Plov

2.8K 364 84
                                        

Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemeran disesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan dari Pinterest.

Don't forget to VoMent
Happy Reading!!!

Ada beberapa alasan mengapa Chery merasa harus menyembunyikan kedekatannya dengan Liam yang baru seumur kecambah toge ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ada beberapa alasan mengapa Chery merasa harus menyembunyikan kedekatannya dengan Liam yang baru seumur kecambah toge ini. Bukan karena tidak mau apalagi malu. Gila saja Chery malu memiliki kedekatan dengan pria setampan Liam. Tapi jika dipikir lagi, kedekatan mereka memang dijalin pada waktu yang kurang tepat.

Pertama, karena kompetisi. Apa yang akan orang pikirkan jika tahu kalau juri dari sebuah kompetisi menyukai dan dekat dengan salah satu pesertanya? Dari banyak kemungkinan, Chery hanya bisa memikirkan kemungkinan terburuk. Orang-orang pasti akan berpikir kalau apapun prestasinya selama ada di kompetisi, ya karena nepotisme.

Alasan kedua karena Nathan. Chery belum siap memberitahukan pada Nathan bahwa di tengah kompetisi yang sedang ia lakukan, ia malah salah fokus. Kakaknya itu pasti akan histeris dan menanyakan banyak hal yang sudah pasti tidak akan bisa Chery jawab. Misalnya pertanyaan seperti, "Lo baper sama orang asing yang belom lo kenal luar dalem?"

Jawaban Chery ya, tidak tahu. Tapi Chery yakin kalau saat ini, ada ketertarikan yang ia rasakan untuk Liam. Tapi sudah pasti jawaban itu tidak akan cukup untuk meyakinkan Nathan kalau hubungan yang tengah ia jalani saat ini masuk akal.

Sesampainya ia di Kalingga, Chery langsung berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Teman sekamarnya sedang berada dalam fase gelisah karena harus masuk ke pressure test untuk pertama kalinya besok. Bunga uring-uringan dan berakhir meninggalkan Chery sendirian di kamar.

Selesai mandi dan makan malam bersama, Chery langsung kembali ke kamar dan meraih ponselnya. Mengecek apakah ada balasan dari Liam. Di perjalanan pulang tadi, Chery mengirimkan pesan pada Liam untuk memberitahu pria itu kalau mereka tidak bisa bertemu di pantry seperti yang Liam minta.

Chery tidak bisa pergi karena semua rombongan peserta harus pulang lebih cepat akibat Nancy yang tiba-tiba mengeluh pusing karena anemianya kambuh. Akhirnya dengan berat hati Chery mengatakan pada Liam lewat pesan singkat, kalau ia berjanji akan langsung menemui Liam besok sesampainya di studio.

Tapi sampai sekarang, Liam tak juga memberikan balasan dan membuat Chery jadi gelisah sendiri. Tidak biasanya Liam mengacuhkan pesannya. Bahkan saat sebelumnya mereka belum memiliki kedekatan apapun, Liam tidak pernah memakan waktu lama untuk membalas pesan yang ia kirimkan. Namun kini panggilannya pun tidak diangkat.

"Telpon lagi, jangan? atau chat aja? atau mungkin sibuk kali ya?" gumam Chery sambil berulang kali menyalakan dan mematikan layar ponselnya. Tubuhnya yang berbaring menatap atap kamar sesekali menggeliat. Akibat terlalu gelisah dan serba salah.

Cherry On TopTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang