Oksigen semakin menipis namun pertarungan tetap berlangsung seakan-akan tak ada hari esok. Seluruh warga bumi mengangkat tangan dan berdoa agar peperangan ini berakhir. Sementara mereka yang berada di dalam pertempuran, menggenggam erat senjata. Butir-butir peluru terus beterbangan bagaikan kupu-kupu di ladang bunga.
Tepat ketika Wheeljack dan Mirage mengambil alih kemudi, Hound dan Crosshairs melompat keluar. Parasut keluar dari punggung mereka, sementara Crosshairs menggantungkan kakinya di bahu Hound dan menembak musub dari sisi belakang. Kepalanya berada di bawah.
"Crosshairs, arah pukul delapan!" Hound berkata, lalu Crosshairs memutar pistolnya dan menembak jatuh pesawat flyers Decepticon.
"Ku harap Ultra Magnus baik-baik saja," kata Crosshairs, "Cyclonus tidak mungkin dilawan dan kemungkinan menangnya sangat kecil."
"Have some faith, Crosshairs. Bagaimana pun dia adalah kandidat Prime. Walaupun aku lebih suka Optimus," katanya, lalu ia melemparkan granat.
"Itu masalahnya, Prime tidak semudah itu digantikan." Lalu dia tertawa dan melihat kebawah, "itu mereka. Lepaskan parasutnya," ujar Crosshairs.
Disana ia melihat para manusia bertempur bersama dengan Bumblebee, Prowl, Sideswipe dan Chromia. Windblade mengamankan dari atas, bersama dengan Jazz disana. Mereka membawa sniper kaliber tinggi dan membidik setiap makhluk yang mencoba masuk kedalam jangkauan para manusia. Jumlah pasukan Decepticons benar-benar tak terhitung. Shockwave beserta saudaranya, Nitro Zeus, berhadapan langsung dengan Prowl dan Sideswipe.
"Kita akan mendarat disana. Lihat, manusia terkepung," kata Hound.
"Baiklah, kita akan mendarat disana--lihat, kemanan Alissa akan pergi?" Crosshairs menunjukan sisi yang lain dimana Alissa bersama Mohawk pergi meninggalkan pertempuran dan menjauh.
"Aku tidak bisa menghubungi siapapun. Sialan aku benar-benar ingin meledak," kata Hound. Ia tampak kesal.
"Guys!!!" Teriak Mikaela dari bawah. Ia melambaikan tangan. Disana terdapat Cade yang melindungi Izzy dan Viviane. Lennox memimpin dibelakang Prowl yang tanpa henti melemparkan serangan balasan.
Lalu Scourge dan pasukannya, Deadly Sweeps, berada ditengah-tengah pertempuran pula. Megatron memimpin di belakang, bersama dengan Barricade. Melihat kedatangan Hound dan Crosshairs, coastal artileri yang mendeteksi gerakan langsung melepaskan tembakan lain. Itu melubangi parasut Hound.
Sesegera mungkin ia melepaskan parasut. Crosshairs membentangkan tangannya, lalu Hound berteriak.
"Hound, no no no!!!!"
"Cannonball!!"
"Hound, fuck!!!"
Mikaela melihat akan adanya hantaman besar. Ia pun tiarap, tangannya menarik Paul hingga mereka tiarap bersama.
BAM!!!
Mereka mendarat dan menghantam daratan dengan keras seakan-akan sedang berenang. Batu, kerikil dan pasir beterbangan. Mikaela dan Paul hampir terkubur oleh tanah yang turun dari langit seakan-akan terjadi hujan lebat.
"Imma kill y'all!!" Hound berteriak lalu mulai membantu yang lain menembak.
Crosshairs merunduk didekat Mikaela. Ia mengeluarkan sniper dan mulai membidik. Ia melindungi dari belakang dengan manuver penyamaran. Warna hijaunya berkamuflase dengan rerumputan. Ia menyeringai dan menarik tanpa henti.
Sayangnya, pertempuran itu seakan tidak membalik keadaan. Autobot tetap kalah jumlah dan senjata. Belum lagi Shockwave dengan drillerbot yang telah di upgrade nya. Bahaya selalu mengintai. Jadi hal terbaik yang bisa mereka berikan adalah tetap bertahan sampai Optimus datang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Transformers: Dance with The Dragon
Fanfiction[[Sekuel dari Tears of the Dragon ]] Lima tahun setelah Optimus meninggalkan Bumi, keadaan tidak semakin baik. Kapal-kapal Decepticon berdatangan, pasukan anti-Cybertron terus memburu. Kini, alam semesta kembali memanggil Alissa untuk memenuhi takdi...
