Pelan tapi pasti Dante mulai mendekati Nadia. Sedangkan Bima mulai merasakan hal-hal yang tidak biasa setiap kali berada di dekat Nadia. Bima mulai menunjukkan perhatian-perhatian yang disadari Nadia. Ia merasa bingung karena setiap berada di dekat mereka berdua pasti Nadia merasa deg-degan. Debar-debaran bahagia itu membuat Nadia bingung sebenarnya ia menyukai Bima atau Dante.
Nadia yang daritadi bengong membuat Serra dan Riska saling berpandangan.
"Lo ada masalah?" tanya Riska.
"Gue perhatiin beberapa hari kesini Lo sering banget bengong" kata Serra.
Nadia berbalik badan.
"Lo pernah nggak sih jatuh cinta sama dua orang sekaligus?" kata Nadia.
"Hah? Maksud Lo???" kata Riska dan Serra berbarengan.
"Udah, anggap aja gue nggak ngomong apa-apa" kata Nadia.
Riska dan Serra kembali berpandangan. Mereka bingung dengan teman mereka yang satu ini.
****
Dante merapikan pakaiannya. Ia pergi ke supermarket membeli beberapa makanan untuk ia bawa ke rumah sahabatnya. Sudah lama Dante tidak bertemu dengan teman SMA nya ini.
Dua jam kemudian Dante tiba dirumah sahabatnya itu. Mereka berdua sangat senang bisa saling bertemu.
"Jalan-jalan terus ya... Gue rasa Lo bakalan lupa kalau Lo ini orang Indonesia" kata Dante.
Thomas hanya tertawa.
"Rumah sepi banget. Pacar Lo mana?" tanya Dante.
"Pacar? Karen?" kata Thomas.
"Wah, kok Lo jawabnya gitu. Emang selain Karen ada lagi?" kata Dante tertawa.
"Karen ada urusan kerjaan di luar negeri. Kita nggak terlalu sering ngabisin waktu bareng. Itu temen gue yang lagi nginep disini. Lo tau maksud gue kan" kata Thomas sambil memberikan segelas minuman.
"Nah itu dia turun" kata Thomas.
Dante berbalik badan. Yang turun dari tangga adalah Milla. Milla agak kaget dan berusaha tenang.
"Kenalin ini Milla. Milla ini sahabat aku dari SMA. Dante ini Milla" kata Thomas memperkenalkan mereka berdua.
Dante tersenyum tipis. Ia tidak menyangka bisa bertemu dengan Milla disini. Saat Thomas pergi ke kamar mandi, Milla mulai mendekat kee Dante.
"Awas ya kalau Lo berani cerita macem-macem" kata Milla yang menarik kerah leher baju Dante.
"Weisss, sopan dikit dong. Lepasin dong tangan Lo dari baju gue" kata Dante.
"Pokoknya kalau Lo berani macem-macem sama gue. Lo akan tanggung akibatnya" kata Milla.
"Jadi Lo pacaran sama Bima tapi juga pacaran sama Thomas. Sama Thomas Lo pacaran tapi sama Bima nggak mau lepas. Luar biasaaa.." kata Dante.
"Sstttt... Nanti kedengaran sama Thomas!" kata Milla.
"Tenang aja gue bukan tipe yang suka ngadu kok. Mungkin Lo bisa berguna buat gue suatu saat nanti" kata Dante.
"Maksud Lo?"
Thomas datang. Perbincangan mereka berdua terhenti. Dante dan Thomas kembali mengobrol sedangkan Milla memilih pergi ke luar.
****
Bima sibuk melihat handphone nya. Berulang kali mengetik tapi tidak jadi ia kirim. Sampai ketukan dari Pak Lee mengangetkan Bima. Pesan yang tadi ia ingin hapus malah terkirim.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku Untukmu
RomantikNadia dan Bima dijodohkan oleh kedua Kakek dan Ayah mereka karena suatu alasan. Sampai suatu hari mereka saling bertemu secara tidak sengaja dan itu bukan pertemuan yang bagus. Bima yang sudah memiliki pacar, Milla, tidak terima dengan perjodohan te...
