~Jeftha dengan segala hal manis dan pahit hidupnya~
Awal: 26 Mei 2023
Akhir: 4 Agustus 2023
⚠️ENDING ADA DI KARYAKARSA⚠️
No.1 #Jaehyun - 2 September 2023🏅
No.1 #Sehun - 15 Desember 2023🏅
No.1 #EXO - 20 Desember 2023🏅
No.1 #Jungjaehyun - 23 Maret...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
¤¤¤
Pagi-pagi rumah besar Sergio sudah kedatangan tamu, lebih tepatnya adik Sergio sendiri, bersama istri dan kedua anaknya.
"Langsung ke intinya aja" Seru Sergio saat tau jika adik dan adik iparnya pasti ada maksud jika datang kemari.
"Tau-tau aja Bang, jadi gini Aku ada kerjaan keluar kota cuman dua hari kok, senin malam udah balik. Clarissa ikut sama aku, jadi mau nitip anak-anak buat hari ini sama besok, selasa pagi udah di jemput Bang" Jelas Marsel adik kandung Sergio.
Yiana hanya menyimak sesekali melempar senyum pada istri dari adik iparnya. Sedangkan kedua anak dari adik iparnya tengah menjelajah di kebun belakang.
•••
Dean baru saja bangun dari tidurnya, remaja itu mengambil gelas di nakas dan meneguknya hingga habis. Lalu berdiri dan meregangkan tubuhnya sambil berjalan ke balkon kamarnya, balkon miliknya langsung menghadap kebun belakang rumah.
Dengan mata yang masih mengantuk, fokus Dean jatuh pada dua orang anak yang tengah asik diawah sana. Dari posturnya Dean tau kedua bocah itu siapa, itu sepupu kembarnya.
"Udah disini aja tuh kembar" Gumam Dean lantas kembali masuk ke kamar, remaja tanggung itu memilih untuk mandi.
Disisi lain lebih tepatnya di kamar Jeftha, keadaannya masih sunyi dan remang-remang. Karena Dipta dan Jeftha belum juga bangun, ini adalah pertama kalinya Jeftha bisa tertidur lebih lama, biasanya anak itu selalu terbangun di pagi-pagi sekali. Jika Dipta tidak usah di tanya, remaja itu bahkan bisa tidur seharian jika libur.
Infus di tangan Jeftha juga sudah di lepas subuh tadi oleh dokter Frans, beliau mampir subuh tadi hanya untuk melepas infus, sebelum kembali ke rumah setelah jadwal piketnya di rumah sakit malam tadi. Bahkan ketika infus dilepas, Jeftha tak terusik sama sekali, bocah manis itu tetap terlelap, begitu pun dengan Dipta yang berada di samping Jeftha.
Beralih ke Dean, remaja itu turun dari lantai dua dengan penampilan yang sudah segar. Begitu menginjakan kaki di lantai dasar, Dean berpaspasan dengan kedua orang tuanya.
"Itu si kembar kapan datangnya Ma?" Tanya Dean.
"Tadi, barusan aja Om sama Tante kamu pulang, kesini cuman mau nitip si kembar dua hari" Jawab Yiana.
Dean mengangguk lantas berjalan menuju kebun belakang.
"Woy kembar" Seru Dean pada sepupu kembarnya yang tengah sibuk memetik strawberry.
Kedua bocah SMP itu melihat sekilas ke arah Dean, namun kembali sibuk memilih strawberry yang menurut mereka bentuknya unik. Alih-alih memilih yang besar dan segar, kedua anak kembar itu malah mencari buah strawberry yang bentuknya unik.