*AFTER YOU*
Arga (Calling)
"Aduhh siapa sih pagi buta nelpon guee!"
Halo...
What, lo ngapain sih!
Aku langsung tersentak kanget ketika sadar akan suara sosok dari ujung sambungan telepon, ku lihat jam di telpon seluler ku masih menunjukkan pukul 03.10 WITA.
"Agar agar lo gila ya, sepagi ini lo ganggu hidup guee!"
"Santai dong ti, gue cuma mau bangunin calon istri aja biar ga kelolosan subuh" lanjutnya dengan kekehan
"Ti ti lo kira tik Tik bunyihujan di atas genteng apa nama gue, woe agar agar ini baru jam 3 an lo mah keterlaluan neror gue"
"Sayang kan kamu bisa beres beres bila perlu tahajud mungkin".
"Agar-agar awas aja ya, ginjal lo gue mutilasi" ucap ku penuh penekanan dengan rasa kesal merasuk ubun ubun
"Sayang jangan gitu, tambah cint...."
Tanpa mendengar ucapan Arga, Rasti mematikan sambungan telepon secara sepihak begitu saja.
"Tuhan!!!, bener-bener ya agar agar" ucapnya sambil menutup telinga dengan bantal"
Senin 20 Januari 2021
Pukul 10.15 WITA.
"Tittt.....titttt"
Klakson kendaraan beroda 4 terdengar nyaring di depan gerbang kos Puri indah, tempat dimana Rasti tinggal.
"Hadohhh, siapa sih yang ngajak ribut pagi-pagi" ucap bik sum seorang penjaga kosan
"Titttt...tittttt"
"Heiii, jangan ribut!"
"Hehe, maaf Bu saya kira Rasti yang keluar" Arga menggaruk kepalanya yang tentu saja tidak gatal itu.
"Oalah pacarnya neng Rasti toh, tunggu sebentar bibi panggilkan di dalam" muka judes bi sum menatap arga seakan mengintimidasi pergerakannya.
Bi sum memang memiliki ciri khas muka jutek, terkenal dari seluruh penjuru kosan Puri indah. Di tambah lagi jam malam yang di percepat penutupan gerbang setiap malam Minggu, membuat adanya demo dadakan dan muncul suara-suara keresahan penghuni kosan yang gagal malam mingguan.
Beberapa menit kemudian
"Pacar mana sih bi, saya kan jomblo masa saya puny pacar gaib sih" Rasti menggerutu sambil berjalan keluar gerbang tempat dimana Arga menunggu nya.
"Halo Rasti "
Arga melambaikan tangannya lengkap dengan senyum sumringah yang tidak lekang oleh waktu
"Innalilahi wa innailaihi rojiun agar agar, lo ngapain ke kosan gue pagi-pagi" Rasti melotot memperhatikan Arga yang masih tersenyum menyambut nya.
"Ras yuk temenin gue sebentar" di tariknya Rasti untuk menuju kursi penumpang di bagian depan. "Agar ga pain sih!" Ucap Rasti yang tidak di hiraukan Arga dari balik mobil
"Okay ras, berhubung stok makanan gue sudah mulai menipis di rumah, maka gue mau lo ikut belanja bulanan" ucapan Arga lagi-lagi membuat mata Rasti melotot mendengar ucapannya.
"Hei!!, lo ga liat apa gue masih pake piyama gini agar-agar astagaaa" Rasti mencubit Arga sedikit kesal
"Santai lah ras, kamu tetap cantik pake apapun itu "
Dalam hati beribu umpatan telah terlontar dari batin Rasti, sebab Rasti hanya memakai piyama dan sendal rumahan tanpa di beri waktu oleh Arga untuk siap-siap. Mungkin Arga terauma memberikan kesempatan Rasti untuk siap-siap karena terakhir Rasti tidak keluar lagi melainkan melanjutkan aktivitas mimpi nya.
"Agar-agar lo ga mikirin tugas kuliah apa ya, nyusun rencana penculikan gue terus heran deh" ucapnya sambil mencubit tangan Arga.
Arga tampaknya tidak menghiraukan sumpah serapah yang di lontarkan oleh Rasti akibat ulahnya.
Mobil yang di kendarai oleh Arga dan Rasti melewati jalan Gajahmada, sepanjang jalan tersebut terlihat lalu lintas sedikit ramai kemungkinan karena hari ini adalah hari Senin dan keadaan terbilang masih pagi pukul 9 jadi masih banyak orang yang melakukan aktivitas di luar. Arga melakukan mobilnya memasuki mall epicentrum yang merupakan mall terbesar di kota Mataram. Seperti rencananya di awal dia akan mengajak Rasti untuk menemaninya berbelanja kebutuhan dapur dan kulkasnya.
"Sudah sampai, ayo turun" ucap Arga sambil membuka pintu mobilnya untuk Rasti.
"Agar agar sumpah becanda lo nggak lucu, lo ganteng sedangkan gue kaya anak orang ilang" Rasti mencupit perut Arga di karenakan dia masih tidak terima dengan penampilannya yang sembrawuk khas bangun tidur akibat ulah Arga yang menjemput nya secara paksa.
" kalo ga di culik kamu ga akan mau nemenin" Arga langsung menarik tangan Rasti untuk masuk bersama.
*AFTER YOU*
SesiSafitriLiani
KAMU SEDANG MEMBACA
AFTER YOU
Ficțiune adolescenți"Jangan pernah hadir jika hanya sebatas singgah, hati ku sudah kau curi setelah kau dapat kau pergi tanpa kembali" -Rasti. Memberikan kesempatan kepada laki-laki hanya sebuah kebohongan. Mereka akan pergi ketika sudah berhasil membuat wanitanya lul...
