Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

15. WITH MRS. ELPRANA

5.5K 292 1
                                        

HEYYO GENGS
APAKABSSS NIH??

JANGAN LUPA VOTE+COMENT!

- HAPPY READING -

...

" Widih vibes pengantin baru. " Goda Rey saat
Shaka dan Alle turun untuk sarapan pagi bersama.

" Diem lo! kita masih musuhan. " Tegas Alle pada Rey.

" Eh kak, btw ntar Rey pinjem motor kakak yang lakik ya buat sekolah. "

" Gak, gak ada pinjem- pinjem barang gue lagi lo. "

" Ck, pelit amat si. Yaudah ntar nebeng pak Aby aja ya pak? " Tanya Rey pada Shaka.

" Saya udah resign dari sekolah kamu Rey. "

Rey melebarkan bola matanya, " Alhamdulilah YaAllah, terimakasih engkau telah menurunkan hidayah pada pak Aby supaya tobat jadi guru bk yang selalu menceramahi muridnya. " Doa Rey dalam gumamnya.
Tapi sekarang ia antara senang dan tidak senang, senangnya ia tak akan mendapat ceramah lagi dan tidak senangnya adalah tidak mendapat tebengan dari kakak ipar nya ini.

" Tapi kamu ngga usah khawatir Rey, karna sudah ada yang menggantikan saya sebagai guru BK disana. " Ujar Shaka.

" HAH?! " pekik Rey.

" Ga jadi seneng deh. " Mereka semua terkekeh mendengar penuturan Rey.

" Yaudah nebeng Delard aja lah. " Ujar Rey pasrah.

•••

Tiga hari berlalu, kini waktunya Alle harus pindah dan jauh dari orangtuanya juga adiknya. Berat, Alle yang biasanya tak pernah sekalipun jauh dari keluarga kini harus jauh untuk berganti mengabdikan dirinya pada suaminya.

Raka mengusap lembut puncak kepala Alle sembari berbisik, " Tugas Papa sekarang udah selesai dan udah diganti sama suami kamu, baik-baik ya, jaga diri. Kalo ada apa-apa jangan sungkan hubungin Papa ya sayang? " Alle mengangguk lalu Raka mengecup sekilas kening putri sulungnya itu.

" Jadi istri yang baik ya, yang nurut sama suami. Pokoknya baik-baik disana. Kalo butuh apa-apa hubungin Buna. " Ujar Nana yang berganti memeluk Alle.

Raka menepuk bahu Shaka, " Jagain putri Paka ya? Sekarang tugas Paka udah pindah ke kamu, inget kan kata-kata Paka waktu itu? " Shaka mengangguk mantap.

" Papa Buna, maafin kalo Alle disini sering buat salah sampe kalian marah dan kesel sama Alle. "

" Enggak sayang enggak, ga pernah. " Sahut Nana.

Sedangkan Rey, laki-laki itu hanya bisa duduk termenung menyaksikan apa yang saat ini ada di depannya. Meskipun laki-laki itu sering bertengkar dengan kakaknya, namun Rey tidak pernah mau jauh dari Alle. Kata-kata nya waktu itu yang menginginkan agar setelah menikah Alle pindah itu hanyalah sebuah candaan, namun mengapa sekarang benar-benar pindah?
Setidak ikhlas itu Rey melihat Alle akan pindah. Menampakkan wajah agar terlihat biasa aja padahal dalam hati sesak itu benar-benar sangat sulit.

" Rey, gamau ngasih apa gitu ke kakak buat kenang-kenangan? "

" Ngasih apa, punya duit aja engga. Kakak bisa gak? Gausa pindah dari sini, tu rumah yang udah dibeli dan disiapin sama pak Aby jual lagi aja ntar sebagian uang penjualan kasih ke Rey. Gampang kan? " Celetuk Rey dengan tampang santainya.

" Rey! " Tegur Papa nya.

Rey melengkungkan bibirnya, " Kak— kalo kakak pindah, Rey berantem nya sama siapa? " Lirih Rey sambil memeluk Alle.

Alle mengusap punggung Rey, " Berantem tuh, sama mochi kambing nya Papa. " Ujar Alle terkekeh.

" Udah lah, kamu kalo kangen berantem sama kakak. Tinggal kerumah kakak apa susahnya? Toh, kamu juga biasanya pergi jauh kan. "

ABOUT ALLE'S Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang