29.

5.8K 397 45
                                    

Jennie gugup melihat Lisa ada di hadapannya, sedangkan lisa yang sebenarnya sudah keringat dingin berusaha mati matian untuk memperlihatkan wajah baik baik saja.

" Kamu tidak kerja?."
Tanya lisa memulai pembicaraan.

" Tidak hari ini, aku tidak memiliki banyak dokumen untuk di tanda tangani, bagaimana dengan mu?."
Jennie bertanya balik.

" Yahh sama seperti mu, btw kamu di sini sendiri?, Atau berdua dengan seseorang?."
Tanya lisa sembari celingak celinguk, karena ia pikir jennie bersama seseorang.

" Tidak aku sendiri, karena ingin merilekskan tubuh ku dan otak ku.."
Jennie terkekeh setelah mengucapkan kalimat terakhir nya, dan lisa tersenyum melihat tingkah menggemaskan dari seorang kim jennie.

" Andai dulu kamu seperti ini.."
Batin lisa.

" Dan kamu lisa?, Apa kamu di sini sendiri?."
Jennie bertanya dan lisa ingin menjawab tapi niat nya muncul, ia langsung mengangguk.

" Yahh aku kesini sendiri,pakai taxi, hehehe.."
Ujar lisa tertawa kecil, jennie tersenyum.

" Hari sudah akan malam, tidak mungkin akan ada taxi nanti di sini, mau ku beri tumpangan?."
Tawar jennie dan dengan senang hati lisa menjawab

" Ohh tentu terimakasih jen.."
Lisa tersenyum penuh kemenangan karena berhasil dengan rencana nya.

" Mau keliling sebentar?."
Ajak jennie, lisa mengangguk patuh karena ia juga ingin berkeliling tentunya hanya berdua degan jennie, dasar kang kardus.

" Jalan lah terlebih dahulu, aku harus memberi kabar pada hyung jika aku pulang akan sedikit terlambat.."
Ujar lisa yang keceplosan, jennie menatap bingung ke arahnya.

" Terlambat?, Tapi kenapa?, Aku bisa mengantarkan mu sekarang jika kamu mau.."
Tawar jennie dan langsung di tolak lisa mentah mentah.

" Tidak tidak perlu, maksud ku yahh tapi tidak sekarang, a - aku ingin menikmati keindahan mata hari terbenam di sini hehehe."
Lisa tertawa canggung dan berharap jennie percaya dan yahh jennie percaya, Lisa menghela nafas syukur.

Jennie berjalan di ikuti lisa dari samping, tapi kemudian lisa melangkah pelan dan dengan cepat mengeluarkan ponselnya, mengetik sesuatu di sana dengan cepat.

Servis gigi

Pulang lah duluan, kunci mobil ada di mobil, jangan menunggu ku, atau aku akan membunuh mu, jika kamu Melihat ku, acuh kan aku, dan jangan mendekat, ingat aku tidak bermain main tukang gigi!!.

Itu lah isi chat cinta lisa untuk seulgi, kemudian kembali memasukkan ponselnya dan berjalan di sisi jennie.

" Pemandangan pantai memang sangat indah apa lagi di sore hari.."
Gumam jennie yang masih di dengar lisa, lisa mengangguk setuju.

" Yahh pantai memang indah, lagian siapa yang tak suka pantai?."
Ujar lisa.

" Ada orang tertentu, seperti orang yang trauma akan air, mereka tak terlalu suka pantai.."
Ujar jennie, lisa mengangguk, namun terlintas ingatan ketika lisa di pukul jiyong karena tidak tahu bahwa jennie trauma dengan ruangan yang sempit.

" seperti kamu tidak suka ruangan sempit?."
Tanya lisa, jennie tersenyum lirih dan mengangguk.

" Yahh seperti itu.."
Ucap nya dan terus berjalan hingga mereka menginjak kan kaki di air pantai.
Jennie menutup matanya menikmati embusan angin pantai, entah kenapa hatinya begitu tenang sekarang.

Lisa tersenyum manis melihat wajah jennie yang terlihat rileks dan tenang, namun






Nyitt.




PERJODOHAN DAN KEEGOISAN ( END ).Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang