Disclaimer : Cerita ini adalah fiksi dan murni dari fikiran penulis. Seluruh adegan dan pemerandisesuaikan dengan kebutuhan penulis. Credits untuk seluruh gambar yang digunakan dari Pinterest.
Don't forget to VoMent Happy Reading!!!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Chery x Dion Comment Focus
TOP CHEF TIKTOK Pudidi : Kasih paham min! Ini dua kenapa gemes bangett NancyLovers : Masih gaterima sama episode minggu lalu. Keluar aja lah kalo emang cuma mau pacaran! LiamLovers : Padahal sempet gemes sama interaksi LiamxChery, eh cewenya menel. Chef Liam sama Chef Sarah aja udah paling bener AgusD : Pindah acara aja lah ke TV sebelah. Ada ajang cari jodoh tuh MamaMia : Gemes gini kok komennya pada jahat banget TopChefAdmin : Mau lagi moment DionxChery?
CHERY'S INSTAGRAM User12098 : Keluar aja lah gabisa masak juga! Unknown : Mukanya keliatan seneng banget dipegang pegang KipasAnginGMC : Mau pegang juga dong CatTembok : Yang paling cakepp LA000 : 🤮🤮🤮🤮🤮 ButterCookies : 💩💩💩💩💩
CHERY'S BLOG "Posting foto badan aja deh daripada foto makanan" "Rooting for CheryxDion. Semoga kalian realll" "Pinter banget mba nya nyari yang ganteng" "Blognya bagus. Lebih bagus lagi diisi sama foto DionxChery"
"Babe, let's go eat." teriakan dari arah dapur tidak juga membuat Chery bergerak dan menjauhkan ponselnya dari tangan. Ia masih sibuk men-scroll layar gadgetnya dengan bibir menipis menahan emosi.
"Cher?" karena tak juga mendapat jawaban, Liam menghampiri Chery ke ruang tengah sambil membawa dua piring Risotto yang aromanya harum semerbak. Melihat Chery yang masih sibuk dengan ponselnya, Liam memutuskan untuk memindahkan makan malam mereka ke ruang tengah. Ia pikir, Chery masih sibuk memberi kabar pada orang tuanya atau Nathan dan memilih tidak mengganggu.
"Kita dinner di sini aja. Anything you want to watch?" ketika Liam kembali dari dapur untuk yang kedua kalinya dengan dua gelas air putih, posisi Chery belum juga berubah. Matanya masih melekat pada layar ponselnya.
Liam menaruh gelas di atas meja depan sofa tempat Chery duduk kemudian mengambil remote. Ia ikut mendudukkan diri di samping tubuh Chery yang masih tak bergerak ataupun merespon kehadirannya.
"Kamu mau nonton apa?" Satu tangannya meregang di belakang tubuh Chery.
Tak juga mendapat jawaban setelah beberapa kali memulai percakapan, Liam menegakkan tubuh. Ketika ia akhirnya menyadari wajah kesal Chery, posisinya langsung berubah..