papa nya itu.

" Kapan Alle minta nikah sama Papa? Perasaan gak pernah. "

Raka mendadak gelagapan.

" Ee, engga. Gak jadi. "

" Jadi gimana, mau ya? " Tawar Raka sekali lagi.

Ya, memang sebelumnya dan sebenarnya niat Alle ingin berbicara pada Raka tentang masalah Rey, namun tak ada angin tak ada hujan tiba-tiba Raka berbicara bahwa Alle akan dijodohkan dengan putra dari rekan bisnisnya.

" Gak, Alle gamau Pah. Alle aja ga kenal sama dia mana gak pernah liat mukanya kaya apa, ntar kalo dia ga sesuai kriteria Alle gimana? "

" Tenang-tenang, putranya teman Papa ini sudah Papa pastikan kalo kriteria kamu masuk dan pas di dia semua. " Tutur Raka.

" Emang Papa tau kriteria Alle kaya apa? Alle pernah cerita emang? " Tanya Alle dengan raut wajah curiga.

" Yaaa, enggak juga si. "

Kening Alle berkerut, " Nah itu gatau, gimana sih. "

" Mau ya sayang ya? " Pinta Raka dengan raut wajah yang sengaja diimutkan.

Alle menatap aneh pada Papanya, " Harus mau banget gitu? " Raka mengangguk antusias.

" Gak tau ah, Alle masih belum kepikiran tentang nikah. " Ujarnya lalu beralih pergi.

Raka menggelengkan kepalanya sembari tersenyum tipis, " Dasar, ntar kalo tau dia siapa juga bakal bilang ' Makasih ya Papa, Papa baik banget deh.' " Monolog nya sembari terkekeh kecil.

ABOUT ALLE'S Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang