Part 15. Penolakan!

221 159 201
                                        


Assalamu'alaikum.

Jangan lupa vote dan komennya kakak🙏

Jangan memaksa seseorang untuk menyukaimu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jangan memaksa seseorang untuk menyukaimu. Karena pada dasarnya jika orang itu tepat untukmu, maka tanpa kamu paksa pun ia akan menyukai mu tanpa alasan apapun.

🍂🍂🍂

Akhirnya Chaca dan teman teman nya kini sudah keluar dari kantin dan sekarang mereka ingin menuju kekelasnya masing masing.

"Cha aku anter kamu sampe kelas ya," tawar jason dengan tersenyum lembut.

"Emmm ..." Belum sempat menjawab Gilang sudah memotong ucapan Chaca.

"Gak usah biar gua aja," Gilang yang langsung menampilkan wajah tak suka nya saat melihat jason sok lembut di depan Chaca.

"Gua nanya sama Chaca bukan sama lo," ketus jason memutarkan bola matanya malas saat Gilang bertingkah posesif.

"Chaca adik gua, jadi gua berhak jawab pertanyaan lo."jawab Gilang yang masihtak mau kalah.

Chaca merasa pusing melihat kakaknya dan Jason selalu saja adu mulut.

"Aduhhhh ,udah udah deh gak usah berantem terus. Gua pusing dengernya!"sentak Chaca sambil menatap tajam Gilang dan jason secara bergantian.

Gilang dan jason langsung memalingkan wajahnya ke arah lain saat Chaca sudah melemparkan tatapan tajam nya.

Saat Gilang dan jason sedang sibuk berdebat, teman-temannya yang sibuk melempar candaan , sedangkan Alex malah sibuk mengamati Seseorang yang berjalan di ujung koridor sana. Alex menyipitkan matanya seraya memperjelas penglihatan nya. Saat orang itu sudah semakin dekat senyum Alex seketika merekah ia tau orang itu adalah Alan, sahabatnya.

"Woyyyy Alan!" teriak Alex memanggil Alan sambil melambaikan sebelah tangannya ke arah Alan.

Alan mendengar ada ada yang memanggilnya, ia pun langsung mengedarkan pandangannya dan matanya berhenti pada Orang yang sedang melambaikan tangan ke arahnya. Sangat terlihat jelas itu adalah Alex.

Alan langsung berlari kecil menghampiri Alex.

"Haii Lex, hai bang!" sapa Alan pada Alex dan Gilang.

Gilang yang melihat kedatangan Alan hanya memasang ekspresi datarnya. Tanpa sedikitpun ingin menjawab sapaan Alan.

"Hai Lan," Jawab Alex, "kok lo ada di sini mau apa?" tanya Alex heran.

"Gua ada perlu sama lo,"seru Alan sedikit berisik.

"Owh, tapi kayak nya kita omongin nanti aja, pas jam pulang sekolah." saran Alex setengah berbisik juga.

Alan hanya mengangguk pelan," Oke, kalo gitu pulang sekolah gua tunggu di tempat biasa. " jawab Alan menyetujui saran dari Alex.

Pandangan Alan beralih pada semua teman teman Alex.

Chalista (Slow Update)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang