Beberapa hari kemudian. . .
Soobin berniat untuk memberitahu semuanya kepada ayahnya sebelum terlambat. Ia benar-benar ingin nekad untuk mengambil kuliah tata boga.
"Pa"-Soobin.
"Hm?"-Minhyuk.
"Soobin boleh ngomong sesuatu?"-Soobin.
"Ngomong apa? Kamu pacaran sama Yeonjun?"-Minhyuk.
"I-iya pa, tapi bukan itu yang mau aku omongin"-Soobin.
"Kamu mau ambil tata boga?"-Minhyuk.
"Iya, Soobin boleh jadi chef kan? Soobin boleh ga jadi dokter kan?"-Soobin.
"Boleh, kalau kamu suka masak, kamu ambil aja tata boga"-Minhyuk.
"BENERAN BOLEH PA?"-Soobin.
"Iya sayang"-Minhyuk.
" YEEEYYY, makasih papa"-Soobin.
"Terus sama Yeonjun beneran ga?"-Minhyuk.
"I-iya pa"-Soobin.
"Ga boleh pacaran ya? Maaf pa, Soobin benar-benar suka sama Yeonjun"-Soobin.
"Boleh kalo sama Yeonjun, kata siapa ga boleh"-Minhyuk.
"BENERAN BOLEH??"-Soobin.
"Boleh, lagi pula Yeonjun anak baik kan"-Minhyuk.
"Makasii pa"-Soobin sambil menciumi pipi ayahnya.
"Udah udah"-Minhyuk
"Kamu kuliah yang bener, kalau memang itu mau kamu, kamu harus jadi lulusan terbaik ya"-Minhyuk..
"Iya pa"-Soobin.
**********
8 tahun kemudian . . .
Yeonjun baru saja resign dari perusahaan ayahnya. Karena ia berniat untuk membangun restoran yang besar seperti khayalannya saat masih anak-anak. Yap, khayalannya saat anak-anak. Saat anak-anak Yeonjun suka main masak-masakan kayak meimei 🤫
Yeonjun berencana melamar Soobin hari ini. Ia juga berencana untuk membangun restoran bersama Soobin. Rencananya juga, menu untuk restoran tersebut adalah menu dari resep yang dibuat oleh Soobin.
Yeonjun mengajak Soobin ke tempat yang sangat romantis. Banyak orang berbisik bisik karena melihat seorang chef terkenal akan dilamar pengangguran kaya.
"Demi apa si chef Soobin yang suka ada di TV itu dilamar pengangguran?"-pelayan 1
"Gua juga ga percaya, mana dia mau aja lagi"-Pelayan 2.
"Itu bukan pengangguran, dia itu lulusan universitas bagus itu. Lulusan bisnis dia. Katanya dia mau bikin bisnis bareng sama pacarnya ini"-Pelayan 3
" SERIUSAN ANJIR?"
Acara makan malam dimulai dengan romantis. Ada musik romantis yang mengalun.
"Sayang"-Yeonjun sambil mengeluarkan sesuatu dari kantong jasnya.
"Wah, tangan gua gatel nih, pertanda nih gua mau dikasih duit sama dia"-batin Soobin.
"Marry me"-Yeonjun sambil menunjukan kotak yang berisi cincin emas dengan batu berlian.
Para pelayan yang bisik-bisik tadi terbengong bengong melihatnya.
"Mau kan?"-Yeonjun.
" Ini beneran?"-Soobin.
"Beneran"-Yeonjun.
"Mau kan jadi istri aku?"-Yeonjun.
"MAU!!! AKU MAUUU!!!"-Soobin.
" AYO PASANGIN CINCINNYA"-Soobin memaksa Yeonjun untuk segera memasangkan cincinnya.
"Iya iya aku pasangin iya"-Yeonjun.
"Tunggu, jadi yang cinta mati ini yang mana?"-Pelayan 1.
"Kayaknya si chef soobin yang suka deh, lakinya mah tertekan"-pelayan 2.
Soobin langsung berdiri dari tempatnya lalu memeluk Yeonjun sambil menciumi pipinya dengan brutal sampai-sampai wajah Yeonjun memerah.
"Dulu aja kamu ogah sama aku, kok sekarang lebih ganas kamu ya"-Kekeh Yeonjun.
"Ish lupain itu, yang penting kita nikah"-Soobin.
" Haha iya sayang, ayo kita ke dalam hotel buat ngerayain pertunangan kita"-Yeonjun.
"AYO!!"-Soobin.
" Ayo"-Yeonjun
Yeonjun dan Soobin menuju mobil milik yeonjun dan langsung pergi ke hotel.
"Buset, binal banget ternyata"
KAMU SEDANG MEMBACA
LU LAGI LU LAGI
Fiksi PenggemarSoobin adalah seorang ketua OSIS dan Yeonjun yang selalu melanggar peraturan. Soobin sudah sangat kesal karena yang ia hukum saat upacara selalu saja Yeonjun. Namun Yeonjun melanggarnya dengan sengaja karena hanya ingin bertemu dengan Soobin. "IH KO...
