Jessica Pov's
jalan berdua ke kelas bersama kaka ku sangat romantis sangat-sangat romantis. "Harry kemana ya" ucapku tiba-tiba. ya tuhannn aku sedang memikirkan apa kenapa aku menanyakannya sih. "hah apa?, Harry???" tanya Lou. aku menggelengkan kepalaku "ahh bukan bukan kau salah dengar kali, maksudku hari apa ini?" jawabku tapi mendengar itu Muka Lou malah tersenyum licik. "tuh Harry lagi bersama Kendall" ucap lou sambil melihat ke arah Harry dan kendall. apa mereka bersama sedang apa? seingatku kelas History tidak ada Kendall, hanya ada Selena dan Caterina. tapi kenapa Harry sama Kendall yaa. ahhh mengapa sih hati ini seperti tertusuk, sudahlah Jess Harry itu bukan siapa-siapa mu. dan tiba-tiba muka Aneh ada di depan muka ku "Woahhhhhh!!!" dengan reflect aku teriak. Itu Harry dengan muka anehnya. "Sialan kau Harry" ucapkuu. muka Lou dan Harry terlihat tersenyum licik dah tiba-tiba mereka tertawa. "Hehe maaf" ucapnya. aku sedikit kesal dengan si keriting ini dan mungkin cemburu? eww ya ehh no uhhmm no!. aku meninggalkan mereka. aku berjalan sambil terus memikirkan apa yang sedang bicarakan. "apa mereka akan kembali bersama lagi?, akan bermesraan di depan mataku lagi?" batinku. "Jessica" ucap seseorang membuyarkan lamunanku."Yess, what?" jawabku. ternyata itu adalah Caterina "ko kamu jalannya sambil melamun?, lagi lapar ya?, sakit perut ya?" tanyanya, aku menggeleng. "Lalu?, kenapa melamun Tomlinson???" tanyanya lagi, huh dia itu kalau pertanyaannya belum terjawab jelas akan selalu bertanya. "Karena aku memikirkanmu baby!!!" ucapku lagi "awww so sweet, jadi sistmance kita namanya Jeterina?" ucapnya lagi sambil tersenyum lebar. "Yesss, we're Jeterina, ayo ke kelas" ucapku. akhirnya aku pun menuju kelas bersama Caterina. "Jes, D.O tidak pernah menghubungiku" ucap Caterina tiba-tiba. "Mungkin dia sibuk" jawabku. saat kami sudah berada di kelas, dan lihat ada yang menempati kursi ku. kendall lagi Kendall lagi!. "sorry ini tempatku, dan kurasa kau selalu duduk di belakang agar kau bisa tidur, memainkan Iphone mu, membaca majalah, atau berdandan dan kau tidak ada kelas sejarah" ucapku "Tapi hari ini aku mau di depan Jess, kau saja di belakang, dan aku mengubah jadwalku" jawabnya. hih dia pikir dia siapa bisa seenaknya begini. "I say MOVE!!" ucapku, tapi Kendall malah berdiri dan memukul mejaku. "Kalau tidak mau bagaimana!" ucapnya lagi "Oke, kalau tidak mau, gampang sih paling nanti siang kau akan dapat surat dari sekolah, surat SP3 karena, Kylie adik kesayanganmu sudah mencelakakan temannya ;)" ucapku. "so, now go away from my chair, Bitch!" ucapku. "heh jaga mulutmu ya!" ucapnya sambil menjambak rambutku. Caterina dan Selena yg dari tadi sudah melihat kami pun mulai mendekati kami. saat Kendall menjambak rambutku dengan Keras, aku mendorongnya. "auwhhh" jeritnya. "Rasakan" ucap Selena. "Go away!" ucapku, akhirnya pun dia kebelakang. huh akhirnya dia nyerah juga, kalau aku sih di gituin aku tidak akan menyerah aku akan terus melawan, karena Tomlinson dilahirkan bukan untuk menjadi pengecut!. aku tegaskan sekali lagi, TOMLINSON DILAHIRKAN BUKAN UNTUK MENJADI PENGECUT!. akhirnya aku menduduki kursi ku. "can I seat here?" ucap seseorang yang aku sudah hapal suaranya. "yes" ucapku pada Harry. "Jess kenapa rambutmu berantakan?" ucap Louis yang tak tau dari mana datangnya "Biasa lah" ucapku sambil menengok ke belakang, lebih tepatnya lagi ke arah Kendall yang terlihat mukanya sedang