17. My Possessive Abian

13.6K 576 9
                                    

Assalamualaikum

Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat Membaca

Abian & Ifa

Gercep kalian deh. Menurutmu Abian itu seperti apa dimata kalian sih?

Bisa sih komennya ditingkatin lagiiii. Bikin target komen gimana?

Udara terasa segar dihirup. Suasana pun juga tenang. Rasanya benar-benar membuat otak fresh.

Fiuhh

Seorang gadis cantik baru saja membuang nafasnya lega. Ia menarik simpul senyum pada bibirnya yang pink. Rambutnya dikuncir kuda, celana training hitam dengan kaos pendek masuk di dalamnya.

Kali ini ia akan mengelilingi taman setelah melakukan pemanasan sebentar tadi. Minggunya kali ini menyenangkan, akhirnya ia bisa menikmati hari libur sendiri.

Tak mau membuang waktu lama, gadis itu berlari kecil sembari mendengarkan lagu dari earphone bluetoothnya. Lagu Night changes mengalun ditelinganya.

Mungkin lagu dari one direction itu akan menjadi salah satu lagu favoritnya. Ia sangat suka sebagian liriknya, we're only getting older baby.

Beberapa menit berlalu sudah satu putaran ia lakulan. Kemudian langkahnya mulai pelan berganti berjalan. Ia melarikan kepalanya kenanan dan kiri mencari sesuatu yang mungkin bisa ia beli.

Tolong dimengerti, Ifa berolahraga bukan untuk kurus. Ya namanya juga lapar. Tak mendapati pedagang manapun. Ia lantas berjalan menuju alfamart Yang diatasnya sekaligus tempat ngopi.

Ia mengarahkan kakinya mencari teh pucuk favoritnya. Dan beberapa cemilan kesukaan. Setelah membayarnya pada kasir ia berlalu menaiki tangga yang menghubungkan dimana cafe itu berada.

Ia tidak mau minum kopi, pagi pagi begini. Ia hanya akan duduk sembari memakan camilan Dan teh pucuknya. Memesan coffe untuk Papanya saja.

Jika weekend Papanya akan dirumah. Supaya dapat quality time bersama keluarga. Sembari menunggu pesanannya jadi ia akan berleha leha menyandarkan punggungnya pada kursi dan menatap pemandangan yang cukup menarik.

Tapi tak lama ponselnya berdering, sontak ia menunduk dan melihat siapa penelfon itu.

Papa is calling

Dahinya berkerut kecil,"Tadi kan udah ijin keluar." gumamnya bingung. Ia lantas menggeser tombol hijau.

"Ifa?" panggilnya disebrang sana. Suara yang tegas.

"Iya, Pa. Ada apa? Tadi Ifa kan udah ijin bilang mau jogging diluar."

"Iya, Papa cuma mau kasih tau Abian ada di sini." ucapnya membuat gadis itu terkejut ditempatnya.

"Ngapain Pa?" tanyanya kelewat biasa.

"Kok ngapain, ya ketemu kamu lah, Nak. Kapan pulangnya, hem?" tanya Hermantyo.

Ifa sudah berdecak kecil. Ia menyangga kepalanya dengan tangan bebas. "Kok dia nggak chat aku dulu sih Pa?"

"Abian, kenapa nggak ngechat ke anak Om dulu?" tanya Hermantyo pada Abian yang duduk sembari menatap percakapan virtual itu.

"Surprise!" ucapnya.

Ifa melotot,"Surprise, surprise! Kamu nggak bosen apa weekend jalaaaan mulu! Sekali-kali kamu tuh ngumpul sama keluarga kamu!" cetusnya.

My Possesive Abian Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang