Hari ini adalah hari Sabtu. Sekarang Soobin sudah ada di rumah Yeonjun.
"Lu ngomong apa sama papa mu?"-Yeonjun.
" Kerja kelompok "-Soobin.
" Oohh, bagus bagus"-Yeonjun.
"Ngomong-ngomong ini siapa?"-Soobin menunjuk wajah Taehyung di foto keluarga.
" Ooh itu abang gua"-Yeonjun.
"Dia kemana? Kok ga keliatan?"-Soobin.
"Dia kuliah di luar kota, bcs dia kan dapet apa tuh namanya SNMPTN ya namanya? Au dah"-Yeonjun.
"Ooh, keren, orang tua lu kemana?"-Soobin.
"Dinas ke luar kota"-Yeonjun
"Lu sendiri?"-Soobin.
"Kaga, ada mas Asep di rumah"-Yeonjun.
" Mas Asep siapa?"-Soobin.
"Art disini, ya kayak mas jamal"-Yeonjun.
"Oohh"-Soobin.
"Ayo ke kamar, kita main ps"-Yeonjun.
"Ayo"-Soobin.
Soobin melihat lihat pemandangan di kamar Yeonjun. Kamarnya terlihat rapi. Dan kamarnya memiliki TV sendiri untuk bermain game dan nonton film.
Sementara Yeonjun memasang ps 5 nya, ia melihat lihat koleksi Yeonjun. Selain ada game, ternyata Yeonjun juga mengoleksi komik.
"Oh wajar badernya jubilahi, dia ga punya buku ilmu pengetahuan"-batin Soobin.
"Sini Soobin, ps nya udah siap"-Yeonjun.
Soobin duduk di sebelah Yeonjun.
"Mau main apa?"-Yeonjun.
"Lu yang pilih gamenya, pencet aja ini ya"-Yeonjun.
"Oh siap siap"-Soobin.
"Boxing ini mainan apa?"-Soobin
" Ini mainan tinju"-Yeonjun.
"Ooh, mau coba yang ini"-Soobin.
"Oh sip"-Yeonjun.
Yeonjun mengajarkan bagaimana caranya bermain permainan boxing ini. Tapi sayangnya Soobin ga paham paham juga.
"Duh anying, ni anak susah banget diajarinnya"-Batin Yeonjun.
"Keknya ini perasaannya Yeonjun kalo diajarin gua ga paham paham, Yeonjun kesel juga ga ya kalo ngajarin gua main ginian ga paham paham?"-batin Soobin.
Setelah lama hal yang menyebalkan tersebut, akhirnya Soobin paham cara bermain boxing. Baru 15 menit bermain tiba-tiba ada geledek.
JEGER!!!
hal tersebut membuat mereka sangat sangat terkejut.
"Matiin itu tvnya, nanti kesamber geledek"-Soobin.
Yeonjun pun mematikan TV dan merapikan ps 5nya.
JEGER!!!!
*ceritanya geledek lagi*
Soobin memeluk erat-erat Yeonjun. Ia benar-benar takut geledek. Jantung Yeonjun berdebar begitu kuat.
"Apa gua cipok aja ya? Gua tembak dia disini? Ah pasti ga bakal mau"-Yeonjun.
Soobin melepaskan pelukannya. Ia menatap Yeonjun yang baru dipekuknya.
" Hai"-Yeonjun.
"Bin"-Yeonjun sambil menatap Soobin sambil membuka kacamatanya.
"Kamu cantik sekali"-Yeonjun sambil mengelus bibir mungil Soobin.
Yeonjun yang sudah tidak tahan akhirnya mencium bibir mungilnya. Ia pun melumatnya secara perlahan. Tangan Soobin memeluk leher Yeonjun dan menikmati ciumannya. Tangan Yeonjun menahan tengkuk Soobin dsn memperdalam ciumannya. Yeonjun sedikit kesal karena Soobin tidak membalas ciumannya. Itu karena Soobin tidak bisa melakukan ciuman. Ia masih polos.
"Aih, anak ini ga tau caranya berciuman apa?"-Batin Yeonjun.
Yeonjun menarik dagu Soobin agar mulutnya tebuka. Namun Soobin tidak paham apa maksudnya.
"Buka mulut lu bin"-Yeonjun.