kesal, aku tau dia ingin mengincar tempat duduk bersama Harry, namun aku sedikit cemburu, arggh sudah lupakan, aku hanya tidak bisa jika duduk di belakang. "Hey, kenapa kau diam saja" ucap Harry. "Bukan urusanmu curls" jawabku. "Oh iya Jess kau kalah?, hanya melawan Kendall saja?" Tanya Lou tiba-tiba "umm tidak lah jelas TIDAK!, remember our vision Boo bear!" ucapku dengan nada yang tinggi dan suara yg lantang seakan-akan seperti Ms.Ashley guru Biology yang suka memarahi kami. "Oke oke Calm down madame!" ucap Lou. dan sekarang dia berjalan ke arah tempat duduknya. "Memang kau kenapa dengan Kendall?" ucap Harry lagi, "for God sake Harry, you're really annoying and Kepo" ucapku dengan sarkas. "Kau ada apa tidak dengan Kendall?, jawab atau aku akan....." ucapnya, namun dia berhenti berbicara dan malah mengelitiki pinggangku. "Menggelitiki mu hahaha" ucapnya sambil terus mengelitiki ku "Harry please Harry O My god!" ucapku "ampun tidak?" ucapnya "oke oke whatever Harry" ucapku. "so, tell me, what happen between you and Kendall" ucapnya lagi "karena tempat duduk, aku mengusirnya dari tempat duduk kesayanganku!" ucapku, "Hmm kau mau duduk denganku ya?, sampe berantem sama Kendall" ucapnya sambil tersenyum licik, aku memutarkan bola mataku "Hell No Harry! aku tidak bisa belajar di belakang!" ucapku "Swearing!!" ucap Harry. Aku pun menjulurkan lidah ku kepada Harry "sepertinya guru sejarah tidak datang!" ucap Selena sambil berteriak dan seisi kelas pun bersorak ria. "Jess ke cafetaria saja yuk!" ucap Harry, "Ih Harry dia itu mau ke cafetaria sama aku dan Selena, iya kan sel?" ucap Caterina, dan diikuti anggukan selena. "Sudah sudah mending kita ke Cafetaria bareng sama Boobear juga tuh!" ucapku lalu Louis menengok "Let's Go!" ucap Louis. akhirnya kamipun pergi menuju Cafetaria. "Mmhhh tapi nanti kita duduknya pisah ya ada yang mau aku omongin sama Jessica" ucap Harry dan Caterina memutar bola matanya dan Selena mendengus kesal "Kalo mau pacaran bilang dong daritadi!" ucap Selena "just shut up little pablo" Ucap Harry. saat kami sudah sampai di Cafetaria, aku dan Harry pun memisahkan diri dan memilih tempat untuk 2 orang dan kami duduk.
Conv
Harry: Jess, apa permintaan maaf semua perempuan itu tulus
Jessica: not at all
Harry: how about her?
Jessica: Who?
Harry: she asked me for apologize she said that she really regret for what she has done to me
Jessica: is it Kendall?
Harry: yep, i Don't know, she just asked me before,what should I do
Jessica: just forgive her, maybe her heart is full of regret
Harry: are you sure? that I have to forgive her?
Jessica: I've told you before curls, maybe she wants to fix the relationship beetween you and Her
Harry: but I'm not sure, she just want my money not my heart
Jessica: just follow your Heart Harry, aku ke toilet bentar ya.
-------------------------------------
Sedih, sedih yang kurasakan, ternyata firasatku benar mereka akan kembali bersama, I love you Harry I Love you but you never know. tanpa kusadari air mataku megalir, trying so hard not to cry, okay but I can't, maybe we'll stuck at friendzone Harry. aku benci sekali menangis, aku melihat Zayn yang berjalan dari arah kelasnya dan menyapaku lalu berjalan ke arah ku, tak tau mengapa air mataku makin menjadi saat Zayn sudah tepat di depan ku, aku pun memeluknya dan menangis di pelukannya "Jess, what Happen?, someone hurts you?" tanya Zayn, tapi aku tidak menjawab aku malah menangis.
