7

723 79 3
                                        

Yeonjun pergi ke toko kacamata. Ia sebenarnya tidak mengerti apa-apa tentang kacamata. Yang penting bentuk kacamatanya sama.

"Berapa bang jadinya?"-Yeonjun.

" Tiga juta lima ratus"

"Nih"-Yeonjun memberikan kartu ATMnya untuk membayar.

"Makasih bang"-Yeonjun.

Yeonjun mengambil barangnya. Lalu ia pulang.

Di kamar. . .

Yeonjun langsung saja merebahkan tubuhnya di kasur tanpa mengganti pakaiannya.

"Anjing tiga setengah gua"-Yeonjun.

"Bisa bisanya dia beli kacamata semahal itu, minus 2,5 lagi, kasian juga dia"-Yeonjun.

"Gapapa deh, yang penting ayang senang"-Yeonjun.

Yeonjun mengambil buku dan menulis catatan lalu dimasukkan ke dalam kotak kacamatanya. Tulisannya itu " Sorry :)"

"Semoga Soobin mau nerima kacamatanya deh"-Yeonjun.

********

06.30

Yeonjun rela datang pagi-pagi untuk menemui Soobin. Namun ternyata Soobin sudah ada kacamata baru.

"Yah dia udah beli yang baru lagi"-Yeonjun.

"Ngapain lu di kelas gua?"-Soobin.

" Mau gantiin kacamata lu"-Yeonjun.

"Eh, ga usah repot-repot, gua bakal beli sendiri kok"-Soobin dengan perasaan tidak enaknya

"Duh, harusnya waktu itu gua ga marahin dia, gua jadi ga enak sama dia"-batin Soobin.

"Ini kacamatanya"-Yeonjun

"Makasih banyak ya, maaf ngerepotin"-Soobin sambil menerima kacamatanya.

"Sama-sama, dipake ya kacamatanya"-Yeonjun.

" Iya, pasti nanti aku pake"-Soobin sambil mengeluarkan senyumnya

Tiba-tiba Yeonjun pingsan

"Eh eh, kenapa pingsan?"-Soobin menangkap Yeonjun yang pingsan.

Soobin pikir Yeonjun sakit karena dia kelelahan harus mencari uang untuk menggantikan kacamatanya yang cukup mahal. Soobin semakin tidak enak hati karena ini. Soobin pun menggendong Yeonjun ala bridal lalu membawanya ke UKS.

"Manis banget anjir ada lesung pipinya"-batin Yeonjun

LU LAGI LU LAGITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang