Setelah kami, aku dan Jessica selesai ganti baju kami segera ke ruang keluarga kami. "Happy Birthday Curls!" Ucap Louis dan yang lainnya, akupun hanya tersenyum dan mengangguk. "Harry maafkan kami ya, kami sudah keterlaluan" Ucap Liam. Aku pun menjawaba yang Liam ucapkan. "Kau tak perlu minta maaf Li, aku harusnya tidak boleh seperti itu, dan harusnya aku berterimakasih" Ucapku dan yang lain pun ber Yee ria. "So Thanks you for your surprise guys!" Ucapku. "you're welcome Harry" Ucap semuanya. Memang ulang tahunku sangat berkesan tahun ini,benar Kata Mom seharusnya aku tak boleh seperti itu kepada mereka yang sudah susah payah memberi Surprise untukku. "So nanti malam kalian akan datang kan?" ucapku, dan mereka semua pu mengangguk. Karena memang ini sudah menuju jam 3 pagi, mereka semua pun pulang. dan aku melanjutkan tidurku.
Jessica Pov
Kami pun kembali ke rumah ku, Mereka menginap dirumahku. Kami pun kembali kepada tidur kami yang sempat ter potong tadi.
At the Morning
Hoamm aku terbangun karena ada suara ketukan pintu di kamarku, akupun berjalan membukanya tapi tidak ada siapa siapa, saat aku melangkah, aku seperti menendang sesuatu aku pun melihat kebawah ternyata ada sebuah kotak, akupun mengambilnya dan menutup pintu kamarku kembali, aku membuka kotak itu, Wow berisikan CornDog dan Bunga? Rose? tapi tidak ada nama pengirimnya, namun pasti dia ada di dalam rumah ini, apa mungkin Louis? ah tapi tidak mungkin. *Gukguk* Aku mendengar suara gong gong an di depan kamarku, ah itu pasti Ken pasti dia lapar. akupun membuka pintuku benar saja ken langsung masuk ke kamarku. "Heyy ken, you're hungry right?" Ucapku. "Gukguk" dan hanya dijawab oleh gong gongan Ken, iyalah jelas dia tidak bisa bicara. Akupun meng angkat ken ke pet roomnya dan mengisi makanannya. Ken sudah semakin besar ya, kalau husky tetangga ku sih sangat besar dia seperti kuda. Pasti jika Ken sudah besar dia akan seperti itu. selesai memberinnya makan pun aku kembali ke kamarku untuk mandi dan habis itu mungkin aku akan membeli dress untuk nanti malam. Setelah aku mandi aku segera turun untuk membuat sarapan. Namun saat aku mengoleskan selai pada roti ini aku mendengar Bel rumahku berbunyi. Haduhh siapa sih pagi pagi. Akupun langsung berjalan kearah pintu. Aku membukanya, namun tidak ada siapa siapa? kenapa sih belakangan ini banyak sekali yang seperti ini.apa mereka malu melihatkan mukanya karena muka mereka terlalu jelek ya?. ternyata si tamu itu meninggalkan barang, kotak yang berpita aku mengambil kotaknya. Diatas kotak itu ada tulisannya. 'For Jessica', for me? what is this. sambil memakan roti pun aku membukanya. Wow Dress berwarna calm Pink. ada suratnya juga, aku membacanya.
Dear Lovely Jess,
Hey I hope you love this pink dress, I'm sorry I didn't show you who I am before . Please wear this Dress tonight.
Harry Styles
Ohhh Harry, hhmmm so sweet. Setelah makan pun aku langsung menghubungi Harry.
Calling Curls♡ (italic:Harry, Normal: Jessica)
"Hello babe!"
"Harry, kenapa sih ga masuk ajaa, eh btw I love the dress so much"
"Haha I'm sorry aku terlalu bau dan acak acak an, so wear it tonight okay?"
"okay Thank you!"
