Chapter 25

4.6K 304 74
                                        

Hari minggu, hari yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang. Hari bersantai bagi orang sibuk seperti Noah Xander. Bekerja tiada henti dan tak kenal waktu, berusaha menyibukan diri di kantor agar selalu bisa pulang lebih cepat.

Bertahun-tahun Noah meninggalkan rumah ini, dia tidak tahu sejak kapan tempat ini bisa menjadi candu untuknya.

Bukan tempat ini yang menjadi candu, melainkan Wilona. Noah harus mengakui kalau dirinya terus menerus ingin bersama wanita itu.

"Kun bilang kau tidak pergi ke lapangan golf hari ini?" Devgan berjalan di sisi Noah yang baru saja keluar dari ruangan gym pribadi mereka di lantai satu.

Noah mengangguk masih sibuk mengelap keringatnya yang bercucuran dengan handuk kecil yang diberikan pelayannya.

"Aku ingin di rumah saja hari ini Dad."

"Ck tumben sekali, kesambet apaan kamu?" Yoriko muncul entah dari mana.

Wanita itu tiba-tiba saja sudah berada di sebelah Noah. Ayah dan anak itu tersentak kaget.

"Mom?! Ada apa denganmu?"

Noah pikir ibunya akhir-akhir ini terlihat lebih aneh dari biasanya. Beberapa kali muncul dengan cara yang luar biasa seperti ini di dekatnya.

Seperti hantu lebih tepatnya, dimana-mana ada!

Yoriko menyilangkan kedua tangannya di dada. "Harusnya mom yang tanya gitu ke kamu! Ada apa denganmu Noah!?"

"Mom kenapa mengikutiku?"

"Ada apa denganmu Noah Xander??" ulang Yoriko berbisik di telinga putranya dengan tatapan penuh rasa curiga.

Noah tak langsung pergi ke kamarnya sengaja memutar jalan menuju ruang makan.

Bisa gawat kalau Yoriko mengikutinya sampai ke kamar. Bisa saja jantung wanita itu copot melihat sosok wanita tak dikenal berada di kamarnya.

Sebenarnya ibunya itu sudah terbiasa melihat dirinya bersama seorang wanita. Terakhir kali saat di penthouse, Noah gagal bercinta karena Yoriko yang tiba-tiba datang.

Tapi wanita yang berada di kamarnya bukanlah jalang apalagi pelayan hotel.

Wilona Gabriella Allison. Gadis yang menghilang enam tahun lalu. Bagaimana Noah bisa menjelaskan kalau Wilona lah orang yang menghancurkan pesta pernikahanya dan nyaris merengut nyawa Karina.

Noah pusing, mari pikirkan itu lain kali. Kali ini dia harus bersikap sebiasa mungkin.

"Aku? Kenapa? Aku baik-baik saja. Sehat dan bugar. Mom tidak lihat otot-ototku ini?" Noah merenggangkan otot-ototnya.

Plak!

"Awh!"

"Mom!"

Noah meringis merasakan punggungnya terasa perih karena tabokan ibunya barusan.

Devgan geleng-geleng kepala melihat tingkah ibu dan anak itu. Dia memilih duduk dan menikmati kopi panasnya.

"Memangnya mom tidak tahu hah! Kau diam-diam menyelipkan pakaian penuh darah ke ruang cuci!"

"Oh hanya karena itu—"

"Hanya katamu?!" Geram Yoriko. Dia kembali menghujami Noah dengan pukulan di sepanjang punggung lebar pria itu.

"Mom hentikan! Aku bisa mati! Aw!!"

"Buka bajumu! Cepat!!"

"Di sini?!" Noah melotot. Dia melirik sekitar ada banyak pelayan yang menyaksikan perdebatan mereka.

Obsession Series 1; Love and RevengeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang