Mari kita penuhin kolom komentar
Berbanding terbalik dengan matahari yang panasnya semakin menyengat saat siang, senyum Gemini yang merekah tadi pagi harus meredup. Lyn kembali mengejarnya. Omega itu memang bukan dari fakultas yang sama dengan Gemini, tetapi Lyn sungguh berniat menghampiri Gemini di fakultas kedokteran.
Di kantin yang sedang ramai itu, Gemini baru selesai dengan kelasnya dan profesor Lee yang meminta alpha muda itu untuk menjadi asistennya di semester depan. Gemini dengan senang hati menyanggupinya, karena tujuannya rajin di dalam sesi perkuliahan adalah untuk menjadi asisten dosen dan menambah pengalaman.
Baru saja Gemini ingin memakan makanannya, salah satu teman Gemini yang berada di satu fakultas dengan Lyn itu mengabari, jika omega centil tersebut tengah berjalan manja ke fakultas kedokteran, untuk siapa lagi jika bukan Gemini?
Alpha muda itu sedikit panik, namun ia tidak sengaja melihat adik tingkatnya Mick dan Fourth yang tengah menikmati makan siangnya dengan hikmat. Seketika satu ide muncul di otak alpha cerdas tersebut.
"Nong, tolong aku! Izinkan aku bergabung di sini, ya!" Gemini memindahkan nampan makanannya dan juga buku-buku bawaannya ke meja Mick dan Fourth tanpa izin.
Mick dan Fourth cengo, tetapi tetap mengangguk mengizinkan kakak tingkat mereka bergabung.
Lelaki yang paling tua itu memakan makanannya dengan tidak tenang, berbeda jauh dengan yang Fourth lihat saat di klub. Membuat Fourth terheran sendiri. Tak lama kemudian, seorang gadis cantik berpakaian serba ketat datang menghampiri meja Fourth, "Gemini, ayo makan siang bersamaku!"
Bahkan tak menyapa orang-orang yang duduk bersama Gemini, Lyn hanya peduli pada alpha itu saja. Mick sungguh tidak menyukai wanita itu.
Fourth
Aku tidak tahu ini feromon atau parfum, tetapi ini terlalu menyengat! Mick, bisakah kita pergi? Aku mual
Mick
Tahan, kita harus membantu p'Gemini dulu
Fourth dan Mick mengeluarkan ponsel mereka, saling bertukar pesan agar percakapan mereka tidak terdengar oleh siapapun. Wangi vanila yang begitu menyengat hampir membuat Fourth memuntahkan kunyahannya, terlihat jelas dari raut Gemini yang tidak nyaman, jelas Lyn memakai parfum. Tapi ini terlau banyak
Setelah itu kedua remaja tersebut menyimpan ponsel mereka, tersenyum dan menyapa Lyn, "Swasdee p'Aralyn," kompak kedua omega lelaki tersebut.
Lyn nampak tak peduli, ia menjawab Mick dan Fourth sekenanya dengan raut wajah tidak enak di pandang. Gemini yang melihat itu akhirnya angkat bicara, "Ekhem... maaf Lyn, aku sedang berdiskusi dengan Mick, tak bisa makan siang denganmu," sekarang, Gemini memiliki alasan bertugas untuk menolak omega itu dengan halus.
"O-oh, lalu siapa yang satunya lagi?" Tanya Lyn acuh.
Fourth membuka mulutnya, tetapi ia kalah cepat membuka suaranya dibandingkan Gemini.
"Fourth, omegaku,"
"Hah?!"
***
"Gemini bodoh!" Winny tak bisa mengeluarkan umpatan apapun lagi, terlalu lelah dengan teman satu kamarnya itu. Sedangkan Mark juga tertawa frustasi karena ide gilanya benar-benar dilakukan Gemini.
Mark menghela napas, "Lalu sekarang, bagaimana jika kakek Tay dan orang tuamu tau? Atau bahkan orang tua Fourth tahu?"
Benar, jawabannya adalah masalah besar. Gemini si konglomerat ini tiba-tiba meminang omega biasa, menolak omega bangsawan seperti Lyn hanya demi omega seperti Fourth.
"Setidaknya Fourth lebih banyak memiliki kelebihan daripada Lyn yang tak bisa diandalkan," celetuk Ohm, kakak tingkat Gemini dari fakultas teknik, Ohm juga merupakan sepupu Gemini, "Kakek mungkin akan lebih rela menantunya seorang dokter cantik, daripada omega bangsawan yang tak bisa menjaga pandangannya terhadap alpha," lanjutnya.
