HEYYO GENGS!
APAKABSS??
VOTE+COMENT, OKEE??
- HAPPY READING -
...
" Avira jagain kak Alle, jangan kemana-mana inget. " Avira mengangkat tangan nya membentuk hormat, " Siap, jangan lupa isiin saldo buat gajinya. "
Rey menjitak pelan kepala Avira, " Duit mulu pikiran lo! "
" Yaiyalah, ga ada duit gabisa checkout dong gue. "
" Matre amat lo vir. " Celetuk Rey membuat Avira menatap sinis padanya.
" Apa lo bilang? Matre?! "
Shaka memutar bola matanya, " Lanjutin debat deh, abang berangkat ke kantor dulu. "
Namun tampaknya tak terhiraukan oleh kedua remaja itu.
" Heh gini ya Rey, gue jelasin. Biar lo bisa liat darimana sisi matre seorang cewe itu. "
" Gimana coba? "
" Yang pertama, makan kalo ngga pake duit juga lo gabakal bisa makan. Kedua, baju lo juga gabakal bisa beli kalo ga pake duit. Ketiga— "
" Husttt iyaiyaiya udah gausah diterusin, gabakal ada ujungnya gue kalo debat sama lo. " Gerutu Rey.
Avira tersenyum remeh, " Alah pasti lo takut kalah debat kan sama gue. "
" Mana ad— "
" Waktu kita putus, siapa yang menang debat? " Avira menyela.
Rey terdiam.
" Gue udah pernah bilang sama lo kan dari awal, kalo gue gasuka cowo friendly. Lo paham itu ga si? "
" Gue cuma mau minjem pensil emang sal— "
" Salah! itu salah banget, lo ga bakal salah kalo lo ngga sambil godain dia. "
" Orang cuma ngobrol dik— "
" Udah deh, gue males sama lo Rey. "
" Gue aja rela ngejauhi temen-temen cowo gue demi ngejaga perasaan lo yang ternyata bajingan ini. "
" Viraa gue— "
" Halah udah, putus. "
Lamunan Rey terbuyarkan karna perkataan Avira, " Gue kan yang menang? "
Rey memutar bola matanya malas, " Nyenyenye. "
•••
Suara ketukan pintu, membuat Rey dan Avira yang tengah bersantai di ruang tamu teralihkan.
" Siapa yang buka? " Tanya Rey.
" Lo aja, gue mager. " Celetuk Avira, " Cih, mageran. " Cibir Rey.
" Cepet bukaaa Alreyzka! " Titah Avira dan Rey berdecak, " Gimana mau buka, lo aja masih rebahan di paha gue. "
Avira menyengir lalu bangun dari posisinya, Rey beranjak lalu berjalan untuk membuka pintu.
Kening Rey berkerut ketika mendapati seorang wanita bercadar, " Siapa ya? "
" Saya— "
" Siapa Rey?? " Tanya Alle yang datang dari belakang Rey.
" Ainun? "
Rey menatap nyalang kearah Ainun, " Ainun?! "
" Ainun— " Rey menggantungkan ucapannya sejenak, " Oh, lo Ainun yang udah bikin gue celaka waktu itu kan?! Berani ya lo dateng kesini lagi, mau apa lo hah?! " Rey hendak melayangkan pukulan pada Ainun, namun gagal karna tertahan oleh Alle.
KAMU SEDANG MEMBACA
ABOUT ALLE'S
Fiksi Remajasequell-' " Izinkan saya menjadikan kamu sebagai kekasih saya, namun bukan sebagai kekasih haram melainkan kekasih halal saya. " Ini seperti perjodohan, namun bukan perjodohan. #4-asmara #2-couplegoals #2-perjodohan ...
