51

8.1K 636 45
                                        

Note : Fanfiction ini di tulis berdasarkan cerita fiksi, tidak ada  : Fanfiction ini di tulis berdasarkan cerita fiksi, tidak ada kaitannya dengan idol real life!






Seorang gadis berjalan keluar dari bangunan K-Campus lalu menuju mobilnya sambil menghubungi seseorang.



"Halo, kak Yeri? kenapa? udah sampai Amerika?" tanya gadis itu.


"Chaeyoung-aa, jemput dong hehe..."



"Loh? Kakak dimana?"


"Gajadi, aku baru baca email. SJ Group batalin pertemuan, minta pengunduran meeting"


"Loh? kok gitu sih? Kan pihak sana yang mohon mohon buat kita investasi, mana pengajuan peminjaman dana juga kan sama perusahaannya papa. Kok bisa batalin seenaknya begitu?"






"Emang gatau diri orang jaman sekarang. Tapi katanya anaknya ada masalah, yaudah aku males juga nanggapin gak aku reply emailnya"



"Aneh banget...yaudah abis ini aku jemput kak, aku baru dari K-Campus ngasih cek donasi bulanan dari mama"



"Okeee, nanti aku kabarin mama juga. Kalau mau nyalon sekalian bareng, aku mau spa.."


"Iya aku jemput, kita ke salon bertiga..."







°°°





"Berita ini sudah meledak sejak kemarin siang, keluarga mantan Gubernur Lee datang mengajukan surat pengunduran putranya. Juga menjelaskan soal kasus ini..." ucap sang rektor.



"...bukti bukti kamu berlaku tidak senonoh sesama jenis, juga menjelaskan kasus. Komite dan orang tua mahasiswa sudah di berikan berita tadi pagi. Dan sesuai komite dan voting dari pada mahasiswa lainnya..."



"...kamu resmi di keluarkan dari kampus ini, kamu sudah bukan mahasiswa K-Campus lagi" lanjut rektor.




Winter terdiam mendengar itu, karena jujur yang saat ini ia khawatirkan bukanlah kata ia dikeluarkan. Tapi bahwa orang tua mahasiswa telah di beritakan soal ini, dan kemungkinan besar ayah Karina juga.





Winter sekarang benar benar hanya dapat memikirkan Karina. Winter terdiam melamun memikirkan bagaimana Karina, hingga...























"Saya juga keluar dari kampus ini!" ucap Giselle tegas membuat Winter terlonjak.



"Kak Gi..."

"Nona Uchinaga, and--"

"Saya keluar! Kalau adik saya keluar, saya juga keluar! saya tidak akan berada disini tanpa adik saya!" ucap Giselle.


"Kak...you're on 6th semesters" ucap Winter.



"Who cares, I can afford better University than this one" jawab Giselle.



"Nona, maksud saya ini sudah menjadi keputusan komite, bukan say--"



"I said I don't want to be here without my sister, can't you hear? are you deaf?" ucap Giselle.



"Nona Uchinaga, tapi..."




"Ahh iya, saya mengerti... anda takut uang donasi dari Uchinaga group di tarik kan? tenang saja, tidak akan di tarik, uang itu tidak akan di tarik. Tapi tentunya Uchinaga akan menarik donasi fisik, dan juga berhenti untuk menjadi donatur di kampus ini..."





I'm Sorry that I Love YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang