Chapter 20

5.4K 537 5
                                        

© Skylopersian
Écarlates | 11.03.2022















Saat ini Jeno berada di ladang bunga yang indah hanya duduk dan mengagumi pemandangan, Xaverius juga bersamanya berbaring di rumput lembut yang nyaman.

'Ini pasti yang dilihat serigalaku, ketika aku tidak dalam bentuknya" batin Jeno.

Jeno POV

"Jeno, Jenolie.." suara itu lagi, suara itu terus berbisik padaku. Suaranya terdengar begitu familiar, tapi aku tidak bisa menebak suara siapa itu. Aku tetap fokus melihat pemandangan yang indah dan damai ini.

Aku menatap serigalaku sebentar, ia masih tidur. Setelah pertempuran, hal terakhir yang aku ingat adalah pingsan di dekat Lucas hyung setelah Jaemin membunuh Sangwoo. Aku ingin tahu bagaimana kabar Renjun, aku sangat merindukannya. Terjebak di sini mungkin membuat diriku relax, tetapi aku memiliki kawanan yang harus aku pimpin dan seorang yang menungguku.

"Jeno, hiks.. aku sangat merindukanmu.."

Jeno POV END



-_-_-_-_-_- Ecarlates -_-_-_-_-_-




Renjun POV

Sudah sebulan yang lalu sejak perang telah usai, berapa lama Jeno harus tertidur dalam keadaan yang seperti ini. Petugas medis bilang bahwa ia seharusnya sembuh lebih cepat karena ia adalah seorang Alpha, tetapi ini sudah sebulan lamanya dan Jeno masih belum sadar. 

Aku ingin Jeno cepat sadar, terakhir kali Lucas hyung dan Jungwoo hyung berkunjung. Mereka membawa Chenle dan Jisung. Ia menceritakan berita tentang Kun yang berada di ruang lainnya. Mereka memberitahuku jika Jaemin juga berada disini. Aku sungguh terkejut mendengar ia berada disini, tetapi aku tidak ingin fokus pada hal lain selain Jeno untuk saat ini.

TOK TOK TOK

"Hi Injunie, ini hyung dan Lucas" ucap Jungwoo hyung, aku melihat keduanya masuk.

"Bagaimana kabar Jeno?" tanya Lucas hyung.

Keduanya duduk disofa, aku melihat Jungwoo hyung memegang keranjang yang berisi makanan.

"Petugas medis bilang ia akan segera sadar, tetapi sampai saat ini Jeno masih belum sadar" lirihku.

"Sabar ya Injunje, hyung yakin ia akan cepat pulih. Hyung membawa makanan untukmu, kamu mau?" tanya Jungwoo hyung.

"Terima kasih hyung, ayo kita makan bersama.." kami bertiga makan, sementara Jeno masih tidak sadarkan diri di ranjang rumah sakit.

"Omong-omong, apakah kamu tahu Injunie kalau Kun hyung memiliki putra lain?" tanya Lucas hyung.

Aku terkejut mendengarnya, aku melihat Jungwoo hyung tetapi ia tidak peduli dan tetap terus makan.

"Benarkah? Siapa itu?" aku bertanya kepada Lucas hyung. 

"Anak itu adalah Jaemin" jawab Lucas hyung.

Mendengar jawaban dari Lucas hyung itu hampir membuatku tersedak dan Jungwoo hyung tidak menunjukkan reaksi apapun, ia masih tetap makan dengan asik.

"A-apa? Tidak mungkin! Bagaimana bisa?" Aku bertanya begitu banyak pertanyaan.

Kenapa bisa Jaemin seorang putra dari Kwon Sangwoo menjadi putra Kun hyung? Ini sangat tidak masuk akal. Jaemin tidak mungkin anak Kun hyung, karena aku sering bersamanya sejak kecil saat aku masih di Tantalascar. Bagaimana bisa tiba-tiba ia menjadi putra Kun hyung?

"Jaemin sebenarnya bukan anak Sangwoo, saat ia masih kecil ternyata pria kejam itu membunuh Ibu Jaemin lalu mengusir Kun hyung dari Tantalascar. Kemudian ia mengadopsi Jaemin tanpa memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi, Jaemin percaya yang dikatakan bajingan itu jika Kun hyung pergi meninggalkannya" cerita Lucas hyung.

"Itu sungguh mengejutkan dan mengerikan. Aku bersyukur bajingan itu sudah mati, sehingga tidak akan ada lagi yang mengganggu kita Injunie. Akhirnya kita bisa hidup bebas sekarang" Jungwoo hyung tersenyum padaku.

"Ya hyung benar, aku lega sekarang karena kita sudah terbebas dari nya.." aku mengangguk setuju dan tersenyum.

"Sekarang yang harus kamu fokuskan adalah kondisi Jeno, rawatlah hingga ia sadar. Aku akan mengambil alih sementara posisinya di kawanan. Karena tidak mungkin jika kawanan dibiarkan begitu saja tanpa seorang Alpha" Lucas hyung mengusap bahuku.

"Ya hyung, aku akan menunggunya sampai ia sadar. Lucas hyung bisa mengisi sementara posisi Jeno, aku yakin ia akan senang karena memang seharusnya hyung yang memimpin kawanan" aku menatap dan tersenyum padanya.

"Luke memimpin kawanan? Mustahil sekali Titan ini memimpin kawanan" Jungwoo hyung terkekeh.

"Hei! Kamu meragukanku sayang?" seringai Lucas hyung.

"Aku tidak meragukanmu sayang, aku hanya tidak habis pikir saja" Jungwoo hyung menjulurkan lidahnya.

"Aku yakin Lucas hyung bisa mempimpin, karena ia adalah seorang Alpha yang hebat sama seperti Jeno" aku terkekeh pelan.

"Kamu dengar yang dibilang Injunie kan sayang? Aku memang Alpha yang hebat!" ia tertawa.

"Yah, terserah padamu saja.." Jungwoo hyung memutar bola matanya.

Kami berbicara selama berjam-jam, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk pergi dan menghabiskan sisa hari mereka. Saat Jeno masih belum sadar, Lucas hyung yang mengambil alih peran utama kawanan kita, hingga Jeno sadar dan sembuh total. 

"Jenolie, ayo cepatlah sadar. Aku merindukanmu.." Aku menatapnya dan meraih tangannya, mencium kepalanya sambil membelai rambut lembutnya.

Renjun POV END



















Dont forget vote & comment.

Écarlates [Complete]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang