☠️☠️☠️☠️☠️
Di gang sempit kota yang sepi, terlihat seorang bertudung menghampiri seorang pria paruh baya yang merupakan gelandangan. Tangannya yang semula berada di saku celana perlahan mulai keluar dengan menggenggam sebuah pisau lipat.
"Kau ada di sini bukan? Ketika seorang narapidana baru saja keluar dari penjara?" tanya pria bertudung sambil menodongkan sebuah pisau.
" Aku baru saja menjdi gelandangan disini akibat bisnis ku bangkrut, mana mungkin aku tahu itu. Lagian siapa kau? Beraninya kau menodongkan benda itu pada ku" ucap gelandangan yang tampak tenang.
" Gemini? Aku bertanya sekali lagi, siapa yang membunuh napi itu?" tanya Gemini dengan tatapan mengerikan.
Gelandangan itu mencoba melawan namun usahanya itu gagal dan gelandangan itu harus tewas tertikam pisau yang di bawa oleh Gemini.
TIDAK BERGUNA!!!!!
Ujar Gemini sambil menghantam sebuah tembok dengan tangannya yang di perban hingga darah keluar dari sana.
Gemini mencoba mengobrak abrik barang-barang milik si gelandangan, namun ia tidak memiliki benda yang dicarinya.
Gemini juga mengolak alik jasad dari si gelandangan dan menemukan sebuah tato barcode berbentuk persegi di leher si gelandangan.
Gemini pun memfoto tatto itu dan langsung merekayasa kematian dari si gelandangan dengan membuatnya seolah oleh menghabisi dirinya sendiri.
Gemini berdiri di tengah gang sempit yang gelap, tubuhnya terlilit rapat dalam pakaian hitam yang menyatu dengan malam. Di tangan kanannya, pisau lipat yang baru saja digunakan untuk menghabisi nyawa gelandangan itu, masih berlumuran darah. Darah yang menetes perlahan, membentuk titik-titik kecil di jalan yang sudah kotor. Angin malam bertiup pelan, seolah ingin menyapu segala jejak kekerasan yang baru saja terjadi. Tapi Gemini tak peduli. Matanya yang tajam berkilat, merenung, seolah mencari sesuatu yang lebih besar.
"Demi Tuhan," desis Gemini pelan, "ada sesuatu yang lebih besar dari yang ku kira."
Ia melangkah mundur, meninggalkan jasad yang sekarang hanya sebuah alat untuk menciptakan narasi palsu tentang bunuh diri. Dalam hatinya, ia merasa puas dengan caranya menyusun semuanya. Tapi ada yang mengganggu, dan itu tidak akan hilang begitu saja.
☠️☠️☠️☠️
Malam semakin larut, namun Ace masih berada di balkon rumahnya, Udara yang berhembus lumayan kencang, bulan tampak terang membulat dilangit dengan di dampingi milyaran bintang. Ace menghembuskan nafasnya berat. Dari balkon kamarnya, Ace menatap ke arah bulan sambil mengingat kenangan indahnya dahulu.
UDAH LAMA BANGET YA ?
Ucapan itu terlempar keluar dari mulut pria itu. Matanya mulai berkaca-kaca ketika mengingat hal yang sangat berharga untuknya.
Untuk Ace, keluarga adalah hal yang sangat berharga untuknya. Canda tawa yang selalu terlukis di sebuah keluarga, itulah yang diinginkan Ace.
Lalu suara sirine mobil polisi membuyarkan semua lamunan dari Ace. Ia melihat ke bawah balkon rumah, dan terlihat terjadi sebuah perampokan di bank depan rumahnya. Seorang wanita menjadi korban dalam insiden itu. Putri dari wanita korban itu menangisi kepergian sang ibu.
Ace yang merupakan seorang polisi hanya terpaku melihat kejadian itu. Delio juga menghubungi Ace, namun panggilan itu tidak ia tanggapi.
Ace terduduk lesu di lantai balkon yang dingin. Di pikirannya teringat wajah anak kecil yang ditinggal mati oleh ibunya tadi terus terbesit di kepalanya. Tangannya mulai mengepal dengan otot tangannya yang menonjol,Ace menghantam pagar besi balkon itu hingga tangannya terluka. Ace menundukkan kepalanya dan tanpa sadar ia meneteskan air mata.. Kepalanya pusing, hatinya penuh dengan kekesalan dan kegelisahan. Kenangan tentang keluarga, tentang canda tawa yang dulu ada, seperti bayangan yang terus menghantui. Saat sirene polisi yang memecah kesunyian terdengar, Ace hanya bisa terdiam. Tadi, di depan matanya, ia melihat seorang ibu terbunuh dalam perampokan itu, dan anak kecil yang ditinggal mati oleh sang ibu.Kejadian itu semakin menekan perasaan Ace, membuatnya merasa tak berdaya.
☠️☠️☠️☠️
KAMU SEDANG MEMBACA
UNPACk
Ficción GeneralKorupsi, adalah hal yang lumrah terjadi di dunia politik. Tuan Damian Altero, ketua partai besar sekaligus calon wali kota di ibu kota.Merupakan anggota dari Han Corporate yang diketuai ketua Handero atau yang akrab di panggil ketua Han yang mem...