Aku pun menutup telephonnya. Siang menuju sore, aku masih bingung menatap bunga itu, dari siapa sih? apa Harry? tapi serasa tidak mungkin ah. Ah aku tanyakan saja pada Louis. Aku turun,dan melihat mereka sedang berkumpul dan menonton. "Hey kalian apa tadi pagi ada Harry kesini?" Tanyaku. "Hhm tidak tadi pagi tidak ada satupun tamu" Ucap Louis. "Hmm Lou, apa kau menaruh corndog dan bunga di depan kamarku tadi pagi?" Tanyaku lagi. Louis pun menatapku heran dan menggeleng. "oh yasudah terimakasih" Ucapku lalu naik ke kamarku. Saat aku ingin menutup pintu kamarku ada yang menahan. uhh Caterina. "Jessica kau kenapa?" Ucapnya, aku hanya menggeleng dan mempersilahkan dia untuk masuk. Akupun membersihkan tubuhku lalu ke meja riasku untuk berdandan, hmmm tidak biasanya aku seperti ini, hanya untuk Harry. Caterina pun datang dan membantu meng curly rambutku. "Ehh Jess, I think I'm falling in love" Ucapnya.Hah pada siapaa? baguslah jadi anak ini tidak usah menangisi si orang korea itu, siapa namanya tuh? Bio? gatau ah. "Hah kepada siapa?" Ucapku, namun dia pun tersenyum sendiri dan memandang foto foto yang sengaja ku gantung di atas kaca meja riasku. "Caterinaa nanti rambut aku gosong" Ucapku, karena dia masih membiarkan Curly an rambut itu menggulung rambutku. "hmm sorry" Ucapnya masih tersenyum, pada siap sih dia jatuh cinta, dia foto foto itu ada fotoku bersama Zayn, bukan maksudnya aku tidak bisa move on ya namun itukan kenang kenangan, lagian Harry juga tak apa. oh iya Ada foto aku bersama Zayn, lalu aku bersama Harry, Louis, Niall, Liam, Clarissa, Caterina dan Selena. "Jadi siapa?" Ucapku lalu dia menunjuk salah satu foto itu oh ternyata..........
Setelah selesai pun kami bergegas pergi. Aku tak tau aku cantik atau tidak. Beberapa menit kemudian pun aku sampai di acara. Dan Harry ada di depan pintu. "Hey, let's go" Ucapnya menggenggam tanganku. akupun masuk kedalam pestanya. Ramai sekali. Acara pun dimulai. "Jess, you're amazing" Ucap Harry, dan akupun menengok kearahnya. "U sure?" Ucapku malu, dia pun tersenyum dan mengangguk.Aku tidak memakai make up apapun, aku hanya menggunakan bedak dan lipgloss saja. "U are natural and i love it" Ucapnya, sumpah pipiku sudah mulai memanas. senyuman ini tak berhasil ku tahan lagi. "You're blushing Lol" Ucap Harry yang tambah membuatku malu saja. "ih apaansih ini aku pake blush on tau!" Ucapku. No shit aku tidak menggunakan itu yang membuat pipi merah seperti yg habis di tampar. "You say it like I don't know you so well Jess" Ucap Harry. Akupun tertawa dan acara pun segera dimulai. Harry sudah rapih di depan Kue ulang tahunnya. "Thank you for the audiences, dan Thank you for all my bestfriends and my Girlfriend! untuk surprise tadi pagi ya, awalnya sih kesal tapi yasudahlah terimakasih" Ucap Harry memakai microphone. Kami menikamati pesta ini, dan kami sedang berkumpul. Zayn dan Liam menyalakan benda mematikan itu yq rokok aku benci saat mereka merokok, Liam dia perokok berat. Zayn? dulu dia tidak merokok sesering ini. Aku hanya meminum wine yg ada di depanku, tidak terlalu banyak karena memang aku tidak akan mabuk. Tiba tiba ada asap pq di depan mukaku, Liam dan Zayn tidak sedekat ini denganku duduknya, akupun mendongakan kepalaku dan aku melihat Astaga!!!...... tidak ini tidak mungkin
Heyooo maaf ya late update, I suppose to update this chapter at 1 February but, I have a lots of task and exam so I don't have time to do this work
KAMU SEDANG MEMBACA
one direction high school
FanfictionBoyband terkenal di dunia menjadi Anak SMA dan mengalami banyak peristiwa di SMA, mulai dari saat mereka belum menjadi Artis sampai sudah menjadi Artis sangat terkenal, kelakuan khas SMA didalam diri mereka pun masih melekat. Masalah Cinta masalah y...
