Cheers

954 60 0
                                        

Author Pov
Angel berjalan ke lapangan cheers dengan raut wajah kecewanya saat dia melangkah ke tempat latihan mereka teman teman satu teamnya melihat dia dengan wajah penasaran dan penuh harapan. "Bagaimana?" Ucap salah satu temannya,dan dijawab dengan gelengan Angel. "Maaf aku tidak bisa membawa dia,padahal aku yakin skill menarinya sempurna" Ucap Angel,disitu terlihat teman-temannya sangat kecewa karena orang yang sangat di impikan untuk masuk team ini malah menolak. "Deadline hanya 1bulan lagi,tapi pemain baru pun tak ada,kita Harus lolos dan tampil bagus" Ucap temannya lagi. "Huh sudahlah Hillary,aku pikir mending kita mundur saja,daripada kami tampil seadanya tapi mengecewakan" Balas Angel,semua temannya menatapnya dengan kaget tak Biasanya Angel menyerah seperti ini. "Kenapa kalian tidak coba untuk menawarkannya padaku? Padahal aku sangat berminat loh" Ucap seseorang dari arah pintu. Mereka menengok. "Kendall? Aku tidak salah lihat?,kau mau masuk team kami? Hahaha kau bercanda,Kau itu sedikit lambat jadi aku tak yakin kau bisa mengikuti koreo kami" Ucap Angel menatap remeh Kendall,Hillary pun menatap Kendall seakan akan dialah sampah. "Uhh ayolah aku bisa,test dulu saja,jika aku bisa kalian harus memasukan aku kedalam team ini" Ucap kendall semua anak cheers sudah menggelengkan kepalanya tapi beda dengan Angel dia tampak berfikir. "Yasudah" Ucap Angel dan team pun terlonjak. "Angel! Kau ini mengapa sih belakangan ini mudah luluh" ucap Hil. "Ikut aku sebentar Hil" ucap Angel lalu menarik tangan Hillary. "Angel...." Ucap Hill. "Hill ingat satu bulan lagi,lagian apa salahnya memberi orang kesempatan. Ingat kata coach everyone can try and can got Oppurtunity" ucap Angel. "Tapi dia tidak ada basic menari" balas Hillary. "Apa salahnya memberi dia kesempatan" balas Angel lagi,sampai akhirnya pun mereka masuk lagi ketempat latihan. Kendall pun mulai aidisinya,dia menggerakan badannya asal dan tidak beraturan. Semua yang melihatnya sudah memasang tatapan jijik dan bingung. Sedangkan Hillary langsung menggebrak meja "I'm so Fucking done with all this shit" Ucapnya lalu pergi meninggalkan lapangan.
Hill masih berpikir bagaimana caranya agar Jessica masuk kedalam team itu atau minimal adalah temannya,dia masih beraikeras untuk tidak menerima Kendall. Saat dia berjalan dia melihat ada Selena dan Caterina sedang lewat,dia langsung mengejar mereka "Selenaa,Caterina tunggu tunggu" Ucapnya,Selena dan Caterina pun menengok. "Ada apa?" Ucap Caterina. "Jadi gini Kami sangat menginginkan Jessica masuk ke team kami,tapi tadi dia menolak dan ada Kendall yang menawarkan diri dan aku dan teamku tidak mau sama sekali" Ucap Hillary,Selena dan Caterina saling bertatapan. "Jessica itu susah kami saja tidak tahu bagaimana caranya" Ucap Caterina,Hillary nampak berfikir. "Ayolahh,ummm atau tidak salah satu dari kalian saja!" Ucap Hillary. Mereka melongo "Tidak! Kami terlalu berat untuk diangkat" Ucap Caterina,Selena melirik Caterina "jadi maksudmu aku gendut?" Ucap Selena dan Caterina menggeleng "aku bilang kita,bukan Kau. Tapi kau memang chubby sih" Ucap Caterina lagi,Hillary yang melihatnya bingung. "Yasudah nanti akan aku bicarakan dengan Jessica" ujar Selena yang sepertinya sudah kesal karena Caterina yang meledeknya,akhirnya pun mereka berpisah

one direction high schoolTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang