Hari memang cepat berlalu. Sekarang sudah hari Senin lagi. Yeonjun pun merancang rencananya dengan menyembunyikan dasinya di kantong, tidak memakai sabuk, dan tidak mengancingkan baju.
"Perfect, ini pas buat ketemu si cantik yang galak"-Yeonjun
" Berangkat"-Yeonjun
Yeonjun pergi ke sekolahnya. Dia sudah sangat siap untuk bertemu Soobin. Saat di kelas, temannya sampai terheran-heran.
"Lu yakin ke sekolah pake baju kek gini?"-Taehyun
" Yakin"-Yeonjun.
"Kaga takut dihukum lu?"-Taehyun.
"Kaga lah, wong gua sengaja pake ini"-Yeonjun.
" Kok gitu? Lu gila ye?"-Taehyun
"Iya gua gila, tergila-gila sama pak ketos"-Yeonjun.
" Astagfirullahalazim, sadar lu"-Taehyun.
"Ga mau"-Yeonjun.
"Dia itu ga bisa dimilikin jun, standar dia tinggi, ga mungkin dia mau sama lo yang kek monyet, dongo, bandel, dan goblok kaya lo"-Taehyun.
"Kalo kita ga coba kan ga tau bro"-Yeonjun
"Emang bener kaya orang ye, kalo orang lagi kasmaran kaga bakal waras"-Taehyun.
" Yodah, gua ke lapangan duluan, lu semoga sukses di ruang OSIS ye"-Taehyun.
Yeonjun langsung saja mengikuti barisan yang atributnya tidak lengkap ke ruang OSIS.
Yeonjun disana mengambil barisan paling depan untuk dihukum.
"Kalo gua jadi ketosnya, dia yang jadi gua, gua bakal kasih hukuman laen sih"-Batin Yeonjun.
"Sudah semua?"-Soobin.
"Udah"-Mark.
"Ok makasih"-Soobin.
"Semuanya turun, push up 15 kali"-Soobin
Setelah semuanya mengambil push up, kini Soobin menghampiri mereka yang atributnya tidak lengkap.
" Lu lagi"-Soobin.
"Iya hehe"-Yeonjun.
" Yang ga lengkap apa?"-Soobin
"Dasi"-Yeonjun.
"Itu juga tuh, sabuk"-Soobin.
" Oh iya"-Yeonjun.
"Bajunya tolong dikancingin sama dimasukin"-Soobin.
"Kancingin dong"-Yeonjun.
" Punya tangan"-Soobin.
"Ga mau di kancingin kalo bukan kamu yang kancingin"-Yeonjun.
"Ck, manja banget"-Soobin
Soobin mengancingi seragamnya Yeonjun.
" Masukin sendiri"-Soobin.
"Kamu yang harus masukin"-Yeonjun.
"Punya tangan"-Soobin.
"Kalo gitu gua bakal buka lagi kancingnya"-Yeonjun.
"Eeehhh, iya iya nanti gua masukin, tapi di kamar mandi, ga enak kalo disini, banyak adek kelas"-Soobin.
"Siap tuan"-Yeonjun.
"Baru kenal udah ngajak ke kamar mandi"-Yeonjun berkata pelan.
Setelah upacara selesai, Soobin mengajak Yeonjun ke kamar mandi untuk membenarkan seragamnya.
"Buka celananya"-Soobin.
Yeonjun tersenyum. Ia membuka kancing celananya lalu ia menurunkan celananya.
" Ck, jangan di turunin juga"-Soobin sambil menutup matanya dengan tangannya.
Yeonjun membuka tangannya. Ia menatap Soobin.
"Ga usah ditutup juga dong matanya"-Yeonjun.
"Ya malu lah anjir"-Soobin.
Yeonjun masih menggenggam tangan Soobin. Yeonjun melepaskan kacamata yang dipakai oleh Soobin.
"Cantik"-Yeonjun
Yeonjun masih menatap Soobin. Ia merangkul pinggangnya. Wajahnya terus mendekat. Jantung Soobin berdebar sangat kencang. Ia memajamkan matanya. Hidung mereka sudah bersentuhan. Bibir mereka 1 cm lagi akan bersentuhan. Lalu. . .
KAMU SEDANG MEMBACA
LU LAGI LU LAGI
FanfictionSoobin adalah seorang ketua OSIS dan Yeonjun yang selalu melanggar peraturan. Soobin sudah sangat kesal karena yang ia hukum saat upacara selalu saja Yeonjun. Namun Yeonjun melanggarnya dengan sengaja karena hanya ingin bertemu dengan Soobin. "IH KO...
