ekhem...

1.1K 130 19
                                        

Hai

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hai..hai...hai...

Mimi kembali bersama asangan Kookmin yang baru aja sah jari pasutri..eheheheh

Mimi mau curcol dikit nih, gpp kan??

Selain mimi nulis di sini, mimi jga ada nulis di karya karsa, yang mimi up disana tuh ada dua cerita. Masih dua sih, rencana bakal nambah terus. Tapi peminat cerita mimi di karya malah sangat amat tipis, hanya beberapa saja yang aktif dukung mimi. Mimi ada rasa kecewa. Apa karena berbayar?? Mimi cma patokin 3k perchapter, mw d kurangi gk bsa lgi soalnya 3k dh yg paling murah.
Atau apa salah ya mimi matokkan harga tuk cerita mimi??

Kasih Komen sini..mimi terima komenan dari chingu smua.

*****
Prev..

"Setakut itu kah???" Tanya Jungkook dengan nada rendah

"Bukan..loh, ak-aku hanya malu...saja" jawab Jimin tanpa melihat wajah Pria Jeon yang kini menjadi suaminya.

Next..

Jungkook mengecup puncak kepala Jimin dengan lembut

"Ternyata cewek yang super barbar ini bisa malu juga ya?? Aku kira urat malunya udah putus loh.." goda Jungkook

Gyut..

Jimin dengan cepat mencubit perut suaminya dan bibir wanita itu terpout lucu.

"Auhh..yang, sakit loh...memar ini pasti.." Jungkook mengelus kulitnya yang baru saja terkena serangan cubitan  manja Jimin

"Rasakan, ledek aja terus.." Jimin berujar kesal.

"Ahahahha...enggak ngeledek kok cuma ngejailin istriku aja..kan gak salah" Jungkook semakin mengeratkan pelukannya dan dengan cepat menarik Jimin untuk berada di posisi atas.

Deg...

Blushhh

Wajah Jimin sontak memerah, saat melihat dirinya ada diatas tubuh Jungkook, Jimin ingin kembali ketempat, namun Jungkook menahan pergerakan Jimin.

Pria Jeon itu menatap penuh puja, wajah Jimin semakin terlihat jelas jika di lihat dari posisinya saat ini, ditambah rona merah di pipi menjadi bumbu pelengkap kecantikan Jimin, istrinya.

"Kamu cantik, Jim..sangat cantik" ujar Jungkook dengan suara pelan dan membuat jantung Jimin mulai tak tenang

"Aku masih ingat saat pertama kali kita bertemu, kamu yang tanpa make up dengan yakin dan pd mengatakan aku jodohmu, dan kata orang tua dulu benar. Ucapan adalah doa..." Jungkook berujar sambil sesekali mengelus pipi gembil Jimin. Dan yang di elus hanya bisa menikmati dengan kulit meremang dan jantung berdegup kencang.

Kalau soal teori, Jimin mah luar kepala. Tapi kalau disuruh praktek, nol besar dia. Bayangin aja, ciuman pertamanya aja sama Jungkook, punya mantan sih, tapi si mantan gak sempat nyicip bibir plumpy Jimin, mentok pegang tangan doang.

ku kejar cinta mu, pak bos..Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang