Harry Pov's
tadi Jessica meminta izin untuk ke toilet tapi kok lama sekali ya. Sampai makanannya sudah dingin. "Hello Harry!!!" teriak seseorang yang mirip sekali dengan Jessica namun berbeda jenis kelamin. "Jess ternyata kau ke toilet lama karena.mengubah penampilanmu ya" jawabku. "Hahaha hai Mate, kemana Jessica?" Tanya Louis. "Tak tau tadi dia ke Toilet tapi lama sekali" jawabku, Louis hanya mengangguk dan duduk di depanku lalu mengambil makananku-_- kadang anak ini bisa berubah menjadi seperti Niall. "Kau yakin dia hanya ke toilet?, tadi aku melihat dia sedang berpelukan dengan Zayn di depan kelas Biology" ucap Louis. Deg! Berpelukan? ko hatiku seperti sesak ya. huhhh. "Someone get Jealous!!!!" Teriak Louis. "Apasih aku tidak cemburu" ucapku. Atas dasar apa mereka berpelukan. "Apa mereka balikan ya Lou?" ucapku. Louis menatapku bingung "Jessica tidak pernah bercerita kepadaku" jawab Lou, Setahuku semua masalah cinta Jessica, pasti akan diceritakan kepada Lou. akhirnya aku pun meninggalkan Cafeteria dan meninggalkan Lou begitu saja, aku berjalan di lorong sekolah ini melihat-lihat di sekitarku, ada yang sedang belajar, fangirling dan lain lain, aku teruskan berjalan sampai di tempat parkir aku melihat ada Jessica, Clarissa dan Zayn turun dari Mobil Clarissa. apa yang mereka lakukan tadi. akupun berjalan menuju locker, Untuk menuliskan pesan kepada Jessica. aku keluarkan kertas dari lockerku dan menuliskan sesuatu
aku tunggu di tempat parkir blok Ac saat pulang sekolah ;).
HES xx
Jessica Pov's
aku tidak tahu harus apa,Move on atau aku harus stuck at friendzone, akupun berjalan menuju locker ku mengambil buku pelajaran selanjutnya. aku membuka lockerku dan ada satu kertas tertempel di pintu Lockerku,aku membaca pesan itu
aku tunggu di tempat parkir blok Ac saat pulang sekolah ;).
HES xx
untuk apa diparkiran sekolah? siapa ini kok tidak ada nama pengirimnya? ahhh siapa sih bikin pusing saja, Sudahlah aku langsung saja ke kelas art, Aku sekelas dengan Niall di kelas Art ini Yeayyy!. akupun cepat cepat berlari menuju kelas dan saat aku sudah sampai terlihat Niall di bangku paling depan dan menumpukan banyak bakanan di kursi sebelahnya. aku pun langsung menyapa nya "hey Niall!" sapaku. Niall hanya melambaikan tangan dan akhirnya aku berdiri di depan Niall "Niall aku ingin duduk di kursi sebelahmu ini, bisa tolong makananmu?" ucapku. Niall pun mengangguk anggukan kepalanya. "Aku itu memang sengaja menghalangi dengan makanan jess agar tak ada yg duduk disini selain kau" ucapnya, Akupun tersenyum dan memberi isyarat terimakasih dan duduk di bangku sebelah Niall. sesekali Niall bercanda dan menawari makanannya. "jess jangan diam saja dong biasanya juga aktif ah" ucap Niall. Heuu dia tidak tau sih aku sedang kesal, tapi tak apa aku bisa meluapkan kekesalanku, aku banyak bicara saja ahh membuat Seisi kelas Pusing. "Ehh taugasih kayaknya bentar lagi bakal ada couple baru lohh!" ucapku tiba-tiba taktau mengapa aku ingin mengucapkannya haha. "Kayanya bakal rame yaa kalo guru Artnya tidak bisa nyanyi" ucapku lagi. "Never felt like this before, Are we friend or are we more as I'm walking towards the door I'm not sure" nyanyiku lagi. dan kalian tahu seisi kelas sudah menatap Ku bingung terutama Niall. "Jessica kau kenapa sih cerewet sekali dan tidak nyambung lagi, dari couple baru, guru art, dan akhirnya nyanyi" Ucap Niall. haha pusing kan kalian. ternyata guru Art kami Mr.Malvin sudah datang. dan dia memberi kami tugas per kelompok untuk membuat lagu 1 kelompok 2 orang dan kalian pasti tahu aki dengan siapa? Ya adik ku yang tembem Niall. pelajaran Art ini lumayan seru karena Sir Malvin adalah guru yang Friendly dan easy going funny. "Brotttt" hah suara apa itu? ko seperti dekat sekali ya. "ih ko Bau!" ucap salah satu murid yang ada dibelakang kami. Nah kalo suaranya besar dan bau itu pasti bersumber dari NIALL haha dia kentut iya dia kentut. dan aku memicingkan mataku ke arah Niall lalu aku tertawa. "alright anak anak mungkin ada bayi yang kentut" ucap sir Malvin untuk memancing Niall karena kalau dibilang bayi pasti dia langsung merespon. "iyaa aku bayi unyu sekali ya" ucap Niall see dia merespon kan. "IH NIALL KENTUT" ucap seisi kelas. dan muka Niall merah. "Yasudah sir, aku boleh pulang duluan ya kan pelajaran sudah selesai dan aku malu mempunyai teman tukang kentut bye sir" pamitku kepada sir Melvin sir Melvin pun tertawa dan mengangguk. Ya seperti surat tadi aku berjalan menuju tempat Parkir Blok AC. Saat aku sudah sampai Blok