Jessica Pov
Cahaya putih dari ujung sana menyinari ku, aku langsung berdiri, Wow aku Pakai dress yang sangat Indah. Aku melihat sekelilingku, Mencari Louis. "Louis? Louis where are you?" Ucapku. tidak ada jawaban. sampai aku merasakan seseorang menepuk Bahuku. aku memutar Balik dan Kulihat Daddy? Daddy troy? tapi kenapa dia ada? dan tidak ada rasa benci sedikitpun padanya. Aku memeluknya. Ps:Ceritanya Daddynya Louis yg troy austin itu udah meninggal.
Daddy pun memelukku. dan Kulihat dari ujung sana ada Nafila. Wow terakhir kali aku bertemunya kan saat kita Rave party ya! Dia juga cantik memakai gaun Putih. Aku memeluknya juga, Tapi kemana yang lain ya?. "Jess kau Cantik tapi kau harus kembali, Kau tidak bisa disini selamanya, Kau akan kesini lagi saat Waktunya sudah tepat" Ucap fila, apa maksudnya ini? "Kau ingat kecelakaan itu? aku sudah tenang disini Jess kau tetap disitu ya" Ucapnya. Aku teringat Oh iya kecelakaan itu. Jadi? jadi fila meninggal? "maafkan aku" Ucapku, lalu aku pun pergi entah berlari kemana. aku sampai dikamar? Kamar rumah sakit. kulihat di ujung sana ada Harry dan Lou aku melihatnya dan apa? Itu aku! Hey aku tambah putih. Tapi kenapa mereka menangis? Menangisi Jessica? Aku? oh iya aku sudah pergi ya? Aku meninggalkan mereka semua. "I love you!" Ucap Harry dan Louis bersamaan, Membuat sesuatu ada yang menariku, dan heyy aku, Aku dimana ini?
Harry Pov
"I love you" Bisikku. dan tiba-tiba Ada yang bergetar kulihat Jessica kejang? Hah ada apa ini? Apa Jessica kembali terimakasih tuhan. "Mundur saya akan memeriksa" Ucao Dokter, aku dan Louis tidak tahan, Jadi kami memutuskan untuk keluar, Diluar Semua orang sudah menangis. Mereka pasti sangat terpukul oleh kepergian Jessica. Zayn, Niall sudah menatapku dengan tatapan yang menakutkan. ya Tuhan aku tidak bermaksud dengan ini semua, oh iya setahuku dibawah ada Chapel aku turun dan menuju Chapel itu. aku berdoa semuanya tentang Jessica. Tiba tiba firasatku mengatakan aku harus segera kembali ke atas. Cepat cepat aku kembali ke atas. kulihat sudah Ada mom ku juga disana. aku pun memeluknya. tiba tiba Dokter keluar dari ruangan itu. "Doa kalian diterima ternyata, Dia kembali tapi dia butuh Darah!" ucap Dokter, kulihat Louis langsung maju ya karena dia pasti sedarah dengan Jessica. Padahal aku juga tapi Louis lebih berhak. kita cukup tenang karena kabar ini. "Maaf Jessica membutuhkan banyak darah harus ada satu orang lagi" Ucapnya lagi. Aku sudah siap. "Ambil saja yang anak ku" Ucap Mom. tapi kulihat Niall berontak. "Shh ni demi Jessica" Ucap Liam. diapun mengangguk dan aku masuk ke dalam kamar itu. pertama aku di cek, Dan hasilnya cocok kedua aku langsung dibawa ke tempat Jessica. ada alat yang disambungkan antara aku dan Jessica dan disedotnya darahku untuknya. Semoga darahku bermanfaat Jess ;). Love you jess, always. Ini semua sudah selesai dan aku di perbolehkan keluar Dari ruangan ini. Kulihat Semua mata tertuju padaku. Dan Louis membisikan sesuatu padaku. Aku tidak tau mau berbuat apa, Akhirnya kuputuskan untuk kembali ke Chapel dibawah. Aku mau berdoa untuknya. 'Zayn kau mau kemana?" Ucapku saat Zayn berjalan di sebelahku. "beribadah"Ucapnya. Oh iya Tempat ibadah kami tentu berbeda. Aku ke ruangan sebelah kiri sedangkan Zayn Sebelah Kanan. Aku Duduk sdi depan dan mulai berdoa kepada tuhan. "Amen" Ucapku. dan tiba tiba ada seseorang menepuk Bahu ku. Kulihat dia seperti seorang Nanny. "Kau tahu? orang yang sedang kau Doakan ada disini da--" ucapannya ku potong. "Bagaimana bisa, Ok dia memang disini tapi dia sedang terbating lemah--" Ck sial ucapan ki sekarang yang dipotong olehnya. "Tidak, Dia disini anak muda dia melihat Mu sedang mendoakannya dan senyuman hangat menghiasi Wajahnya, Dia bahkan sangat Senang semua orang peduli kepadanya dan tidak berhenti mendoakannya, Tapi satu yang buat dia tidak tenang, semua orang menangisinya dia merasa berat" Ucap Nanny itu, Aku tau maksud semua itu, Tapi apa benar Jessica disini dan dia tersenyum? terakhir kita berkomunikasi saja dia bahkan marah padaku. Tapi aku senang jika dia memang tersenyum. "Pesanku jaga dia ya" Ucapnya lalu pergi. Hey bahkan aku belum mengucapkan kata terima kasih. Aku tundukan kembali kepalaku.Harry kau mencintainya tapi aku bodoh. Aku keluar Dari Chapel Ini dan melihat Zayn belum keluar sama sekali
Zayn Pov
selesai aku beribadah, Ada seseorang yang mendatangi ku. "Hey kau tahu Doa adalah jalan yang sangag baik Dan aku yakin orang yang sedang kau doakan sangat senang dia bahkan tersenyum lebar" Ucapnya. Sepertinya dia seorang ustadz, aku pun tersenyum. Aku senang kalau memang benar begitu. akupun keluar dari sini dan melihat Harry sudah ada di depan. "Kau sudah selesai?" Ucapku, Harry pun mengangguk. Kami memutuskan untuk kembali ke atas. sudah sepi, Mungkin mereka semua sudah Pulang, Kulihat Harry pun berjalan ke arah Ruang Jessica. Saat aku Duduk. Tiba-tiba ada yang memanggilku. "Zayn!!" Kulihat kearahnya.Oh ternyata itu Perrie."Zayn boleh aku Lihat Jessica?" Ucapnya akupun mengangguk dan aku masuk ke ruang Louis. Sepertinya Louis lelah, Dia sedang tertidur sekarang. Louis juga masih sakit. Aku merasakan ada seseorang yang membuka Pintu, Kulihat oh ternyata itu Clarissa, "Zayn, boleh aku duduk?" Ucapnya. "Oh iya silahkan Clar" Ucapku dan di pun duduk. Clarissa terlihat memegang tangan Lou.
KAMU SEDANG MEMBACA
one direction high school
FanfictionBoyband terkenal di dunia menjadi Anak SMA dan mengalami banyak peristiwa di SMA, mulai dari saat mereka belum menjadi Artis sampai sudah menjadi Artis sangat terkenal, kelakuan khas SMA didalam diri mereka pun masih melekat. Masalah Cinta masalah y...
