Keesokan harinya saat masuk kerja Nadia merasa canggung bertemu Dante. Setelah mereka datang tidak berapa lama Serra, Joshua dan Riska juga datang.
"Gue merasa datang terlalu pagi hari ini" kata Joshua.
"Nanti gue kasih tau Bu Mala buat kasih lu SP 2 biar kena mental Lo" kata Serra.
"Apa sih? pagi-pagi udah ngajak ribut. Eh ada Nadia, selamat pagi cantik" kata Joshua.
"Lo muji gue kalau niat Lo buat ngutang mending nggak usah" kata Nadia.
"Yaudah Lo puji gue aja" kata Riska.
"Selamat Pagi Tuan Putri Riska" kata Joshua.
"Selamat Pagi wahai budakku" kata Riska.
Mereka tertawa. pintu lift terbuka. Mereka semua masuk. Serra, Riska dan Joshua di depan sedangkan Dante dan Nadia dibelakang. Dante melirik Nadia yang sedang melihat ponsel lalu melihat Nadia. Pintu lift terbuka. Mereka semua keluar.
"Kalian Minggu ini mau kemana?" tanya Serra.
"Gue mau dirumah aja" kata Riska.
"Gue mau tidur. Akhir bulan kantong kering. Butuh donatur makan siang" kata Joshua.
"Bener banget nih. Gue pergi ke sebrang jalan aja. Makan di meja kerja gue aja" kata Serra.
Nadia mengangguk.
"Lo daritadi diem aja Nad" kata Serra.
"Gue takut Lo semua jadiin gue donatur" kata Nadia asal.
****
Jam makan siang tiba. Mereka segera turun ke bawah. Nadia melihat Bima dan Mama Bima sedang mengobrol dengan bos mereka.
Mama Bima melambaikan tangan.
"Dia siapa Nad?" tanya Serra.
"Calon mertua gue" jawab Nadia.
Nadia lalu menghampiri Mama Bima dan Bima.
"Bukannya itu cowok yang dulu pernah ketemu di cafe ya. Dia kan udah punya cewek?" kata Serra.
"Bisa aja udah putus terus sekarang malah mau nikah sama temen kita ini" kata Joshua.
Dante diam. Bima dan Dante saling berpapasan.
"Mama sama Bima ada apa kesini?" tanya Nadia.
"Mama mau ketemu kamu. Mau makan siang bareng. Kebetulan bos kamu ini teman nya papanya Bima dulu. Kamu udah makan?" tanya Mama Bima.
"Belom. Ini mau bareng temen-temen yang lain" kata Nadia.
"Yaudah sekalian aja ajak bareng" kata Mama Bima.
"Tante yang traktir?" kata Joshua spontan.
Riska langsung mencubit pinggang Joshua.
Mama Bima mengangguk lalu berbicara kepada bos mereka semua.
"Saya ijin bawa anak-anak ini ya. Selesai makan nanti mereka kesini lagi. Salam ya buat mbak Hamidah" kata Mama Bima.
Mereka sampai disebuah restoran mewah. Joshua mengucap syukur dalam hati karena artinya dia bisa irit uang makan.
Nadia berjalan berbarengan dengan Bima.
"Ada apa? " tanya Nadia berbisik
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku Untukmu
RomanceNadia dan Bima dijodohkan oleh kedua Kakek dan Ayah mereka karena suatu alasan. Sampai suatu hari mereka saling bertemu secara tidak sengaja dan itu bukan pertemuan yang bagus. Bima yang sudah memiliki pacar, Milla, tidak terima dengan perjodohan te...