Zayn Pov
aku yang baru keluar dari kelas physic ku melihat Jessica yang berjalan dari arah Cafetaria tapi kali ini dia sendiri dan dari jauh dia terlihat menundukan kepalanya, tidak biasanya dia menundukan kepalanya, aku berjalan mendekatinya, Saat aku di depannya dia terlihat menangis dan dia langsung memelukku "Jess, What Happen? someone hurts you?" tanpa menjawab pertanyaanku dia malah semakin nangis terisak,"Hey, Jessica kau bisa cerita jika kau mau" Ucapku. "Za---Zayn, aku tak tau apa yang kurasakan Zayn" ucapnya aku masih berusaha menenangkannya "Hmm mungkin kau bisa menceritakannya bila ada Clarissa" ucapku, aku bilang Clarissa karena ada Clarissa yang berjalan kearah kami. "Jessica, Zayn? kalian sedang apa?" tanya Seseorang yang mebuat ku langsung menghadap, "ini Jessica tiba-tiba menangis tadi, aku lihat dia sedang jalan menunduk dan saat aku dekati dia malah menangis dan memelukku" jawabku pada Clarissa. "Jessica, mau cerita?" ucap Clarissa lagi, Jessica hanya mengangguk.
Clarissa Pov's
Aku melihat Zayn dan Jessica yang sedang berpelukan, akhirnya aku mendekati mereka "Jessica, Zayn kalian sedang apa?" tanyaku "ini Jessica tiba-tiba menangis tadi, aku lihat dia sedang jalan menunduk dan saat aku dekati dia malah menangis dan memelukku" jawab Zayn "Jessica mau Cerita?" tanyaku. Jessica hanya mengangguk. akhirnya aku membawa Jessica kedalam Mobilku. "So tell me what Happen to you" ucapku. "I'm Just confuse clarr, I don't know what I felt aku suka sama orang itu Jess, dan selama ini dia memperlakukan ku like he really cares of me dan mungkin dia akan balikan dengan mantannya" ucapnya sambil menangis. "Apa orang itu Ha--Harry? " ucap Zayn. mungkin mendengar Nama Harry dia semakin menangis. "Jessica, you love him?" tanyaku, Jessica pun mengangguk. memang selama ini aku melihat Jessica dan Harry dekat layaknya orang pacaran, mungkin mereka terjebak dalam friendzone. "Jess, sudahlah, aku yakin Kendall tidak benar benar mencintai Harry" ucap Zayn. "Bagaimana bisa kau tahu Zayn?" tanyaku "Cinta atau tidak cintanya orang itu kepada seseorang bisa terlihat dari matanya dan itu terlihat Jelas saat mata Kendall melihat Harry" jawab Zayn, tapi tak tau kenapa aku jadi ingin tertawa "HA-HA-HA HAHAHAH, yaya betul karena mata Kendall saat melihat Harry berubah menjadi Hijau, dan artinya Kendall itu mata duitan Hahahaha" ucapku, ada Zayn dan Jessica yang menatapku Heran karena memang aku dari tadi cekikikan sendiri. "Clarissa, kau sudah minum obat kan?, kau tahu mood mu itu masih seperti anak umur 14 tahun dan masih sangat Labil, baru saja mereka sedih nanti mereka akan senang kembali lalu sedih lagi" Ucap Jessica. memang aku sedang kesal dan sedih karena El kembali ke kehidupan Louis. Zayn juga ikut Tertawa "tuhkan Jess, kata Clarissa benar dia itu cuman mau uang Harry saja" ucap Zayn.
-------------------------------------
Heyy kira kira Harry sama Kendall balik lagi ga yaa? terus Giman sama Jessica? bakal sedih atau gimana yaaaaa?? Minta Vommentsnya dulu dong, hari ini author update karena author lagi sakit jadi ngga sekolah
KAMU SEDANG MEMBACA
one direction high school
FanfictionBoyband terkenal di dunia menjadi Anak SMA dan mengalami banyak peristiwa di SMA, mulai dari saat mereka belum menjadi Artis sampai sudah menjadi Artis sangat terkenal, kelakuan khas SMA didalam diri mereka pun masih melekat. Masalah Cinta masalah y...
