-oOo-
.
.
.
.
.Mereka makan bareng di meja makan, hanya suara dentingan piring bertabrakan dengan sendok dan garpu yang terdengar
Ruby tadi terbangun sendiri dari tidurnya dan mengeluh lapar. Jadi ia pergi ke dapur dan melihat jungwon yang hanya main hp sedangkan di meja ada beberapa makanan yang sudah dia masak
Gak di sentuh sama sekali sama jungwon
Sebenarnya Jungwon menunggu ruby hingga bangun lalu makan bersama
Setelah menanyakan kenapa dia tidak makan duluan kepada jungwon, Hati Ruby sedikit tersentuh mendengar jawaban jungwon. Belum pernah ada orang yang menunggunya hanya untuk makan bersama, ayahnya sendiri gak pernah menunggu ruby justru makan lebih dulu ninggalin dia
"Udah beres kamar Lo?" Jungwon memulai percakapan. Sengaja pura-pura gak tau
"Hmmm, dah" jawabnya singkat
"Gimana makanannya. Enak?"
Ruby menyuapkan makanan ke mulutnya hingga pipinya gembung dengan nasi yang penuh. Ia melirik jungwon sekilas "B aja"
Jungwon tersenyum kecil "Tapi Lo nambah 2x"
"Namanya juga lapar. Lagian Lo masak banyak banget ya sayang kan kalo gak di habisin!" Jawab Ruby dengan kesal
"Betewe hari ini mau jalan gak?"
Acara makan Ruby terhenti. Dia menatap jungwon aneh "Kenapa Lo ngajak gue jalan tiba-tiba?"
Jungwon sudah selesai makan daritadi. Dia hanya melipat kedua tangannya di atas meja menatap Ruby balik "Gue bosen dirumah" jawab jungwon singkat
"Gak ah, gak mau jalan sama Lo. Ntar dikira gue abis nyulik bocil"
"Oke gakpapa. Berarti gue jalan sendiri, dan sebelum gue jalan gue bakal cek pekerjaan Lo di kamar. Udah kelar apa belum"
"Kan sudah gue bilang, udah selesai"
"Gue gak percaya"
"Ngeselin banget Lo!"
"Biarin"
Selesai makan. Jungwon menyuruh Ruby untuk membasuh semua piring kotor di meja yang udah pasti di tolak mentah-mentah sama Ruby tapi jungwon tetap memaksa dan mengancam akan mengadukan pada mertuanya
"Dasar bocah tengil!! Sama aja kek papa. Apa-apa ngancam! Dasar" Ruby ngedumel dengan terus menyumpah serapahi jungwon, menguncir kuda rambutnya bersiap untuk mencuci piring. Sedangkan jungwon sendiri kembali ke kamar Ruby
Persetan dengan tersentuhnya dia di awal. Pasti jungwon ada maunya doang nungguin dia buat makan bareng, ya beginilah akhirnya
Disuruh cuci piring !
-oOo-
Butuh waktu 15 menit untuk Ruby menyelesaikan cucian piring. Ruby melepas apron dan sarung tangan mencuci itu lalu menaruhnya asalIa merasa gerah, mengipasi wajahnya sendiri menggunakan tangan dia pergi ke kamarnya
Pintu kamarnya terbuka. Ruby masuk dan melihat jungwon yang duduk di kursi santai di kamarnya
"Ngapain Lo?"
Jungwon noleh, dia nunjuk ke arah kasur Ruby "Lo bilang udah beres. Tapi kamar Lo berantakan gini masih. Lo bohong kak"
"Gue capek jungwon, abis cuci piring! Lo gak liat gue dah keringatan hah?"
"Gue gak bakal nyuruh lo kalo lo sendiri gak berulah, gue mau lo belajar kak buat urus diri lo dengan baik" nasehat jungwon

KAMU SEDANG MEMBACA
[ ✓ ] 𝑃𝐸𝑅𝐹𝐸𝐶𝑇 𝐻𝑈𝑆𝐵𝐴𝑁𝐷 ✦✧ 𝑌𝐴𝑁𝐺 𝐽𝑈𝑁𝐺𝑊𝑂𝑁
Fanfiction[ 𝐶𝑜𝑚𝑝𝑙𝑒𝑡𝑒 ✓𝐵𝑒𝑙𝑢𝑚 𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖 ] 𝐺𝑎𝑑𝑖𝑠 𝑐𝑎𝑛𝑡𝑖𝑘 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑎𝑟𝑜𝑔𝑎𝑛𝑡 𝑠𝑒𝑝𝑒𝑟𝑡𝑖 𝐶𝒉𝑜𝑖 𝑅𝑢𝑏𝑦 𝑡𝑒𝑟𝑝𝑎𝑘𝑠𝑎 𝒉𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑘𝑎𝒉𝑖 𝑠𝑒𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑜𝑐𝑎𝒉 𝑆𝑀𝐴. 𝐵𝑖𝑠𝑎𝑘𝑎𝒉 𝑝𝑒𝑟𝑛𝑖𝑘𝑎𝒉𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑖...