Tercatat, tepat pada 10 Juli 2023 pukul 22:48 WIB, terjadi pembunuhan di apartemen mewah milik Damian Altero - pengusaha properti sekaligus bakal calon wali kota. Motif pembunuhan ini masih menjadi misteri, namun pola pembunuhannya menunjukkan keahlian profesional: satu tusukan tepat di arteri karotis dengan senjata tajam dan area yang bersih, bahkan mungkin sidik jari pelaku tidak ada di tubuh korban.
Di TKP, tim forensik gagal menemukan sidik jari, serat DNA asing, maupun rekaman sistem keamanan gedung yang telah diretas sebelum kejadian. Tak ada pula saksi mata yang melihat orang mencurigakan. "Ini pekerjaan profesional kelas tinggi," gumam Kapten Forensik sambil memeriksa luka sempurna di leher korban.
Wiena Tasya Carollina, istri Damian, ditemukan histeris oleh penjaga gedung di depan pintu apartemen jam 23.15 WIB dengan pakaian berantakan dan telapak tangan berlumuran darah. "Aku...aku baru pulang dari gym...dan menemukannya seperti ini!" teriaknya sambil memeluk mayat suaminya erat-erat.
"Aku tidak ingin jasadnya diperlakukan seperti barang bukti! Dia harus dimakamkan dengan tenang besok!" desaknya kepada polisi, matanya merah sembari menggigit bibir bawah sampai berdarah. Keputusan ini membuat komisaris polisi mengernyit dahi - standar prosedur autopsi wajib untuk kasus pembunuhan.
☠️☠️☠️
Ketika upacara pemakaman berlangsung, Ace seorang polisi penyidik mendapat tugas untuk menjaga dan mengkondisikan acara pemakaman itu. Ia merasa kesal karena tugasnya di sana seperti kacung bagi Wiena. Beberapa waktu kemudian, Sastra Ferroji - rival bisnis Damian - memberi penghormatan terakhir dengan ucapan bernada ambigu:
"Kau selalu mengatakan dalam setiap debat calon: 'Hanya yang terkuat yang pantas memimpin'. Tapi hari ini kau terbukti lemah, Damian," bisiknya di depan peti.
Melihat tingkah Sastra yang sangat mencurigakan itu, Ace pun menaruh curiga padanya. Mungkinkah Sastra pembunuhnya? Kasus Damian Altero membuatnya penasaran dan berambisi untuk menguaknya.
☠️☠️☠️☠️
Dalam pencariannya, Ace menemukan bahwa Damian memiliki banyak musuh di dunia politik, terutama di kalangan pesaingnya. Seperti Oscar Arcenio, Sastra Ferroji, dan satu lagi Ratna Veronica. Namun, ada satu hal yang menarik perhatian Ace: hubungan Damian dengan Han Corporate dan ketua Handero.
Ace mulai menggali informasi tentang Han Corporate. Ia menemukan bahwa perusahaan tersebut terlibat dalam berbagai proyek besar di ibu kota, dan banyak pejabat yang terlibat dalam praktik korupsi. Apakah mungkin pembunuhan Damian terkait dengan skandal yang lebih besar? Ace merasa ada benang merah yang harus ditelusuri.
☠️☠️☠️
Di kantor polisi, Ace menatap dokumen profil Wiena dengan tatapan curiga saat kopinya perlahan dingin. "Laporan ini menyebut Wiena sempat bekerja di divisi keamanan Han Corporate sebelum menikah... Dan kenapa pernikahan mereka tanpa perjanjian pra-nikah padahal kekayaan Damian triliunan rupiah?
Kesimpulan investigasi awal:
1. Jadwal harian Wiena tidak konsisten di hari pembunuhan
2. Transaksi mencurigakan senilai $250,000 dari rekening ke akun atas nama "Cancer" tiga hari sebelumnya
3. Log panggilan terakhir Damian ke nomor yang terdaftar atas nama staf Han Corporate
"Pak Wiryo, kita perlu pengintaian 24 jam pada Wiena dan audit seluruh transaksi Han Corporate sebulan terakhir," usul Ace sambil menunjuk peta jaringan kepemilikan perusahaan yang penuh garis merah penghubung ke nama-nama pejabat.
" TIDAK USAH!! " bentak pak Wiryo yang sontak membuat Ace terkejut.
" Wiena saja tidak menginginkan autopsi, mengapa kau ingin sekali menguak pelaku pembunuhan ini!? Sudahi saja kegiatanmu itu, pekerjaan lain masih banyak!! " Ujar pak Wiryo.
Ace pun hanya bisa terdiam dengan seribu pertayaan di benaknya.
☠️☠️☠️☠️
Karena terus dibayangi oleh kasus Damian, Ace yang masih penasaran pun diam diam melanjutkan penyelidikan dengan melakukan pertemuan rahasia di taman belakang rumah Ace secara gelap dengan Gemini yang mengenakan topeng wajah digital.
"Gemini, gue butuh informasi tentang Damian Altero dan Han Corporate. Apa yang lo tahu?" tanya Ace dengan nada serius memulai percakapan.
Gemini menatap Ace dengan tajam. "Damian bukan hanya seorang calon wali kota. Dia adalah bagian dari permainan yang lebih besar. Han Corporate memiliki banyak kepentingan di kota ini, dan mereka tidak segan-segan menghabisi siapa pun yang menghalangi jalan mereka."
Ace merasa jantungnya berdegup kencang. "Jadi, lo bilang kalau pembunuhan ini mungkin terkait dengan Han Corporate?"
"Persis. Dan ada lebih banyak lagi. Istrinya, Wiena, bukanlah sosok yang bisa dianggap remeh. Dia memiliki ambisi sendiri dan mungkin tahu lebih banyak dari yang kau kira," jawab Gemini.
Ace merasa semakin terjebak dalam jaring konspirasi yang rumit. Ia harus menemukan bukti yang cukup untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Damian yang ia rasa janggal . Ia pun memutuskan untuk menyelidiki lebih lanjut tentang Wiena dan apa rahasia yang ia sembunyikan
KAMU SEDANG MEMBACA
UNPACk
General FictionKorupsi, adalah hal yang lumrah terjadi di dunia politik. Tuan Damian Altero, ketua partai besar sekaligus calon wali kota di ibu kota.Merupakan anggota dari Han Corporate yang diketuai ketua Handero atau yang akrab di panggil ketua Han yang mem...