AC aku melihat ada seorang laki laki berambut keriting di depan range rovernya dan tidak ada orang lain disini jadi kuputuskan saja untuk berjalan ke arah Dia. "hey nona baru datang?" ucap dia, Ya Harry. "Yaa aku sedang menunggu seseorang" ucapku. sebenarnya aku masih kesal dengan anak ini. "Menunggu seseorang yang mengirim mu pesan di locker?" ucapnya, akupun menganggukm sekarang aku tahu siapa mengirim aku surat itu. "Hey ayo cepat naik ke mobil ku" Ucap Harry, akhirnya akupun menaiki mobil Harry. Saat sudah di dalam mobilnya tanpa basa basi langsung kutanyakan saja ada apa dia mau menemuiku. "Ada apa?" ucapku. tapi aneh dia malah tersenyum. "I'll tell you later at some place" ucapnya. dan kau tahu dia mengarahkan mobilnya ke arah bukit. dan 5 menit kemudian dia memberhentikan mobilnya di suatu bukit yang sangat Indah. aku pun turun dari mobil Harry dan melihat semua dari bukit ini. dingin sih tapi aku menikmatinya. tiba-tiba aku merasakan ada kain yang tebal di belakang ku akupun menengok ke belakang. "pakailah Hoodie ku, disni sangat dingin" Ucap Harry dan tersenyum. Shit!!! saat aku ingin melupakannya dia malah seperti ini. "boleh aku bertanya sesuatu?" ucapnya lagi. akupun mengangguk "Kau balikan dengan Zayn?" tanya Harry aku pun melebarkan mataku "kenapa kau bertanya seperti itusih Harry?!" jawabku yang lebih tepatnya pertanyaan. "Tii...tidak aku hanya bertanya, karena kau tadi berpelukan dengan Zayn!" Ucap Harry. "justru aku yang ingin bertanya!, Apa kau akan Balikan dengan Kendall? dan kau kembali melupakan sahabatmu ini? kau tau sikapmu selama ini membuat ku bingung!!" Ucapku dengan nada yang sedikit tinggi, dan mengingat jika Harry akan kembali dengan Kendall membuat mataku panas. "Bingung?, kau bisa jelaskan? Can you explain it?" ucapnya. Siall aku harus bilang apa ini sial sial sial. Jessica Bodohhhhh!."sini duduk Jess" Ucap Harry. akhirnya akupun duduk . "Jess explain it!" ucap Harry akupun hanya menggeleng dan bahkan menunduk. "jessica, are you falling in love?" ucap Harry lagi. Deg! yes i am, Harry Yes! "I....I am--" ucapan ku terpotong oleh si curls ini yang langsung memelukku. "You're lucky Jess cause you're not falling alone, Cause I also feel the same babe" ucap Harry yang berhasil membuat ku tercengang. "I-I don't know Harry" ucapku. tanpa sadar aku menangis dan berlari menuju mobil Harry. "Jessica wait!" ucap Harry. didalam mobil aku menangis sejadi jadinya.Saat Harry masuk dia langsung menancapkan gasnya. "Kau egois Harry!" ucapku tiba-tiba. "Kenapa?, kau yang egois ka suka padaku tapi kau malah memeluk Zayn!" ucapnya lagi. Siall masa aku yang egois tidaklah dia yang egois. "Apa kau bilang aku yang egois?, kau sendiri bagaimana kau juga ingin balik dengan Kendall! sedangkan aku tidak pernah berpikir akan kembali dengan Zayn!" Ucapku tak mau kalah namun sambil menangis "aku--aku tak tau aku akan kembali dengannya atau tidak" ucap Harry.
Harry Pov
Kami memulai perdebatan ini karena Jessica. dia bilang aku egois, namun aku melawan dia. Aku tahu seharusnya aku tidak melawan dia, Karena dia sedang menangis. "Harry jika kau tak suka dengan ku, don't act like you care even you love me,It's make me Hard to move" Ucap Jessica, "And it's also hurt me" ucapnya lagi, Aku menatap wajahnya. Cantik itulah kata pertama yang ada di otak ku. and Lovable. namun aku tak bisa melihatnya menangis seperti ini. "I've told you before that I Love you" ucapku, Namun Jessica malah tambah menangis. dan aku melihat dia mulai membuka pintu Mobil ku. "Jess, jangan turun ya tetap disini" Ucapku, dan aku memberhentikan mobilku dan aku memeluk Jessica yang sedang menangis, Bahkan aku mencium puncak kepalanya. "Ha--Harry aku ingin pulang" Ucap Jessica. akupun segera melepaskan pelukanku. dan mengendarai mobilku lagi. 30 menit kemudian kami tiba di rumah Jessica. "Jess" aku memanngil Jessica. "Yes?" ucap Jessica. aku langsung keluar dari mobil dan kembali memeluknya. "Thank you for today" ucapku dan melepaskan pelukan ku dan mencium kening Jessica. muka Jessica terlihat memerah dan dia tersenyum "You're welcome Harry" Ucapnya dan pergi kedalam rumahnya. "I love You Jessica" ucapku lagi, entah terdengar atau tidak oleh Jessica.
KAMU SEDANG MEMBACA
one direction high school
Fiksi PenggemarBoyband terkenal di dunia menjadi Anak SMA dan mengalami banyak peristiwa di SMA, mulai dari saat mereka belum menjadi Artis sampai sudah menjadi Artis sangat terkenal, kelakuan khas SMA didalam diri mereka pun masih melekat. Masalah Cinta masalah y...