"Dan juga seorang omega dominan," sambung Mark, "Dia masuk ke Allaxe karena ia seorang omega dominan, ia mendapatkan kursi prioritas di sini,"
"Hm? Tidak mungkin..." Gumam Ohm ragu.
Ketiga alpha lainnya mendekat pada Ohm, "Apa yang tidak mungkin, phi?"
"Omega dominan tidak mungkin lahir dari kalangan orang biasa,"
Gemini memijat pertigaan keningnya, "Dan kini otakku memikirkan plot aneh," Gumamnya setelah mendengar penuturan Ohm.
"Sebaiknya kau berhenti menulis novel bodohmu itu, yang tak pernah diterima penerbit," Peringat Winny.
***
Berita Fourth yang menjadi omeganya Gemini itu cepat menyebar di dalam asrama omega yang berisi mahasiswa campuran dari tahun pertama sampai tahun keempat. Banyak respon positif dari penggemar Gemini, karena Fourth dikenal sebagai omega yang sopan dan cerdas, sangat serasi dengan Gemini.
Kini si objek pembicaraan, Fourth, tengah duduk diantara teman-teman satu kamarnya+Mick yang harus ikut terseret karena omega satu itu sedang bersama Fourth saat kejadian.
"Jadi?" Ford menelisik.
Fourth menunduk, "Aku tak berkata apa-apa, serius! p'Gemini sendiri yang mengatakan jika aku omeganya," Jelas Fourth lesu.
"Lalu..."
"Lalu...apa?" Fourth mengulangi pertanyaan Por.
Por dan Ford beralih menatp Mick datar, sehingga mau tak mau omega tersebut membuka suaranya, "Err... p'Gemini mengirimkan pesan padaku, agar Fourth menemani aku latihan besok, hehe," Mick mati kata karena tatapan sepasang kembar di depannya sungguh menusuk, "Hanya...itu, sudah," Lanjutny tertawa hambar seraya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Fourth menoleh pada teman satu fakultasnya, "Tidak, perkiraan besok masa heat ku datang, bahaya jika aku keluar asrama,"
Mick mengangguk, "Kau kabari p'Gemini sendiri, nanti akan aku berikan nomornya,"
"Ai'Mick?! Kau mau membunuhku?" Sentak Fourth panik, "Menghubungi p'Gemini, dan membuat p'Aralyn semakin murka?"
Kepala Fourth dipukul lembut, "Bodoh! Jika kau tak menghubungi p'Gemini, justru kau akan dipermalukan! p'Aralyn akan menganggapmu berkhayal menjadi omeganya p'Gemini!" Por menasehati.
"Bukannya p'Gemini sendiri yang mengatakan jika Fourth omeganya? Fourth kita tak mengatakan apapun," Celetuk Ford.
Keempat omega tersebut menghela napas.
***
Sedangkan Lyn murka, kamarnya kini bak kapal pecah, banyak barang berserakan, tidak lagi pada tempatnya. Vas bunga, kendi pajangan semuanya pecah, dan seperangkat alat rias dan antek-anteknya semua dibanting sekaligus bersamaan dengan meja riasnya. Kesabaran Lyn sudah habis, ia tidak terima dicampakan Gemini.
"Lyn! Apa kau sudah gila?!" Seru sang ibu saat melihat keadaan kamar Lyn yang jauh dari kata bersih.
Lyn memelas, "Ibu...aku ingin alpha Gemini..." Gadis itu meronta.
Wanita yang lebih tua menghela napas, duduk di kasur putrinya yang aman dari pecahan kaca, "Aku sudah bilang, tunggu ayahmu menjodohkanmu dengan Gemini, kau batu!" Omel sang ibu.
"Terlalu lama! Gemini sudah memiliki omega!"
"Siapa?"
Lyn membuka ponselnya, menunjukan profil Fourth yang asisten ayahnya kirimkan. Sang ibu terkesiap membaca kata demi kata yang tertera di ponsel putrinya.
Dia masih hidup?
Bersambung
KAMU SEDANG MEMBACA
Rundung [GeminiFourth]
Fantasi⚠️Omegaverse⚠️ Tinggal di sebuah distrik yang jauh dari kota dengan tingkat keamanan yang rendah bagi Omega, membuat kekhawatiran tersendiri bagi ayah dan kakak Fourth, remaja 18 tahun yang baru saja mengetahui gender keduanya sebagai omega. Hingga...
![Rundung [GeminiFourth]](https://img.wattpad.com/cover/338239029-64-k218162.jpg)