Yeonjun berdiri dari tempatnya. Ia menghapus air matanya dan kembali mengecup bibit Soobin.
"Selamat istirahat sayang"-Yeonjun
Yeonjun mencium tangan Soobin dan mengelus tangannya. Dadanya masih terasa sakit. Tiba-tiba ia merasa tangan Soobin bergerak menggenggamnya.
"Soobin?"-Yeonjun
Yeonjun menatap Soobin. Ternyata tidak ada apa-apa.
" Ah pasti gua halu"-Yeonjun
Namun sekarang Soobin menggenggam tangannya dengan sangat kuat dan bibirnya mulai bergerak.
"Yeonjun"-Soobin.
"Sayang"-Yeonjun.
"Yeonjun"-Soobin.
Mata Soobin mulai terbuka. Pandangannya masih buram. Matanya melirik ke sana kemari sambil memanggil nama Yeonjun. Yang ia cari hanya Yeonjun.
"Yeonjun"-Soobin.
"Aku disini sayang"-Yeonjun.
Soobin tersenyum ketika melihat ada Yeonjun disampingnya.
"Kamu bangun sayang. Kamu sembuh"-Yeonjun sambil mengecup kening Soobin.
Yeonjun beranjak dari tempatnya. Ia hendak menekan bel agar dokter datang.
"Mau kemana?"-Soobin.
"Aku panggil dokter ya, buat memastikan kamu udah sembuh"-Yeonjun.
Soobin mengangguk.
Tak lama kemudian dokter dan perawat pun datang.
"Ada apa?"-Dokter.
"Soobin sudah bangun, apa dia sembuh?"-Yeonjun.
"Sebuah mukjizat Soobin bangun"-Dokter.
"Saya cek dulu ya"-Dokter.
" Iya dok"-Yeonjun.
Yeonjun keluar dari ruangannya. Sementara itu, dokter sedang mengecek keadaan Soobin.
"Ada apa? Soobin udah disuntik mati?"-Minhyuk.
"Ngga jadi om"-Yeonjun.
"Ngga jadi? Kenapa?"-Minhyuk.
"Soobin udah bangun om"-Yeonjun.
"Serius?"-Minhyuk.
Yeonjun mengangguk. Setelah dokter keluar dari ruangannya Soobin, Minhyuk beranjak dari tempatnya dan langsung masuk ke ruangan.
" SOOBIN"-Minhyuk langsung memeluk Soobin erat-erat.
"Papa"-Soobin
"Maafin papa ya nak"-Minhyuk sambil menciumi anaknya tersebut.
"Syukurlah kamu bangun nak"-Minhyuk.
Tak lama kemudian, dokter datang masuk ke ruangan.
"Mukjizat Tuhan"-Dokter.
"Ini adalah kekuatan doa kalian, syukurlah Soobin benar-benar sembuh total"-Dokter.
"Serius?"-Yeonjun.
" Iya saya serius, masa saya bohong"-Dokter.
"Setelah ini, tolong jaga Soobin, jangan terlalu memaksakan Soobin, dan lebih peka lagi sama Soobin ya"-dokter.
"Baik dok, saya akan lakukan itu"-Minhyuk.
"Saya permisi dulu ya pak"-Dokter.
"Makasih ya dok"-Yeonjun.
Dokter pergi dari ruangan.
"Kamu mau pulang atau tidur disini?"-Minhyuk.
"P-pulang aja om"-Yeonjun.
"Kalau mau disini temenin Soobin juga gapapa"-Minhyuk.
" Serius om?"-Yeonjun.
"Serius"-Minhyuk.
" Makasih banyak om"-Yeonjun
"Gih tidur deket Soobin, ga usah malu² sama saya"-Minhyuk.
"Iya om, makasih banyak om"-Yeonjun.
Dengan senang hati, Yeonjun duduk di sebelah Soobin. Soobin juga sangat senang tiba-tiba ayahnya meminta Yeonjun untuk berada di dekatnya.
"Kali ini ga boleh salah lagi, aku ga boleh larang Soobin ada di dekat Yeonjun. Kalaupun mereka ada hubungan aku juga harus dukung. Akan ku lakukan apapun, yang penting itu baik buat Soobin"-Minhyuk
KAMU SEDANG MEMBACA
LU LAGI LU LAGI
Fiksi PenggemarSoobin adalah seorang ketua OSIS dan Yeonjun yang selalu melanggar peraturan. Soobin sudah sangat kesal karena yang ia hukum saat upacara selalu saja Yeonjun. Namun Yeonjun melanggarnya dengan sengaja karena hanya ingin bertemu dengan Soobin. "IH KO...
