Lisa menatap pantulan dirinya yang berada di depan cermin.
Seorang gadis cantik yang nampak sangat terurus itupun menatapnya balik. Lilianne adalah dirinya, namun bukan sepenuhnya.
Berbulan-bulan ia bersemayam dalam tubuh itu, Lisa mulai merasa terikat dengan Lilianne.
Namun apa yang akan terjadi jika sang pemilik tubuh itu kembali dan merebut tubuhnya?
Jika tubuh asli Lisa sudah berubah menjadi debu, lantas apakah ia akan menguap bersama udara?
Sebuah pelukan menguncinya rapat dari belakang. Clyde sedang menikmati aroma tubuh Lisa yang entah sejak kapan ia izinkan melakukan tindakan itu.
Lelaki inipun bukan milikku.
"Apa malam ini aku boleh tidur disini?" Katanya sembari menciumi perpotongan leher Lisa hingga membuatnya geli.
"Tidak."
Enak saja.
"Jika kau sudah memperbolehkanku melakukan ini, bukankah sudah sewajarnya kita menghasilkan pewaris tahta untuk kerajaan ini, Lilianne?"
"Dalam mimpimu." Lisa tersenyum sembari menepuk pelan pipi Clyde yang lebih terlihat seperti sebuah pukulan, "Keluar." Dan Lisa pun melepaskan pelukan Clyde dari dirinya.
Membuat lelaki itu menatapnya penuh kecewa dan berjalan lesu ke arah pintu.
"Jangan lupa tutup pintunya."
"Kau sungguhan mengusirku?"
Lisa mengangguk mantap sembari duduk di sudut ranjangnya, "Tutup pintunya."
Clyde tak bergeming di tempat. Ia diam selama beberapa saat sebelum kembali masuk mendekati sang istri. Lelaki itupun menarik rahang Lisa hingga menengadah dan memberinya ciuman selamat malam.
"Sudah cukup." Kata Lisa sembari memotong ciuman yang berlangsung saat Clyde mulai tenggelam dalam tautan mereka. Jika Lisa tak menghentikannya, sesuatu akan melewati batas.
Lelaki itu terkekeh sembari mencium Lisa untuk terakhir kalinya, "Aku berharap jika esok kau takkan berubah menjadi lebih galak." Katanya sembari menyapu bibir Lisa dengan jemarinya.
Lisa hanya mengangkat pundak sembari melambaikan tangan. Wanita itu menyaksikan hilangnya sosok Clyde di balik pintu.
Jika kalian bertanya, kenapa Lisa bisa berubah jinak dihadapan Clyde? Adalah karena andil kehadiran sang Lilianne asli di hidupnya saat ini.
Sejak kepulangan mereka dari kerajaan Hastings, Lisa selalu menempel pada Clyde. Tentu saja karena ia khawatir dan... takut.
Khawatir jika Lilianne asli akan merebut tubuhnya kembali, dan takut jika dirinya akan menghilang karena tak ada lagi tubuh yang menampung.
Alasan pendukung lainnya adalah.. ia tak ingin mati dengan kondisi tak pernah di sentuh pria sama sekali.
Bagaimana tidak? Semasa hidup sebagai seorang Lisa, ia tak pernah berkencan karena terlalu sibuk mencari uang dan memenuhi kewajibannya sebagai puteri yang berbakti.
Jika saat ini ia diberikan sarana berupa suami yang pemandangannya mampu memanjakan mata, lantas mengapa ia harus melewatkan kesempatan itu?
Yah, memang picik dan hanya menguntungkan diri sendiri. Namun apa salahnya? Toh takkan ada yang marah kecuali sang Lilianne asli, bukan?
Tok. Tok. Tok
"Nona, Lilianne?"
Suara Emma membuat Lisa bangkit dari lamunannya. Wanita itupun segera mengizinkan sang maid untuk masuk dengan izinnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Runaway Antagonist
FantasyBukankah hidup itu berat? Berbagai permasalahan silih berganti datang menghampirimu secara bersamaan. Dan disaat kau memutuskan untuk mengakhiri hidup menyedihkanmu itu, kau justru terbangun pada sebuah cerita fiksi yang pernah kau baca sebelumnya...
