18.

5.8K 434 43
                                        

Jennie terkejut melihat lisa yang asik makan, bahkan ia tidak merasa bersalah setelah apa yang ia lakukan tadi.
Jennie berjalan sedikit takut ke arah lisa sedangkan lisa hanya tersenyum lirih.

" Kamu tidak takut?."
Gumam lisa ketika jennie sudah duduk di hadapannya.

" Kamu sangat kuat, kenapa saat aku memukul mu kamu tidak membalas?, Tapi jika itu pada laki laki kamu akan menjadi monster?."
Tanya jennie penasaran, Lisa tersenyum kecut.

" Jadi kamu berharap aku melakukan kekerasan pada istri ku sendiri??."
Perkataan lisa membuat wajah jennie memerah seketika.
Jennie diam sembari menatap lisa yang diam sembari menatap cake nya.

Jennie tersenyum betapa imutnya Lisa dengan wajah di penuhi coklat, dan apa lagi ia terlihat seperti anak kecil yang sedang bingung.
Jennie mengambil sapu tangannya di tas, kemudian me lap mulut lisa yang penuh akan coklat, membuat lisa mematung karena perbuatan jennie.

Jennie dengan telaten menghapus nya kemungkinan tersenyum melihat lisa yang wajah nya sudah bersih.

" Begini kan tampan.."
Puji jennie membuat lisa tersipu malu, ia menunduk menyembunyikan wajah malu dan salting nya.

" Hari ini kamu nggak ada kelas kan?, Soalnya tadi aku tidak melihat anak fotografi di kelas mereka satu pun."
Lisa mengerutkan dahinya, mengapa jennie pergi ke kelasnya?, Apa lagi kelas jennie dan lisa cukup jauh.

" Ngapain ke kelas ku?.."
Tanya lisa bingung.

" Ohh, kebetulan kelas fotografi dekat dengan kelas jurusan pendidikan kepelatihan olahraga, aku ingin melihat kai apa dia sudah sekolah apa belum, karena Kata appa dia sudah membebaskan kai dan rombongannya. "
Jelas jennie membuat lisa tersenyum lirih, sebegitu khawatir nya jennie pada kai?, Apa lagi setelah yang di lakukan kai pada motor peninggalan daddy lisa, dan lebih parahnya rombongan kai tidak meminta maaf pada lisa atas apa yang mereka lakukan pada motor lisa.

" Ohh begitu ya.."
Lirih lisa, dan terjadi keheningan di antara mereka, lisa mengingat ucapan jennie yang mengatakan ingin berteman dengan nya, entah kenapa hati lisa begitu sesak.

" Apa yang kau pikirkan lisa?, Dia hanya ingin berteman bukan menganggap mu suaminya.."
Batin lisa.

Lisa menoleh ke arah jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 15.00
Lisa langsung berdiri membuat jennie bingung.

" Aa maaf jen, aku ada latihan saat ini, aku pergi duluan, permisi.."
Lisa langsung meninggal jennie begitu saja, lisa membayar minuman serta cake nya tadi, saat ia berbalik mata lisa melihat kafe begitu berantakan, ia tersenyum polos, kemudian melihat ke arah kasir itu, lisa kembali mengeluarkan black card nya yang di berikan yerim kemarin padanya.

" Ini, berapa kerugian mu, ketik saja nominal nya.."
Ujar lisa ramah yang membuat pemilik kafe itu tersenyum senang, karena Lisa mau bertanggung jawab.
Setelah selesai lisa Langsung pergi, namun saat di pintu kafe ia melirik jennie yang juga melihat ke arah nya, lisa tersenyum getir kemudian meninggalkan kafe begitu saja.

Jennie menghela nafasnya setelah lisa pergi dari kafe, entah kenapa perasaan nya saat ini sedang kacau balau, ia ingin berteman dengan lisa, tapi tak ingin menceraikan lisa karena takut mereka akan canggung nanti, dan kai, jennie tentu masih mencintai kai, itu lah mengapa dia dilema.


























Sudah terhitung 3 hari berlalu, hubungan lisa dan jennie semakin membaik mereka semakin dekat selayaknya teman biasa.
Dan selama 3 hari ini juga lisa memakan masakan maid.

Lisa tersenyum ketika di layani dengan baik, namun entah kenapa ia tidak puas.
Tapi untuk menghargai masakan maid nya ia memakan sampai habis setiap masakan yang di masak untuknya.

PERJODOHAN DAN KEEGOISAN ( END ).Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang