ᗷᗩᗷ 32

614 37 5
                                        

Beberapa bulan kemudian....

RING RING !!!

Jam 6:15 pagi.

Damia terus bergegas bangun apabila alarm yang dipasang darinya itu berbunyi. Dia terus bangun untuk pergi membersihkan dirinya dan menunaikan solat subuh.

Setelah selesai menunaikan solat subuh , dia terus duduk di luar balkoni biliknya itu sebelum turun ke bawa untuk menyiapkan breakfast.

Akhirnya Damia sudah pun habis berpantang dan mula untuk masuk kerja seperti biasa.

Jam 9 pagi.

" Ya Allah ! Aku dah lewat ni. Pagi ni ada urgent meeting la. " Kata Damia. Tangannya menepuk dahinya itu.

Dia terus bergegas untuk mengemas pinggan mangkuk di dapur sebelum pergi ke kerja.

20 minit kemudian....

" Sorry , saya lambat " kata Damia tersengih.

" Dah cepat duduk. Kita dah nak mulakan meeting ni. " Kata Tuan Uwais pula.

Damia menangguk. Dia terus melabuhkan punggungnya di sebelah Uzair itu.

Dua jam kemudian....

" Baiklah saya tamatkan meeting kita untuk harini ya. Kalau ada apa apa cadangan boleh terus berhubung dengan CEO kita ya. " Kata Tuan Uwais.

" Baik Tuan Uwais. " Jawab salah seorang pekerja itu menangguk.

" Semua boleh bersurai " katanya lagi.

Semua pekerjanya menangguk lalu beredar dari bilik meeting.

" Mia lunch dekat mana nanti ? " Tanya Tuan Uwais.

" Ermm tak tahu lagi la abi. Kenapa ? " Jawab Damia tersengih.

" Mia lunch je la dekat rumah. Lagipun dah lama sangat mia tak balik. Ibu pun dah masak sedap sedap tu mia. " Kata Tuan Uwais.

" Tapi abi --- "

" Ha'ah betul la apa yang abi kata tu along. Balik la rumah. Kita lunch dekat sana sama sama. Ibu tu rindukan kau sangat sangat tau. Tahulah kau tu satu satunya anak perempuan ibu abi. " Balas Uzair.

" Yelah mia lunch dekat rumah. " Damia menangguk.

Semakin lebar senyuman Tuan Uwais selepas mendengar kata kata yang keluar daripada mulut anak perempuannya itu.

" Bila Uzair kahwin abi ? " Tanya Damia.

" Tak sure lagi. Sebab tak bincang lagi dengan keluarga belah sana. " Jawab Tuan Uwais menggeleng.

Damia hanya meng'o'kan bibirnya sahaja. Kepalanya turut dianggukan juga.

15 minit kemudian....

" Jom la mia " kata Tuan Uwais.

" Pergi mana ? " Keningnya diangkat.

" Lunch dekat rumah la. " Jawab Tuan Uwais.

" Eh takpe abi. Mia pergi dengan Zayn je. Abi pergilah dengan Uzair dulu " kata Damia tersengih.

" Ha yelah cepat sikit. Kesian ibu tertunggu pulak. " Balas Tuan Uwais menangguk.

" Baik abi. " Damia menangguk.

***

Jam 12 tengah hari.

TOK , TOK

" Assalamualaikum " kata Damia.

" Waalaikumussalam. Ha sampai pun. " Jawab Puan Ariana.

" Jom masuk princess " kata Puan Ariana sambil menarik lembut tangan anak perempuannya itu sehingga ke meja makan.

𝘊𝘌𝘖 𝘔𝘪𝘭𝘪𝘬 𝘔𝘳 𝘗𝘪𝘭𝘰𝘵Cerita yang buat anda obses. Terokai sekarang