terlalu cepat...

1.7K 229 55
                                        

Langsung ya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Langsung ya...

****

Srek..

"Nih...aku gak tau kau bakal suka atau enggak.." Jungkook meletakkan beberapa bungkus makanan di meja kerja Jimin. Si empunya meja mengangkat kepala yang awalnya berada di meja.

"Oh iya...udah sana, masih ngantuk aku.." Jimin mengusir Jungkook

"Makasihnya mana???" Tanya Jungkook lagi

"Ishh..makasih pak..." jawab Jimin gak ikhlas, tapi bukannya Jungkook pergi malah nih cowok menggeret kursi yang ada didekat nya dan duduk anteng disamping Jimin

"Loh..tapi aku dah ngucapin makasih. Apa lagi pak???" Jimin jelas bingung dong. Kan udah ngucapin kata kaya mau si bapak. Tapi kok masih anteng aja malah duduk santai dia nya.

"Ngoming yang bagus dong, masa gitu aja..aku gak terima. U-la-ng.." Jimin menatap heran, tapi gak bisa ngebantah. Akhirnya Jimin duduk dengan sangat siap, menatap Jungkook tepat di mata cowok itu..

"Pak Jeon Jungkook, jodiak tampanku, calon ayah dari anak-anak ku..terimakasih sarapannya ya..udah.." Jimin menatap Jungkook datar

"Nah, gitu dong..sama-sama. Di.makan itu, awas aja kalau sisa. Gak bakal aku belikan jajan lagi.." Jungkook terlihat cengengesan dan semua yang ada diruangan itu hanya bisa menganga tak percaya. Jungkook meninggalkan ruangan divisi pemasaran dengan langkah ringan juga senyum yang lebar. Sedang Jimin hanya geleng kepala

"Makin aneh si jodiak ini" Jimin geleng kepala, padahal keanehan Jungkook itu berasal dari dirinya.

****

Jungkook memasuki ruangannya dengan senyum yang masih terpatri.
Sampai diruangan senyum itu seketika menghilang karena didalam ruangan itu ayah dan ibunya sudah duduk anteng dengan tatapan tajam menatap tepat ke arahnya.

"Pa..ma..kok gak ngabarin???" Tanya Jungkook

"Papa dan mama malah di kabari Mingyu, karena kau terlihat semakin aneh. Dia bahkan berujar dengan nada khawatir. Makanya kami langsung cus kemari. Takut kau semakin aneh di tiap jam yang berlalu.." jawab sang ayah.

"Apaan sih. Aneh gimana??? Dianya aja yang aneh. Aku gak kenapa-napa. Aku oke, aku fine..aku gak sakit atau meriang.." jawab Jungkook

"Berarti yang dikatakan Mingyu benar. Kau itu bukan anak yang berbicara panjang. Ini malah udah hampir satu paragraf, kau itu bukan anak yang gampang tebar senyum. Tadi kau masuk keruangan ini, senyum mu sangat lebar. Dan satu lagi, kau bukan anak yang bisa diperintah. Tapi kenapa Jimin bisa memerintahmu dan kau manut..." Jungkook seketika mengumpati sang sepupu. Apa yang sudah di adukan si malika itu pada kedua orang taunya ini

"Awas aja kauGyu...aku  akan gosongkan kulitmu setelah ini..." ujar Jungkook dalam hati.

"Kenapa diam??? Oh..satu lagi, jangan macam-macam ya sama ponakan mama itu..awas aja kalau dia pulang dengan keadaan yang tak biasa, mama akan menghukum mu..Jeon Jungkookie" Jungkook seketika tersentak. Apa ibunya tau niat jahat Jungkook pada Mingyu??? Kok terasa horor

ku kejar cinta mu, pak bos..Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang