Selamat Tahun Baru semuanya, semoga di tahun ini menjadi tahun yang berkah bagi kita semua ya guys ya
Maaf, jika ada kesamaan alur cerita, latar cerita, dan nama tokoh. Kisah ini murni tidak menjiplak
'Malam tahun baru adalah malam yang sangat indah dengan langit malam yang di hiasi bunga api. Semua orang merasakan kebahagiaan itu tapi tidak dengan diriku. Gue mungkin bisa bahagia jika gue bisa membahagiakan orang yang gue sayang' -- Zatir
'Aku bersyukur bertemu dengan Zatir dan menjadikan dia sebagai adik ku. Dia lah yang sudah membuat ku bahagia dengan cara mengesampingkan kebahagiaan nya dan aku akan terus berusaha dan mencoba agar dia bisa merasakan kebahagiaan nya sendiri' -- Arni
Selamat Membaca
*
*
*
"Heumm, sudah pagi ya?" tanya Arga mengucek mata nya
"Gak, masih malam" jawab Arni kesal
"Tapi langit nya... Udah pagi kak"
"Udah tau masih nanya kamu, Ga!! Tiap hari bangunnya kesiangan melulu"
"Ih, galak bener lo, kak"
"Liat noh, Zatir aja pagi pagi jam 3 udah bangun bahkan bersihin seluruh penjuru rumah"
"Buseett, masih bocil harusnya santai aja bukannya rajin buanget. Umur ini hanya sementara, jadi nikmati lah dulu kebahagiaan masa kecil mu sebelum menuju kedewasaan yang melelahkan"
"Dih, kata kata mu benar-benar membuat kakak tercekik. Harus nya cowok itu juga bekerja keras seperti perempuan yang dari kecil sampai besar pekerjaan nya masih sama tidak seperti kamu yang dari kecil hanya tidur dan bermain, pas gede baru lelah"
"Iya deh iya, pekerjaan perempuan emang melelahkan"
Zatir yang tengah dari tadi mendengar percakapan mereka pun langsung ia datangi
"Kak, Bang. Udah siang, waktunya untuk makan siang setelah makan kita ke masjid sholat dzuhur" ujar Zatir memanggil kedua kakaknya
"Ih, rajin bener adek gue ini. Ayo kak kita makan lalu ke masjid" sahut Arga
"Dih, baru bangun langsung makan aja gak ngapa ngapain nih bocah. Dasar cowok taunya hanya tidur, bangun, makan, bermain, lalu tidur lagi pas gede baru kerja" desis Arni
"Sudah lah kak jangan emosi. Ayah dan Mama udah panggil dari tadi, ayo kak makan siang" kata Zatir menenangkan Arni
"Iya sudah, ayo dek kita makan" balas Arni tersenyum
¶¶¶
"Ukhh, gak terasa hari ini adalah hari terakhir untuk tahun ini dan pasti akan ada keramaian karena malam tahun baru" ucap Akram
"Iya, Ayah. Gak nyangka banget udah masuk ke tahun baru dan umur kita semakin tinggi" sahut Arni
"Iya, yang pasti gue udah mengisi masa kecil gue dengan kebahagiaan dan kesantaian, hahaha" kata Arga tertawa lebar

KAMU SEDANG MEMBACA
Zatir
NonfiksiWAJIB MEMBACA DULU BARU BERKOMENTAR!! Zatir, lelaki bercap cowok berandalan, mafia, gus, dan ustadz Memiliki nama asli Yusuf Syahreza Putra. Mengapa Zatir? Karena Zatir adalah nama kesukaan yang keluarga nya memanggilnya dengan sebutan Zatir Zatir...