"Mom lihat kamu kembali bersama Jaerson tadi pagi, habis dari mana kalian?"
Semua orang di meja makan kompak menoleh ke arah Kate. Yoriko bertanya tanpa nada curiga di dalamnya.
"Ah tadi pagi kita bertemu di jalan Mom saat aku keluar untuk jalan-jalan." sahut Kate, sudah menyiapkan alasannya sejak memutuskan keluar setelah Noah mengabaikannya.
Tidak mungkin dia mengatakan kalau dirinya dan Jaerson memiliki hubungan di belakang Noah. Meski bisa diartikan mereka hanyalah friend with benefit.
Kate tidak ingin kehilangan kepercayaan Yoriko. Jaerson juga pintar menutupinya dengan baik, dia salut dengan pria itu. Di mata keluarga Xander, Jaerson adalah pria baik-baik yang patuh.
"Ah begitu," Yoriko tak bertanya banyak membuat Kate menghela napas lega. Dia melirik Jaerson yang sepertinya sedang menahan kegelisahan.
Kate lalu melirik Noah yang tampak tak terganggu dengan percakapan itu. Noah menikmati makananya tanpa banyak bicara.
"Kamu jalan-jalan sendirian Karin?" tanya Devgan.
"Iya Pa, tadi pagi aku bangun awal iseng mau jalan-jalan di sekitar sini."
"Lain kali ajak Noah atau salah satu bodyguard di rumah ini takutnya ada apa-apa sama kamu. Inget kamu public figure," kata Yoriko lembut, Kate tersenyum mendengarnya.
"Siap Mom, lain kali aku ajak Noah," diusapnya tangan pria itu dengan lembut.
"Aku sudah selesai," Noah bangkit dari duduknya, empat orang lainnya yang berada di meja makan kompak menoleh.
"Jam berapa kamu berangkat ke kantor? Bukannya masih siangan?" tanya Kate begitu perhatian.
"Kita berangkat sekarang."
"Kita?"
"Kate ikut aku, biar aku yang antar dia pulang."
"Tapi aku—" Kate tak jadi melanjutkan ucapannya saat menatap mata Noah yang begitu mengintimidasi.
Sungguh, dia takut Noah tahu hubungannya dan Jaerson. Sejak tadi wajah Noah begitu tak bersahabat padanya. Jaerson juga menyadari hari ini suasana hati Noah begitu buruk.
Isi pikiran Noah memang kacau setelah semalam dia mengacaukan Wilona membuat wanita itu kembali memupuk kebencian padanya. Setiap kali bercinta dengan Wilona setelahnya Noah pasti menyesal tapi dia tidak bisa berhenti. Wilona adalah candu untuknya.
Pikiran Noah kalut, dia bahkan tidak ingin pergi bekerja. Sangat sulit meninggalkan Wilona sendirian di sana. Noah ingin seharian menemani Wilona sebagai bentuk permintaan maaf atas sikapnya semalam.
"Aku ambil barangku dulu di kamar," Kate berlalu pergi meninggalkan meja makan.
Sekarang tatapan semua orang berfokus ke Noah. Yoriko sampai harus menampar bokong Noah karena sikapnya itu.
"Ada apa denganmu Noah? Awas saja kalau Mom dengar kalian berantem ya!"
"Mom jangan khawatir," kata Noah menenangkan. "Aku sama Kate baik-baik aja kok, justru aku ingin mengajaknya ke suatu tempat sebelum pergi ke kantor." Noah tersenyum lebar.
Yoriko langsung bungkam mendengar penjelasan putranya. Dia tersenyum geli, ada-ada saja memang Noah.
"Ambilkan berkasku di atas." perintah Noah pada Jaerson.
Pria itu mengangguk, menuruti perintah atasannya. Lantai tiga, kejutan apalagi kali ini saat dia masuk ke dalam kamar itu?
Kenyataanya Jaerson salah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Obsession Series 1; Love and Revenge
Storie d'amore𝗗𝗮𝗿𝗸 𝗥𝗼𝗺𝗮𝗻𝗰𝗲‼️ Wilona Gabriela Allison, gadis berusia 17 tahun yang dikenal cantik, polos, dan lugu. Itu sebelum dia mendapat penghianatan dari keluarga dan juga kekasihnya tepat di malam ulang tahunnya. Satu malam yang merubah kepribadi...
