Alissa dalam posisi tengkurap. Ia merangkak menunju tepi jalan tol untuk bertumpu. Rasanya menyakitkan, terakhir kali ia terlempar seperti ini Optimus ditangkap oleh Lockdown. Dan kini situasi yang sama terjadi lagi, hanya dirinya bersama Drift. Tegangan diantara mereka lebih kuat ibarat dua orang yang saling menyimpan dendam.
Alissa berdiri dan memegangi tulang rusuknya. Ia melihat sebuah robot raksasa dengan meriam besar di tangan kanan. Ia lebih tinggi dari Drift, kemungkinan juga jauh lebih tinggi dari Optimus. Optik merah menyala menyorot kepada Drift dan Alissa. Lambang Decepticon bersinar di crest kanan. Di shoulder plate samping kanan dan kiri, ada misil launcher.
Bisa di katakan, ia adalah wujud lain dari artileri militer berjalan. Dan ia berdiri, marah dan aura mengerikan mengisi atmosfer.
Mengejutkan lagi, Turmoil mulai menembakkan satu tembakan beserta beberapa misil. Drift merengkuh Alissa lalu berguling. Ia melindungi Alissa dalam dekapannya. Gafis itu meringkuk melingkar melindungi kepalanya. Seketika Drift berhasil menghindari Turmoil, ia menempatkan Alissa dibalik beton bekas.
"Kau menjadi Autobot dan melindungi manusia. Apa yang lebih memalukan dari pengkhianatan?" Suaranya besar dan mengerikan. Hampir sama seperti Megatron. "Well well, Deadlock, lihat dirimu sekarang..."
Drift mengangkat pedangnya. "Deadlock sudah mati." Drift bersuara tegas.
Gadis itu masih terdiam dalam rasa terkejutnya. Drift tidak begitu menceritakan tentang Turmoil. Satu-satunya cara Alissa tahu tentang Turmoil adalah ketika Optimus menceritakannya. Itu pun hanya sekilas. Drift hanya menceritakan tentang konflik bersama Thundercracker. Sungguh diluar dugaan jika akhirnya Turmoil dan Drift bertemu kembali di situasi genting seperti ini.
Turmoil me-reload senjatanya. Lalu ia kemudian berlari
Drift berdiri dan mengangkat pedangnya. Ia melawan Turmoil tanpa banyak bicara. Ayunan pedang Drift ditangkis oleh meriam peledak Turmoil. Tangan kiri Turmoil mencekik leher Drift lalu menghantamkannya ke jalan dengan mudah. Drift mengerang kesakitan.
Belum selesai sampai disitu, Drift membalasnya dengan menghunuskan pedangnya di Turmoil. Ia mengerang mundur lalu melepaskan Drift. Sang Samurai berhasil berdiri dan Turmoil mencabut katana Drift. Ia tidak terlihat kesakitan malah yang ada sedang tertawa.
Turmoil membalas serangan Drift lagi. Ia menghajar Drift habis-habisan dan memiliki kesempatan tipis untuk melawan balik. Memang gerakan Drift lebih gesit daripada Turmoil tetapi kekuatannya lebih besar. Itu membuat Drift kuwalahan. Ditambah ia terus menembakkan laser dan misil membuat Alissa tak bisa membantu sama sekali.
"Apa kau lupa dengan masa lalu?! Kau Transformers yang ditakuti! Tidak ada yang berani menyebut namamu! You were The Beast with Many Name!" Turmoil berkata seraya membanting Drift lalu menembaknya. Optiknya menatap optik biru Drift. "Tapi lihat dirimu sekarang, Deadlock!"
Ia menginjak Drift. Erangan kesakitan terdengar jelas. Alissa berteriak dan mencoba melawan tetapi meriam itu diacungkan padanya. Ia berhenti. Dan tak bisa melangkah lagi.
"Sekarang kau seperti anjing penjaga. Mereka tidak pernah mempercayaimu karena reputasi gelap di masa lalu," kata Turmoil. Ia sebenarnya bukan tipe robot yang banyak bicara. Tapi saat ini dengan Drift ia membuat pengecualian.
Drift--Deadlock adalah Second in Command terbaik yang pernah dimilikinya. Ia mempunyai banyak julukan di kalangan Decepticon. The Beast, The Killer, The Autobot Slayer, Killer Machine dan masih banyak lagi. Ia pembunuh yang tidak segan-segan menghabisi musuhnya. Ini pula yang membuat Drift mendapat reputasi baik di Decepticon secara umum, maupun di mata Megatron.
Hampir semua operasi yang mereka lakukan mendapatkan kemenangan. Hingga pada suatu hari saat di Dabola ketika peperangan melawan Autobot, Drift mengabaikan perintah Turmoil untuk tidak menyerang. Ia saat itu hanya ditugaskan untuk mengamati, tidak menembak kecuali ditembak. Ia mengacuhkan Turmoil dan menganggap Turmoik tidak mempunyai insting jika ini merupakan suatu kesempatan besar untuk menang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Transformers: Dance with The Dragon
Fanfiction[[Sekuel dari Tears of the Dragon ]] Lima tahun setelah Optimus meninggalkan Bumi, keadaan tidak semakin baik. Kapal-kapal Decepticon berdatangan, pasukan anti-Cybertron terus memburu. Kini, alam semesta kembali memanggil Alissa untuk memenuhi takdi...
