revenge

619 90 2
                                    


3 hari kemudian tepat pukul 13:25

"Haii, dad!" Seru Vana baru saja tiba di rumah sehabis pergi berduaan bersama Chika

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Haii, dad!" Seru Vana baru saja tiba di rumah sehabis pergi berduaan bersama Chika.

Ara yang asyik membaca buku majalah langsung mendongakkan kepalanya lalu tersenyum menatap Vana. "Ehh udah pulang anak daddy, sini duduk dulu" titah Ara menepuk kursi sofa tepat di sebelahnya.

Vana pun duduk di samping Ara. Nampak, wajah Vana seperti sangat gembira.

"Gimana habis keliling bareng mommy Chika?"

"Seruu!!" Ujar Vana sangat gembira, "mommy Chika beliin yang Vana mau, dad"

"Emangnya gak takut uang mommy Chika habis?"

Vana mengedikkan bahunya, "gak tau, dad, kayaknya gak bakal habis deh. Soalnya kan mommy Chika designer fashion yang sukses" Ara pun mengangguk

"Ohh, ya, mommy Fiony mana?"

"Seperti biasaa, di ruang kerja nya"

"Hmm.. dad, Vana mau ke taman belakang, ya? Sekaligus mau main sama boba" Ujar Vana, hendak ke taman belakang sambil bermain bersama anjing peliharaan ras husky yang bernama boba.

"Okee, tapi hati-hati, boba kalau lagi marah serem"

"Asiapp!!" Vana mengacungkan jempol. Lalu beranjak dari kursinya dan pergi ke taman belakang di rumahnya.

Ara berbalik ke belakang, memastikan semua aman. "Steven, Andrea!!" Pekik Ara, tak lama dua orang lelaki berbadan tinggi dan badannya yang kekar sudah berhadapan dengannya.

"Iya, ada apa, tuan?"

Ara menutup buku majalahnya dan menghela nafas, "hari ini, hari ke dua kalian bertugas sebagai bodyguard. Tugas kalian hari ini bukan menjaga Vana.."

Andrea pun kebingungan, "trus apa, tuan?"

"Saya tugaskan kalian untuk selalu mengintai Vana, tapi jangan sampai Vana tau kalau kalian mengintai dia dan karna itu suruhan saya, paham?" Ujar Ara dengan tatapan tajam menatap Steven dan Andrea.

"Ohh, ya, kalau ada terjadi apa-apa tentang Vana silahkan lapor ke saya dan nyonya Fiony" Steven dan Andrea pun mengangguk.

"Yaudah, lakukan apa yang saya tugaskan!" Seru Ara memerintahkan kedua bodyguardnya.

"B-baik, tuan" ujar Steven dan Andrea dengan serentak. Lalu pergi meninggalkan Ara dan menyelesaikan tugas yang diberikan Ara.

Tiba lah dua anak kembar perempuan dan laki-laki yang masih berumur 7 tahun datang menghampiri Ara masih melanjutkan membaca buku majalahnya.

"Dad.." gumam anak kecil lelaki itu.

Ara pun mendongak "Iya, Alan? Ada apa?"

"Penampilan Alan sama Alen bagus gak?" Tanya Alen kepada Ara.

God, i love her 2 [ Completed ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang