9.

5K 426 72
                                        

Lisa baru saja naik di atas motornya dan akan pergi pulang ke mansion, tiba tiba saja tuan kim memberikannya pesan membuat lisa tersenyum.

" Belum sampai sehari dan appa sudah merindukan ku, xixixi."
Lisa terkekeh dan langsung Melakukan motornya menuju mansion kim.

Hanya perlu 15 menit lisa sampai di mansion kim, Lisa Langsung berjalan masuk dan melihat tuan kim sedang duduk, di sofa nya, lisa mendekati tuan kim.

" Appa.."
Panggil lisa dengan suara lembutnya, lisa hendak memeluk jiyong, namun Jiyong merentangkan tangannya kedepan pertanda menyuruh lisa untuk duduk di hadapan nya.
Lisa langsung duduk tanpa banyak bantahan.

" Aku akan ke intinya saja Lisa, tolong jawab dengan jujur, apa benar kamu meletakkan jennie di kamar sempit tadi malam?."
Tanya jiyong yang membuat lisa mengerut kan dahinya, tapi kemudian ia ingat dan mengangguk.

" Ya appa aku -


PLAKK.




Sebuah tamparan yang begitu keras mengenai pipi lisa, kepala lisa menoleh ke samping, bahkan telinga lisa berdengung saking kencangnya tamparan dari tuan kim.

" APA KAU TAHU JIKA JENNIE MEMILIKI TRAUMA AKAN RUANGAN SEMPIT HAH!!."
Bentak tuan kim membuat lisa terbelalak ia menunduk takut sekarang, ia baru pertama kali di Tampar oleh seseorang yang sudah ia anggap seperti ayahnya sendiri.

" KAU MEMBUAT PUTRI KU KETAKUTAN, KU PIKIR KAU LAKI LAKI TERNYATA APA HAH, KAU BRENGSEK!!."
Bentak tuan kim lagi, lisa gemetar ketakutan air matanya luruh begitu saja, kata kata tajam itu terus ia dapat kan dari jennie sekarang ayah mertuanya.

" Haishhh, aku akan memberikan mu waktu 4 bulan, jika kamu terus seperti ini, aku akan mengurus surat perceraian mu!!."
Tegas tuan kim membuat lisa berdiri, ia menatap kecewa tuan kim, apa pikirnya menikah adalah sebuah permainan?, Bagaimana dia dengan mudah mengatakan cerai seperti membalik kan telapak tangan.

" Aku akui aku meletak kan putri anda di ruang yang sempit, apa anda tahu kenapa aku melakukan nya?, Itu karena putri anda tidak memberikan ku izin masuk ke dalam kamarnya, jangan ke kamarnya naik lantai 2 saja bagi putri anda adalah seperti virus yang tak bisa hilang, aku takut dia akan semakin membenci ku jika aku masuk ke dalam kamarnya, maka nya aku meletakkan nya di kamar sopir, yang kini menjadi kamar ku, aku tidak akan mengatakan hal buruk tentang istri ku padamu, karena dia istri ku dan tanggung jawabku, dan anda sebagai ayah justru tidak di izinkan ikut campur urusan anak anda, bukan kah anda yang menginginkan pernikahan ini?, Bukan kah Artinya anda percaya pada saya?, Tapi kenapa anda malah mengatakan perceraian seperti membalik telapak tangan?, Apakah anda tahu apa itu pernikahan?, Asal anda tahu, ketika mengucap kan sumpah pernikahan dunia surga dan neraka bergetar seperti gempa, ombak laut menjadi tinggi, di karenakan sumpah yang kami ucapkan adalah sumpah suci dan janji suci langsung pada tuhan, anda benar benar membuat saya kecewa, tuan kim Jiyong, baru kemarin aku merasa senang karena kau mengangkat ku anak mu, baru kemarin kita mengucapkan janji, dan sekarang apa?, Anda benar benar membuat saya tidak pantas mendapatkan kasih sayang seorang ayah, permisi!!!."

Lisa langsung keluar begitu saja dari mansion kim, air mata nya tak henti henti jatuh Lisa naik ke atas motor dan keluar dari kediaman Jiyong.

Di dalam mansion jiyong diam, ia mengangkat tangannya matanya menatap tangan yang tadinya menampar pipi lisa.

" Baru kemarin aku merasa senang karena kau mengangkat ku anak mu, baru kemarin kita mengucapkan janji, dan sekarang apa?, Anda benar benar membuat saya tidak pantas mendapatkan kasih sayang seorang ayah, permisi!!!."

Ucapan lisa ter ngiang di kepala jiyong, tubuh jiyong luruh di lantai badannya bergetar.

" Apa yang sudah ku lakukan?."
Air mata Jiyong jatuh ingatan ia menampar lisa terngiang.

PERJODOHAN DAN KEEGOISAN ( END ).Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang