Jangan lupa vote dan komen
💜✨💜
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, kini sudah tiba di penghujung hari. Dimana semua siswa ataupun para pekerja di liburkan. Hari yang sangat di tunggu tunggu oleh semua orang untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas padat selama satu minggu ini.
Ini adalah hari Minggu, entah kenapa minggu pagi hari ini sangat begitu cerah. Terbukti bahwa matahari sudah naik memancarkan cahaya nya di waktu yang terbilang cukup pagi.
"Momy bangun, katanya mau lari pagi bareng Nando." ucap bocah kecil yang terus menerus mencoba membangunkan Chaca.
"Eghhh, apa sih. Aku masih ngantuk tau." jawab Chaca yang enggak bangun dan kembali menutupi semua tubuhnya dengan selimut tebal bermotif doraemon itu, tanpa menghiraukan keberadaan Nando.
Nando semakin mengerucutkan bibir tipis nya. Melihat Mommy nya yang enggan untuk bangun. Tiba-tiba sebuah ide tetbesit di otak nya. Senyum jahilnya mulai tercetak jelas di bibir Nando.
"Mommy, ice cream yang di kulkas di habisin sama om Alex!" teriak Nando tepat di depan telinga Chaca.
Mendengar kata ice cream yang di habiskan sontak Chaca membuka matanya lebar- lebar, kemudian langsung loncat dari tempat tidur dan berlari ke arah dapur yang berada di lantai dasar dengan tergesa-gesa.
"Ice cream gua,"
Nando tertawa keras saat mendengar lengkingan suara mommy nya. Entah sejak kapan ia sangat nyaman dengan sosok Chaca yang ia anggap sebagai mommy nya 2 minggu lalu.
"Aku sayang mommy."lirih Nando dengan senyum yang masih mengembang. Matanya tak terasa menitikan air mata, bukan sedih, melainkan kebahagiaan. Nando sangat bahagia dan beruntung karena di pertemuan dengan orang orang baik.
Nando pun akhirnya keluar dari kamar Chaca dan berjalan menuju ruang makan. Tak lupa sebelum itu Nando menutup pintu kamar Chaca terlebih dahulu.
----
Anita yang melihat putri bungsu nya menuruni anak tangga dengan tergesa-gesa hanya menggelengkan Kepala nya pelan.
"Sayang hati-hati turun nya," ucap Anita mengingatkan Chaca. Namun siapa sangka jika Chaca tak menghiraukan perkataan sang ibunda. Chaca langsung membuka lemari Es memastikan jika ice cream nya benar benar lenyap.
Chaca menghela nafas lega, saat melihat ice cream nya masih dalam keadaan utuh dan sehat walafiat heheh..
Alex dan Gilang yang sedang sarapan di meja mmakan pun seketika menghentikan aktivitas sarapan nya. Kedua nya saling menautkan kedua alisnya masing-masing. Merasa heran dengan tingkah Chaca, Gilang pun langsung beranjak dari meja makan dan menghampiri Chaca yang masih berdiri tepat di depan pintu kulkas.
"Ada apa?" tanya Gilang lembut dengan tangan yang reflek menyentuh bahu mungil Chaca. "Pagi-pagi udah heboh aja." Sambung Gilang dengan senyum tipis yang terluas jelas. Chaca yang tak sadar terus menatap manik mata Gilang. Ia benar benar baru menyadari bahwa Gilang sangat lah tampan saat tersenyum.
"Gila nih si kutub, sekalinya senyum langsung bikin gua meleleh dong." gumamnya dalam hati. Namun sesaat kemudian ia langsung menggelengkan kepalanya, menetralkan ekspresi wajah nya seperti biasa. "Apaan sih lo Cha, Remember please! Gilang itu abang lo, yakali lo suka sama abang lo ssendiri." gumamnya pelan menepis pikiran yang tak masuk akalnya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Chalista (Slow Update)
Novela Juvenil[Sebelum baca VOTE & FOLLOW dulu bestie] |Revisi pas udah End| ______^^^_______ Chalista Putri Nasution, gadis berumur 15 thn yang terjebak dalam masalah di masalalu. Masalah yang tak pernah ia ketahui sebelumnya. Masalah yang tak tau awal nya sepe...