Soobin menurut. Ia membuka sedikit mulutnya. Lalu Yeonjun melanjutkan acara ciumannya. Yeonjun memasukkan lidahnya lalu ia memainkan lidah Soobin. Soobin pun membalas permainan lidah Yeonjun. Yeonjun tersenyum senang. Ia mengangkat kaki Soobin dan melebarkannya. Sekarang posisi Yeonjun ada di atas Soobin. Soobin sangat bingung, mengapa Ciumannya begini?
Tak lama kemudian Yeonjun melepaskan tautannya. Lalu ia menciumi leher Soobin.
"Mau pindah di kasur?"-Yeonjun
Soobin mengangguk. Wajahnya sudah memerah. Yeonjun menggendong Soobin ala bridal, lalu menidurkannya di atas kasurnya. Yeonjun kembali mencium bibir Soobin lalu melumatnya.
Soobin akhirnya paham bagaimana caranya berciuman. Ia membalas lumatan Yeonjun yang membuatnya senang. Kemudian ia mrlingkarkan tangannya di leher Yeonjun.
Yeonjun melepaskan ciumannya untuk memberikan Soobin nafas. Ia menatap Soobin yang wajahnya benar-benar merah. Sepertinya sekarang Soobin sudah mulai menyukai Yeonjun.
"Boleh dibuka kan?"-Yeonjun.
Soobin mengangguk.
Yeonjun membuka kan baju yang dipakai Soobin. Ia mengelus perutnya. Terasa kupu-kupu berterbangan disana. Yeonjun mulai mencumbu tubuh Soobin. Lalu ia menjilat puting Soobin.
"Angh. . . Yeonjunh. . . "-Soobin.
" Wow, menarik"-Yeonjun tersenyum.
Ia pun akhirnya membuka juga seluruh pakaiannya hingga telanjang. Ia menggosok gosokkan juniornya di perut Soobin.
"Do you want this?"-Yeonjun.
Soobin mengangguk.
Yeonjun membuka celana Soobin. Lalu ia menjilat holenya dan membuat Soobin terperanjat kaget.
"A-ah. . . Yeonjun ngapain?"-Soobin
Ia juga memasukkan 2 jarinya ke dalam holenya lalu menggerakkannya.
"No, jangan!! Itu sakit"-Soobin.
Soobin menahan tangan Yeonjun yang sedang memainkan holenya. Ia terus mendesah setiap kali Yeonjun menggerakkan jarinya.
Yeonjun mengeluarkan jarinya. Lalu ia kembali menjilat holenya dan memainkan lidahnya disana.
" A-anghh. . . "-Soobin mendongakkan kepalanya dan meremas bantal.
Yeonjun menyudahi acara menjilatnya. Tanpa basa basi ia memasukkan juniornya ke dalam holenya dan sukses membuat Soobin berteriak karena sakit.
"Yeonjun sakit, udah udah, ini sakit"-Soobin.
"Kalau sakit cakar punggung aku"-Yeonjun.
Yeonjun mulai menggerakkan pinggangnya. Yeonjun menatap Soobin yang menangis kesakitan. Soobin meremas remas tangan Yeonjun hingga tangannya membiru.
"Mendesah"-Yeonjun.
Yeonjun mempercepat temponya. Dan benar saja, akhirnya Soobin mendesah juga.
Awalnya Soobin merasa sangat kesakitan, namun akhirnya Soobin merasakan bahwa ini enak.
"Terush Yeonjunh, fasterh"-Soobin.
"As you wish honey"-Yeonjun.
Yeonjun mempercepat temponya lebih cepat lagi hingga Soobin berteriak karena keenakan. Tak lama, Yeonjun menembakkan benihnya di dalam holenya.
"Ah. . . "-Yeonjun sambil mengeluarkan juniornya dari hole soobin.
Yeonjun mengambil posisi tiduran di sebelah Soobin lalu menyelimuti tubuh putih Soobin.
"Ayo tidur, di luar sedang hujan"-Yeonjun.
"Heem"-Soobin.
Yeonjun menepuk-nepuk pantat Soobin. Tak lama soobin tertidur.
"Love you honey"-Yeonjun sambil mengecup keningnya
KAMU SEDANG MEMBACA
LU LAGI LU LAGI
FanfictionSoobin adalah seorang ketua OSIS dan Yeonjun yang selalu melanggar peraturan. Soobin sudah sangat kesal karena yang ia hukum saat upacara selalu saja Yeonjun. Namun Yeonjun melanggarnya dengan sengaja karena hanya ingin bertemu dengan Soobin. "IH KO...
